- Pelatih Bulgaria, Aleksandar Dimitrov, melancarkan psywar dengan membandingkan skuad Timnas Indonesia era pemain lokal dengan era naturalisasi saat ini.
- Ia mengklaim bahwa pada masanya berkarier di Indonesia, skuad Garuda yang diisi pemain lokal merupakan salah satu tim terkuat.
- Meski melontarkan sindiran, ia mengakui kualitas Indonesia saat ini masih berada di atas lawan pertama mereka, Kepulauan Solomon.
Suara.com - Sebuah psywar menarik dilontarkan oleh pelatih Timnas Bulgaria, Aleksandar Dimitrov, yang secara terang-terangan menyebut bahwa Timnas Indonesia lebih hebat di era pemain lokal.
Komentar mengejutkan ini ia sampaikan dalam sebuah wawancara bersama media Bulgaria jelang keikutsertaan timnya di ajang FIFA Series 2026.
Dimitrov yang memiliki kenangan berkarier di Indonesia merasa ada perbedaan mencolok antara skuad Garuda dahulu dengan era naturalisasi saat ini.
Pernyataan ini seolah menjadi sindiran halus terhadap kebijakan PSSI yang kini gencar mendatangkan pemain keturunan.
Dalam wawancara bersama Sportal.bg, ia mengaku memiliki kenangan positif selama berada di Tanah Air, baik sebagai pemain maupun saat merintis karier kepelatihan.
"Masa-masa di Indonesia sangat baik bagi saya - sebagai pemain sepak bola dan pelatih, karier kepelatihan saya dimulai di sini," kenang Alexander Dimitrov, dilansir Sportal.bg, Jumat (27/3/2026).
"Saya melihat banyak pemain asing yang dinaturalisasi. Ketika kami memimpin tim nasional Indonesia, kami hanya mengandalkan pemain lokal."
Ia bahkan menegaskan bahwa skuad yang sepenuhnya diisi oleh talenta lokal pada masanya merupakan salah satu tim terkuat yang pernah dimiliki Timnas Indonesia.
Meski begitu, ia tetap melihat adanya sisi positif dari perkembangan tim saat ini, terutama dari sisi manajerial.
Baca Juga: Jelang Lawan Timnas Indonesia, Bintang St Kitts and Nevis Ngaku Digoda untuk Berkarier di Tanah Air
"Saat itu, Indonesia memiliki salah satu tim terkuatnya. Sekarang saya melihat banyak asisten pelatih di tim, yang tentu saja positif," tambahnya.
Tak hanya menyoroti Indonesia, Dimitrov juga membahas kesiapan timnya sendiri jelang turnamen.
Ia menyebut masih ada beberapa posisi yang belum sepenuhnya pasti dalam skuad Bulgaria karena proses adaptasi yang terbatas.
Mengenai lawan pertama mereka, Kepulauan Solomon, ia tetap mengingatkan anak asuhnya untuk tidak lengah, meskipun levelnya dianggap masih di bawah Timnas Indonesia.
"Kepulauan Solomon jauh di bawah kelas tim-tim dari kualifikasi dunia yang telah kami temui. Dan juga dari Timnas Indonesia," tegas Dimitrov.
Berita Terkait
-
Jelang Bentrok di FIFA Series 2026, Performa Timnas Indonesia dan St Kitts and Nevis Tak Jauh Beda
-
Tak Meremehkan, Ini Alasan Pelatih Bulgaria Andalkan Pemain Muda di FIFA Series 2026
-
FIFA Series 2026: Pelatih Bulgaria Pantang Remehkan Kepulauan Solomon
-
Demi Menit Bermain di Timnas Indonesia, Ini Usaha yang Dilakukan Beckham Putra
-
Debut John Herdman, Ini Prediksi Starting XI Timnas Indonesia vs St Kitts and Nevis
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey