- Shin Tae-yong memulai debutnya dengan kekalahan 1-3 dalam uji coba melawan Oman pada 29 Mei 2021 di Uni Emirat Arab.
- Patrick Kluivert mengalami debut buruk berupa kekalahan 1-5 saat melawan Australia pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 Maret 2025.
- John Herdman mencatatkan debut paling impresif dengan kemenangan meyakinkan 4-0 atas Saint Kitts and Nevis di SUGBK pada Maret 2026.
Suara.com - Dinamika kursi kepelatihan Timnas Indonesia selalu menjadi topik hangat bagi pencinta sepak bola Tanah Air.
Pergantian nakhoda dari era Shin Tae-yong (STY) menuju Patrick Kluivert, dan kini beralih ke John Herdman, menyisakan data statistik menarik untuk dibedah, terutama mengenai performa mereka pada laga perdana.
Menganalisis bagaimana para juru taktik ini memulai perjalanannya sangat krusial untuk memahami arah perkembangan Skuad Garuda di kancah internasional.
STY seringkali dipuji sebagai arsitek utama yang membangun identitas sepak bola Indonesia modern pada dekade 2020-an.
Banyak kalangan menilai pelatih asal Korea Selatan tersebut tidak memulai tugasnya dari nol, melainkan dari posisi minus mengingat kondisi fisik dan mental pemain yang perlu dibenahi secara total saat itu.
Namun, jika menilik hasil di lapangan, debut pria berusia 55 tahun ini tidak berjalan mulus secara skor.
Laga perdana Shin bersama Merah Putih terjadi dalam uji coba tertutup melawan Oman di Sultan Qaboos Complex, Uni Emirat Arab, pada 29 Mei 2021. Saat itu, Timnas Indonesia dipaksa menyerah dengan skor 1-3.
Selama masa jabatannya dari 2020 hingga 2024, Shin mencatatkan 57 pertandingan dengan rincian 26 kemenangan, 16 hasil imbang, dan 17 kali kalah.
Setelah era Shin Tae-yong berakhir, tampuk kepemimpinan beralih ke tangan legenda Belanda, Patrick Kluivert pada Januari 2025.
Baca Juga: Pelatih Bulgaria Sebut Timnas Indonesia Selevel Tim Kelas Menengah Eropa
Sayangnya, debut Kluivert justru menjadi mimpi buruk yang sulit dilupakan.
Ia langsung dihadapkan pada tekanan besar saat melakoni laga resmi matchday 7 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia melawan Australia di Sydney pada Maret 2025.
Hasilnya Skuad Garuda dihajar telak dengan skor 1-5. Kekalahan ini menjadi awal dari rapor merah Kluivert yang hanya bertahan sepuluh bulan di Timnas Indonesia.
Dalam delapan laga resmi yang dipimpinnya, ia hanya mampu meraih tiga kemenangan, satu seri, dan menelan empat kekalahan.
Kegagalannya membawa tim Merah Putih melaju ke putaran final Piala Dunia 2026 berujung pada pemecatan di bulan Oktober 2025.
Memasuki tahun 2026, John Herdman resmi diperkenalkan sebagai pengganti. Pelatih asal Inggris ini seolah memberikan angin segar bagi publik sepak bola tanah air.
Berita Terkait
-
Butuh Mental Baja Demi Piala Dunia 2030, John Herdman Cari Petarung Baru untuk Timnas Indonesia
-
John Herdman Tetap Bangga! Timnas Indonesia Dinilai Lebih Baik Meski Kalah dari Bulgaria
-
Bukan Pemain Abroad, Sosok Ini Satu-satunya Tak Tergantikan di 2 Laga Timnas Indonesia
-
Usai Kalahkan Timnas Indonesia, Pelatih Bulgaria Justru Doakan Skuad Garuda Bersinar di Asia
-
Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman: Timnas Indonesia Sebenarnya Lebih Baik
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Prediksi Starting XI Timnas Jepang di Piala Dunia 2026: Hajime Moriyasu Dipusingkan Cedera
-
Strategi Timnas Selandia Baru di Piala Dunia 2026, Ambisi Chris Wood Akhiri Penantian 16 Tahun
-
Analisa Kekuatan Penuh Didier Deschamps Hadapi Irak, Norwegia, dan Senegal, Welcome Back Manu Kone
-
Prediksi Starting XI Jerman di Piala Dunia 2026: Kreatif Tanpa Striker Murni
-
Krisis Cedera Spanyol Mereda, Luis de la Fuente Pastikan Nico Williams Pulih di Piala Dunia 2026
-
Pukulan Telak Prancis! Rekan Calvin Verdonk Membelot ke Maroko Sejam Jelang Rilis Skuad Piala Dunia
-
Peluang Juara Dihancurkan Persib, Persija Jakarta Bertekad Bangkit saat Hadapi Persik Kediri
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Bantai Semen Padang 7-0
-
Lolos Piala Dunia, Pundit Belanda Justru Sebut Curacao Akan Kalah Jika Lawan Timnas Indonesia Lagi