-
Serangan rudal Israel-AS ke Iran menyebabkan pembatalan mendadak laga sepakbola di kompetisi domestik.
-
Munir El Haddadi terjebak di bandara Teheran dan berencana melarikan diri lewat jalur darat.
-
Konflik ini merupakan rentetan panjang ketegangan di Timur Tengah sejak krisis di Gaza 2023.
Berbeda dengan Munir, mantan kiper Real Madrid bernama Antonio Adan justru memiliki nasib yang sedikit lebih baik.
Adan yang juga membela Esteghlal sudah berhasil meninggalkan Iran beberapa hari sebelum serangan militer besar-besaran terjadi.
Pemain veteran tersebut kebetulan sedang menjalani masa libur sehingga sudah berada di luar negeri sebelum bandara ditutup.
Selain para pemain, staf kepelatihan asing di klub Persepolis juga sedang berjuang menyelamatkan diri dari ancaman rudal.
Pepe Losada yang menjabat sebagai pelatih kebugaran saat ini dilaporkan sedang terjepit di wilayah Isfahan.
Losada tidak sendirian karena ia sedang bersama pelatih kiper profesional bernama Emilio Alvarez di lokasi tersebut.
Keduanya kini sedang berusaha menembus barikade menuju Teheran untuk mencari celah keluar dari negara yang sedang bergejolak.
Pihak otoritas terkait telah menginstruksikan mereka untuk segera melapor ke Kedutaan Besar Spanyol setibanya di ibu kota.
Koordinasi dengan pihak kedutaan menjadi sangat krusial mengingat situasi keamanan di lapangan yang berubah dengan sangat cepat.
Baca Juga: Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
Segala pergerakan warga asing kini diawasi ketat di tengah ancaman serangan balasan yang mungkin kembali terjadi.
Serangan udara oleh Israel dan Amerika Serikat ini merupakan puncak dari ketegangan yang terus memanas di Timur Tengah.
Konflik ini merupakan imbas jangka panjang dari eskalasi hebat yang bermula di Gaza, Palestina, sejak tahun 2023.
Iran sendiri tidak tinggal diam dan memberikan respon militer terhadap serangan yang merusak kedaulatan wilayah mereka tersebut.
Teheran dilaporkan meluncurkan serangan balasan yang menargetkan fasilitas militer milik Amerika Serikat yang berlokasi di Manama, Bahrain.
Saling balas serangan ini membuat masa depan kompetisi sepakbola dan keselamatan warga sipil di kawasan tersebut semakin terancam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Petaka Timnas Perancis, Striker Rp 1,7 Triliun Absen di Piala Dunia 2026, Ini Penyebabnya
-
Kurniawan Beberkan Evaluasi Jelang Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia
-
Bobotoh Jangan Sampai Salah, Super Big Match Persib vs Arema FC Dipercepat
-
Sudah Punya Tijjani Reijnders, Man City Bidik Pemain Keturunan Berbandrol Rp434 Miliar
-
Menang Lawan Persebaya, Mauricio Souza Justru Ungkap Masalah Persija Jakarta
-
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Bayern Munich vs Real Madrid Dinihari Nanti
-
Prediksi Bayern Munich vs Real Madrid: Die Roten Siap Habisi Los Blancos
-
Kapan Timnas Indonesia vs Prancis? Erick Thohir Buka Suara Kans Jay Idzes Hadapi Mbappe
-
Nasib Sial Kevin Diks: Dibekap Cedera, Gladbach Terancam Degradasi
-
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Arsenal vs Sporting CP Malam Ini