-
Indonesia resmi menjadi tuan rumah FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
-
Pelatih John Herdman akan menjalani debut perdananya bersama Timnas Indonesia di ajang tersebut.
-
Sumardji memastikan tidak ada pemain baru yang masuk dalam daftar Garuda Calling mendatang.
Timnas Indonesia dijadwalkan akan mengawali langkah mereka dengan meladeni kekuatan fisik dari pemain St. Kitts and Nevis.
Pertandingan pembuka ini akan dilaksanakan pada Jumat malam, tepatnya pukul 20.00 WIB di hadapan pendukung sendiri.
Beberapa jam sebelumnya, duel antara Bulgaria melawan Kepulauan Solomon akan tersaji di lapangan yang sama pada sore hari.
Pemenang dari masing-masing laga akan memperebutkan trofi juara, sedangkan tim yang kalah akan bertarung demi posisi ketiga.
Seluruh pertandingan penentuan tersebut akan digelar serentak pada Senin, 30 Maret 2026 mendatang di kawasan Senayan.
Kehadiran John Herdman di pinggir lapangan menjadi daya tarik utama bagi para penggemar fanatik sepak bola di tanah air.
Pelatih ini telah diperkenalkan secara resmi oleh PSSI sejak pertengahan Januari 2026 untuk mengomandani skuad Merah Putih.
Pertandingan di FIFA Series ini akan menjadi debut profesional pertamanya dalam memimpin pasukan Garuda di kompetisi resmi.
Secara peringkat, Indonesia berada di posisi 122 dunia, masih di bawah Bulgaria yang bercokol di urutan ke-88 global.
Baca Juga: 3 Penyebab Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia yang Resmi Dicoret John Herdman, Ada yang Diskors!
Namun, posisi Indonesia masih lebih unggul dibandingkan Kepulauan Solomon dan St. Kitts and Nevis yang berada di luar 150 besar.
Turnamen ini merupakan gagasan inovatif dari FIFA yang dilaksanakan secara periodik setiap dua tahun sekali di kalender internasional.
Awalnya ajang ini dikenal luas dengan nama FIFA World Series saat pertama kali diperkenalkan ke publik pada tahun 2024.
Pada edisi tahun 2026 ini, partisipasi negara meningkat pesat dengan melibatkan total 48 tim nasional dari seluruh dunia.
Seluruh peserta tersebut dikelompokkan ke dalam 12 grup berbeda yang tersebar di berbagai negara penyelenggara terpilih.
Keikutsertaan banyak negara bertujuan untuk memperluas interaksi kompetitif antara tim yang jarang bertemu dalam jadwal resmi.
Sayangnya, kekuatan Timnas Indonesia dipastikan tidak akan tampil dengan komposisi pemain terbaiknya pada ajang kali ini.
Tercatat ada enam pilar utama yang terpaksa tidak bisa memperkuat tim karena berbagai alasan teknis maupun medis.
Duo pemain bertahan, Shayne Pattynama serta gelandang Thom Haye, harus absen dari lapangan hijau karena terkena sanksi.
Situasi semakin sulit dengan kabar cedera yang membekap Asnawi Mangkualam, Mees Hilgers, Pratama Arhan, hingga Marselino Ferdinan.
Ketiadaan para pemain kunci ini menuntut John Herdman untuk memutar otak dalam menyusun formasi yang tetap solid.
Di tengah rasa penasaran publik, Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, akhirnya memberikan keterangan singkat terkait skuad.
Sumardji menyampaikan bahwa daftar pemain yang dipanggil akan segera dipublikasikan secara transparan dalam waktu yang sangat dekat.
Meski banyak yang berharap akan ada amunisi baru, Sumardji memberikan sinyal bahwa kejutan tersebut kemungkinan besar tidak ada.
Ia menegaskan bahwa tim pelatih masih akan mengandalkan komposisi pemain yang sudah ada di dalam sistem skuad sebelumnya.
Pernyataan dari pihak BTN tersebut menyiratkan bahwa belum ada nama pemain baru yang akan masuk dalam pemanggilan kali ini.
Fokus utama tim saat ini adalah mematangkan koordinasi antar pemain lama di bawah filosofi kepelatihan yang dibawa oleh Herdman.
Walau tanpa pemain baru, kualitas individu pemain Indonesia diharapkan mampu memberikan perlawanan sengit bagi lawan-lawannya nanti.
Pengalaman bertanding melawan tim dari konfederasi luar Asia menjadi modal berharga bagi perkembangan mentalitas bertanding para pemain.
Kemenangan di kandang sendiri tentu menjadi target harga mati demi meningkatkan kepercayaan diri tim menatap kompetisi masa depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan