-
Bobotoh diduga memprovokasi fans Ratchaburi FC hingga nyaris bentrok usai laga di Thailand.
-
Media Siam Sport melaporkan ketegangan dipicu oleh aksi provokasi suporter tamu selama laga.
-
Manajemen Ratchaburi FC berlakukan status siaga tinggi jelang leg kedua di Stadion GBLA.
Suara.com - Laga babak 16 besar AFC Champions League (ACL) 2 musim 2025/2026 menyisakan cerita kelam di luar lapangan.
Media ternama Thailand, Siam Sport, menyoroti perilaku kurang terpuji yang ditunjukkan oleh oknum pendukung Persib Bandung.
Insiden tersebut pecah saat Maung Bandung bertamu ke kandang Ratchaburi FC pada Rabu malam, 11 Februari 2026.
Berdasarkan laporan yang beredar, suporter tim tamu dituding melakukan tindakan provokatif kepada pendukung tuan rumah.
Kekalahan telak Persib dengan skor 0-3 nampaknya menambah panas tensi di area stadion malam itu.
1. Sorotan Media Thailand Terkait Provokasi
Video keributan antara kedua kelompok suporter tersebut kini telah tersebar luas di berbagai platform media sosial.
Dalam rekaman yang viral, terlihat oknum Bobotoh terlibat perdebatan sengit dengan pendukung Ratchaburi FC yang berbaju oranye.
Gesekan fisik dan adu mulut ini disinyalir terjadi di area luar The Ratchaburi Stadium setelah laga usai.
Baca Juga: Main 7 Menit Saat Persib Bandung Dibantai, Layvin Kurzawa Catat Rekor Apik, Kok Bisa?
Siam Sport memberikan laporan mendalam mengenai kronologi kejadian yang mencoreng sportivitas di kancah Asia tersebut.
Pihak media Thailand menyebutkan bahwa situasi sangat tegang dan berisiko memicu bentrokan yang lebih masif.
2. Kronologi Kejadian Versi Siam Sport
"Terjadi insiden kericuhan di luar stadion setelah laga AFC Champions League TWO musim 2025/26 babak 16 besar leg pertama ketika suporter Ratchaburi FC dan Persib Bandung nyaris terlibat baku hantam di area depan Ratchaburi Stadium usai pertandingan yang berakhir dengan kemenangan telak 3-0 untuk tuan rumah pada Rabu, 11 Februari 2026," tulis Siam Sport dalam akun Instagramnya, @siamsport_news, Kamis (12/2/2026).
Laporan tersebut menegaskan bahwa pemicu awal berasal dari perilaku suporter tim tamu sejak pertandingan dimulai.
"Laporan menyebutkan bahwa pemicu kejadian bermula dari suporter tim tamu yang terus melontarkan provokasi kepada pendukung 'Rajamangkorn' sepanjang 90 menit pertandingan."
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
Terkini
-
Pemicu Konflik Anak Tuha Versi Kapolres Lampung Tengah
-
81 Tahun Indonesia Merdeka, Masih Ada Keluarga Harus Pilih Antara Makan atau Berobat
-
4 Contoh Teks Sambutan Ketua Panitia 17 Agustus yang Ringkas dan Santai tapi Tetap Sopan
-
Hari Pramuka ke-65, Gubernur Khofifah Ajak Pramuka Jatim Jadi Penggerak Swasembada Pangan
-
Pekan Depan, Amerika Serikat Umumkan Sanksi Baru untuk Iran yang Belum Pernah Ada
-
Prabowo Siapkan Kejutan di Pidato Kenegaraan, Masyarakat Diminta Simak hingga Tuntas
-
7 Cara Menetralkan Energi Negatif Rumah Tusuk Sate dengan Elemen Dekorasi Sesuai Feng Shui
-
ASUS ExpertBook P5 G2 Resmi Hadir, Pakai Otak AI Intel Core Ultra Terbaru untuk Kerja Anti-Ribet!
-
Ketua DPD Sebut Transformasi Ekonomi Prabowo Ibarat Cabut Duri Dalam Daging
-
Tak Hanya Asal Bangun, Kopdes Merah Putih Harus Bikin Warga Makin Mandiri