- Jamie Carragher, analis Sky Sports, mengumumkan empat manajer ideal pengganti pelatih permanen Manchester United musim depan.
- Empat kandidat utama pilihan Carragher untuk Old Trafford adalah Tuchel, Nagelsmann, Enrique, dan Eddie Howe.
- Carragher menolak Michael Carrick sebagai pelatih tetap karena dianggap belum mampu membawa United meraih gelar juara liga.
Suara.com - Mantan bek Liverpool sekaligus analis Sky Sports, Jamie Carragher, mengungkapkan empat nama manajer yang menurutnya paling layak menjadi pelatih permanen Manchester United musim depan.
Dalam analisanya, Carragher juga menegaskan alasan mengapa Michael Carrick tidak seharusnya dipilih sebagai bos tetap di Old Trafford.
Saat ini, Michael Carrick masih menjabat sebagai pelatih interim Manchester United hingga akhir musim.
Ia sempat mencuri perhatian setelah membawa Setan Merah menang 2-0 atas Manchester City pada laga derby akhir pekan lalu. Namun, menurut Carragher, hasil positif tersebut belum cukup menjadi alasan untuk memberikan Carrick kontrak jangka panjang.
Dalam acara Monday Night Football Sky Sports, Carragher diminta menilai 25 nama pelatih potensial yang dibagi ke dalam beberapa kategori, mulai dari pelatih tim nasional, pelatih tanpa klub, hingga pelatih yang masih terikat kontrak.
Dari daftar panjang tersebut, Carragher akhirnya mengerucutkan pilihan ke empat nama saja.
Empat pelatih yang masuk dalam daftar pendek Carragher adalah Julian Nagelsmann, Thomas Tuchel, Luis Enrique, dan Eddie Howe.
Carragher menilai Thomas Tuchel sebagai kandidat paling realistis.
Pelatih tim nasional Inggris itu dinilai masih memiliki energi, ambisi, serta karakter kuat untuk menghadapi tekanan besar di Manchester United.
Baca Juga: Pundit Legenda MU Roy Keane dan Gary Neville Dikritik, Dinilai Lebih Cari Sensasi
“Dia tipe pelatih yang siap berperang demi klubnya,” ujar Carragher.
Julian Nagelsmann juga masuk dalam daftar karena reputasinya sebagai pelatih modern dengan pendekatan taktik progresif dan dianggap masih memiliki sesuatu untuk dibuktikan di level tertinggi.
Sementara itu, Eddie Howe dipilih karena gaya bermainnya dinilai selaras dengan “DNA Manchester United”, yakni sepak bola menyerang dan intens.
Nama terakhir adalah Luis Enrique, yang saat ini masih menangani Paris Saint-Germain. Meski berstatus juara Eropa bersama PSG, Carragher mengakui hampir semua klub besar akan tertarik pada sosok pelatih asal Spanyol tersebut.
Di sisi lain, banyak nama besar yang dicoret Carragher, termasuk Jurgen Klopp dan Xabi Alonso karena keterkaitan dengan Liverpool, Zinedine Zidane yang dinilai lebih cocok untuk Real Madrid, hingga Diego Simeone yang dianggap terlalu defensif dan tidak sesuai dengan identitas United.
Michael Carrick sendiri akhirnya dicoret di tahap akhir.
Berita Terkait
-
Pundit Legenda MU Roy Keane dan Gary Neville Dikritik, Dinilai Lebih Cari Sensasi
-
Ikuti Jejak Sang Ayah! Anak Robin van Persie Cetak Dua Gol Sensasional dalam Debut Profesional
-
Cristiano Ronaldo Menang Gugatan atas Juvenuts, Bianconeri Gagal Tarik Dana Rp172 Miliar
-
Fabrizio Romano Bongkar Agenda Rahasia Manchester United Jelang Penutupan Bursa Transfer
-
Diserang Paul Scholes dan Nicky Butt, Roy Keane Pasang Badan Buat Lisandro Martinez
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 5 Sepatu Saucony Paling Nyaman untuk Long Run, Kualitas Jempolan
Pilihan
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
-
7 Rekomendasi HP Baterai Jumbo Paling Murah di Bawah Rp3 Juta, Aman untuk Gaming
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
Terkini
-
Dusan Mijic dan Vukasin Vranes Siap Bawa Persis Solo Keluar dari Ancaman Degradasi Super League
-
Jadwal Liga Europa: Misi Balas Dendam Aston Villa di Istanbul Usai Tergelincir Lawan Everton
-
Target Tinggi John Herdman Untuk Timnas Indonesia Jelang Laga Perdana Lawan Saint Kitts Nevis
-
Sang Istri Dituding Selingkuh dengan Sahabat Sendiri, Alvaro Morata Angkat Kaki dari Rumah
-
Belum 1 Detik FIFA Series 2026 Mulai, Timnas Indonesia Sudah Buat Rekor
-
Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series: Kepulauan Solomon Pernah Dihajar Malaysia
-
Debut John Herdman di FIFA Series 2026, Erick Thohir Incar Peningkatan Kualitas Timnas Indonesia
-
Persija Tambah Amunisi Jelang Putaran Kedua, Beckham Putra: Persib Tetap Calon Juara
-
Tak Sekaya Pesaing, Pelatih Spanyol Ungkap Cara Persita Bertahan di Papan Atas Super League
-
Gaji Selangit hingga Kaki Kaca, Ini 3 Risiko Besar Persib Bandung Datangkan Layvin Kurzawa