- Striker Iran, Mehdi Taremi, berencana meninggalkan karier profesionalnya di Olympiacos demi tugas kenegaraan.
- Keputusan drastis ini didasari oleh eskalasi konflik geopolitik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel.
- Federasi Sepak Bola Iran berupaya membujuk Taremi agar tetap bermain jelang kualifikasi Piala Dunia 2026.
Suara.com - Striker andalan Timnas Iran, Mehdi Taremi dilaporkan siap meninggalkan karier profesionalnya yang gemilang demi menjawab panggilan negara untuk angkat senjata.
Keputusan drastis ini muncul di tengah eskalasi konflik geopolitik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel.
Mehdi Taremi yang saat ini memperkuat raksasa Yunani, Olympiacos disebut telah memberitahukan niatnya kepada manajemen klub untuk kembali ke tanah air dan bergabung dengan militer.
Penyerang berusia 33 tahun itu dilaporkan menganggap tanggung jawab membela negaranya jauh lebih penting daripada karier sepak bolanya saat ini.
Kepada orang-orang terdekatnya, Taremi bahkan telah menyuarakan tekad bulatnya.
"Ini adalah saat di mana negara saya paling membutuhkan saya," kata Taremi dikutip dari Haberler.
"Rakyat dan tanah air saya dalam bahaya, dan saya harus berada di sana," tambahnya.
Kabar tersebut sontak membuat Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) kelimpungan.
Para pejabat federasi dilaporkan tengah berusaha keras untuk membujuk Taremi agar mengurungkan niatnya dan tetap fokus pada kariernya di Eropa, terutama menjelang perhelatan akbar Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Kisah Pelarian Dramatis Eks Barcelona, Tempuh Jalur Darat 16 Jam untuk Keluar dari Iran
Namun, sumber internal menyebutkan bahwa sang pemain tetap teguh pada pendiriannya.
Jika keputusan ini benar-benar terwujud, maka ini akan menjadi pukulan telak tidak hanya bagi Olympiacos, tetapi juga bagi kekuatan lini serang Timnas Iran yang sangat mengandalkan ketajamannya.
Mehdi Taremi sendiri merupakan salah satu penyerang Asia paling sukses di Eropa dengan rekam jejak mentereng bersama klub-klub seperti FC Porto dan Inter Milan.
Di level internasional, pemain kelahiran Bushehr tersebut sudah mencatatkan 100 caps dengan sumbangan 54 gol bagi Iran.
Berita Terkait
-
Iran Dibombardir AS-Israel, Ali Daei: Negara Saya Terbakar, Saya Berharap Saya Mati
-
Jelang Coppa Italia, Cesc Fabregas Curi Ilmu Bodo/Glimt untuk Pecundangi Inter Milan
-
Simalakama Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026, FIFA Bakal Jatuhkan Sanksi Berat
-
Media Israel Ikut 'Panaskan' Timnas Iran Mundur dari Piala Dunia 2026
-
Skenario Pengganti Timnas Iran di Piala Dunia 2026 Jika Mundur, Timnas Indonesia Masuk?
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
-
KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026
Terkini
-
Jelang Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday, Sandy Wash Sebar Kabar Bahagia Bersiap Jadi Ayah
-
Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery Belum Pasti, Ini Penyebabnya
-
Nova Arianto Siapkan Rotasi, Sejumlah Pelapis Timnas Indonesia U-19 Disiapkan Lawan Timor Leste
-
Piala Dunia 2026 Dijaga Super Ketat, Polisi New Jersey Larang Suporter Jalan Kaki
-
8 Hari Menuju Piala Dunia 2026: Tonton Ulang Gol Roket Socrates yang Membungkam Uni Soviet
-
Manchester United Capai Kesepakatan Rekrut Ederson dari Atalanta
-
Andoni Iraola Resmi Sepakati Kontrak Dua Tahun dengan Liverpool, Boyong Jajaran Staf Pelatihnya
-
Kenapa Piala Dunia 2026 Jadi Paling Kontroversial Sepanjang Sejarah?
-
Penantian 40 Tahun, Irak Siap Buat Kejutan di Piala Dunia 2026
-
Merendah, Casemiro Sebut Brasil Bukan Favorit di Piala Dunia 2026