-
Legenda sepak bola Indonesia Riono Asnan meninggal dunia pada usia 68 tahun di Sidoarjo.
-
Almarhum merupakan bek andalan Timnas Indonesia periode 1979-1983 dan mantan pelatih kepala Persebaya.
-
Riono dikenal sebagai pelatih bertangan dingin yang pernah menukangi Persiku Kudus hingga Persiba Balikpapan.
Setelah memutuskan untuk gantung sepatu dari dunia pemain, dedikasi Riono terhadap kulit bundar tidak lantas berhenti.
Beliau memilih jalur kepelatihan untuk menyalurkan ilmunya kepada generasi pemain muda yang sedang berkembang saat itu.
Pada kompetisi Liga Indonesia edisi tahun 1999, ia mendapatkan amanah besar untuk menjabat sebagai pelatih kepala Persebaya.
Penunjukan tersebut membuktikan bahwa kapasitasnya sebagai ahli taktik diakui oleh manajemen klub asal kelahirannya tersebut.
Langkah ini menjadi jembatan bagi dirinya untuk berkarier lebih luas di berbagai klub besar di tanah air.
Rekam Jejak Melatih di Berbagai Klub Daerah
Nama Riono Asnan tercatat pernah menukangi Persiku Kudus dalam dua kesempatan waktu yang berbeda bagi tim tersebut.
Kehadirannya di bangku kepelatihan Persiku terjadi pada periode tahun 2011 hingga 2012 serta kembali lagi tahun 2015.
Di sana ia berhasil membangun kerangka tim yang sangat kompetitif dan sulit dikalahkan oleh lawan-lawannya di liga.
Baca Juga: Kevin Diks Jadi Pemain Terbaik Borussia Monchengladbach Bulan Februari
Selain itu, tim Deltras Sidoarjo juga pernah merasakan sentuhan dingin dari strategi yang ia terapkan di lapangan.
Riono sangat identik dengan gaya permainan yang menekankan pada kedisiplinan tinggi serta skema serangan balik yang mematikan.
Pengalaman kepelatihannya semakin lengkap saat ia dipercaya untuk memimpin skuad Persiba Balikpapan pada musim tahun 2006.
Kualitasnya dalam meramu strategi bahkan sempat membuat namanya masuk dalam radar incaran tim besar seperti Persijap Jepara.
Bagi publik sepak bola Surabaya, beliau bukan sekadar mantan pemain biasa melainkan simbol dari sebuah tradisi keluarga.
Kehadirannya di pinggir lapangan selalu memberikan aura kepemimpinan yang kuat bagi setiap anak asuh yang ia tangani.
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Niat Pulihkan Cedera di Dubai, Bek Newcastle United Malah Terjebak Konflik Iran-AS
-
Legenda Timnas Indonesia dan Persebaya Surabaya, Riono Asnan Meninggal Dunia
-
Fabio Calonego Bersinar di Persija, Mauricio Souza: Gol Itu Hadiah untuk Kerja Kerasnya
-
Pemain Keturunan Indonesia di Liga Belanda Dilaporkan Masuk Radar Transfer Liverpool
-
John Herdman Jangan Cuma Panggil Pemain Senior Dong, Pakai Nih 5 Wonderkid Gacor Ini
-
John Herdman Bisa Ketiban Sial dengan Kondisi Menyedihkan Mauro Zijlstra saat Ini
-
Kevin Diks Jadi Pemain Terbaik Borussia Monchengladbach Bulan Februari
-
Dewa United Siap Bungkam Manila Digger, Jan Olde Ungkap Analisis Kekuatan Lawan
-
Persija Jakarta Krisis Clean Sheet Karena Hilang Fokus Menit Akhir
-
Bocoran Media Inggris, Ini Tim yang Akan Gantikan Iran di Piala Dunia 2026