- CAS meringankan sanksi tujuh pemain Timnas Malaysia terkait pemalsuan dokumen naturalisasi menjadi larangan 12 bulan bermain resmi.
- Keputusan CAS ini lebih ringan dari sanksi FIFA sebelumnya yang melarang pemain dari seluruh aktivitas sepak bola.
- Denda finansial sebesar 350.000 franc Swiss untuk FAM tetap berlaku meskipun ada keringanan sanksi bagi para pemain.
Suara.com - Court of Arbitration for Sport (CAS) memutuskan untuk meringankan sanksi terhadap tujuh pemain yang terlibat dalam kasus pemalsuan dokumen naturalisasi pemain Timnas Malaysia.
Dalam keputusan resminya yang diumumkan pada Kamis, CAS menyatakan para pemain tersebut hanya dijatuhi larangan tampil di pertandingan resmi selama 12 bulan. Hukuman itu lebih ringan dibandingkan sanksi sebelumnya yang melarang mereka dari seluruh aktivitas sepak bola.
“Setelah mempertimbangkan bukti yang ada, panel CAS menemukan bahwa pelanggaran berupa pemalsuan dokumen kelayakan memang terbukti dan larangan bermain selama 12 bulan merupakan sanksi yang wajar serta proporsional bagi para pemain, mengingat keterlibatan mereka dalam tindakan tersebut,” demikian pernyataan CAS.
Namun, lembaga arbitrase olahraga tersebut menegaskan bahwa sanksi yang dijatuhkan tidak mencakup seluruh aktivitas sepak bola.
“Namun, sesuai dengan Pasal 22 FDC, panel memutuskan bahwa larangan tersebut hanya berlaku untuk pertandingan resmi dan bukan untuk seluruh aktivitas terkait sepak bola. Artinya, para pemain tetap dapat kembali berlatih bersama klub masing-masing selama masa sanksi berlangsung,” lanjut pernyataan itu.
Awalnya Dijatuhi Sanksi FIFA
Sebelumnya, FIFA menjatuhkan hukuman larangan selama 12 bulan dari seluruh aktivitas sepak bola kepada tujuh pemain tersebut pada September tahun lalu.
Sanksi itu diberikan setelah ditemukan adanya pemalsuan dokumen agar para pemain dapat memperkuat Malaysia dalam pertandingan kualifikasi AFC Asian Cup qualification melawan Timnas Vietnam pada Juni tahun lalu.
Salah satu pemain yang terkena sanksi adalah bek Facundo Garcés yang bermain untuk klub Deportivo Alavés di kompetisi La Liga.
Baca Juga: Here We Go! Mees Hilgers Sudah Bisa Lari Lagi, Siap Bela Timnas Indonesia?
Selain Garces, enam pemain lain yang turut terkena sanksi adalah Gabriel Arrocha dari Unionistas de Salamanca, Rodrigo Holgado dari América de Cali, Imanol Machuca dari Vélez Sarsfield, serta tiga pemain Johor Darul Ta'zim yaitu João Figueiredo, Jon Irazabal, dan Héctor Hevel.
Denda untuk Federasi Tetap Berlaku
Meski memberikan keringanan bagi para pemain, CAS tidak mengubah hukuman finansial yang dijatuhkan kepada Football Association of Malaysia (FAM).
Federasi sepak bola Malaysia itu tetap harus membayar denda sebesar 350.000 franc Swiss atau sekitar Rp7,61 miliar sebagaimana keputusan yang sebelumnya ditetapkan oleh FIFA.
(Antara)
Berita Terkait
-
Here We Go! Mees Hilgers Sudah Bisa Lari Lagi, Siap Bela Timnas Indonesia?
-
Pierluigi Collina Samakan VAR dengan Pernikahan: Awalnya Cinta Mati Lalu Ribut Kecil
-
Tok! CAS Tolak Banding FAM, Begini Nasib 7 Pemain Naturalisasi Abal-abal Malaysia
-
Bek Spanyol Kritik Rencana John Herdman Rekrut 2 Pemain Eropa Bela Timnas Indonesia
-
Piala Dunia 2026 Dihantui Razia Imigrasi, Gedung Putih Beri Jaminan Mengejutkan
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Comeback Dramatis, Pelatih Persik Kediri: Kami Benar-benar Butuh Kemenangan Ini
-
Kode-kode Tristan Gooijer ke Timnas Indonesia, Jadi Proyek Naturalisasi Pertama John Herdman?
-
Tottenham Hotspur Semakin Dekat dengan Zona Degradasi Usai Dipermalukan Crystal Palace
-
Jatuh Tertimpa Tangga! Kalah dari Getafe, 3 Pemain Real Madrid Dijatuhi Sanksi Berat
-
Pelatih Brighton Tuding Arsenal Lakukan Cara Haram untuk Raih Kemenangan
-
Gennaro Gattuso Dianggap Juru Selamat untuk Italia Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Here We Go! Mees Hilgers Sudah Bisa Lari Lagi, Siap Bela Timnas Indonesia?
-
Cerita Istri Paulo Dybala Kontraksi di Tengah Laga Roma vs Juventus, Anak Pertama Lahir di Klinik
-
Masih Impresif di Usia 40 Tahun, Luka Modric Bikin Kaka Terkagum-kagum
-
Terjebak di UEA, Rekan Thom Haye Teriak Minta Tolong: Kami Punya Bayi, Keluarkan Kami dari Sini