Bola / Bola Indonesia
Selasa, 31 Maret 2026 | 11:23 WIB
Pelatih timnas Indonesia, John Herdman. (Dok. PSSI)
Baca 10 detik
  • Shin Tae-yong memulai debutnya dengan kekalahan 1-3 dalam uji coba melawan Oman pada 29 Mei 2021 di Uni Emirat Arab.
  • Patrick Kluivert mengalami debut buruk berupa kekalahan 1-5 saat melawan Australia pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 Maret 2025.
  • John Herdman mencatatkan debut paling impresif dengan kemenangan meyakinkan 4-0 atas Saint Kitts and Nevis di SUGBK pada Maret 2026.

Suara.com - Dinamika kursi kepelatihan Timnas Indonesia selalu menjadi topik hangat bagi pencinta sepak bola Tanah Air.

Pergantian nakhoda dari era Shin Tae-yong (STY) menuju Patrick Kluivert, dan kini beralih ke John Herdman, menyisakan data statistik menarik untuk dibedah, terutama mengenai performa mereka pada laga perdana.

Menganalisis bagaimana para juru taktik ini memulai perjalanannya sangat krusial untuk memahami arah perkembangan Skuad Garuda di kancah internasional.

STY seringkali dipuji sebagai arsitek utama yang membangun identitas sepak bola Indonesia modern pada dekade 2020-an.

Banyak kalangan menilai pelatih asal Korea Selatan tersebut tidak memulai tugasnya dari nol, melainkan dari posisi minus mengingat kondisi fisik dan mental pemain yang perlu dibenahi secara total saat itu.

Namun, jika menilik hasil di lapangan, debut pria berusia 55 tahun ini tidak berjalan mulus secara skor.

Laga perdana Shin bersama Merah Putih terjadi dalam uji coba tertutup melawan Oman di Sultan Qaboos Complex, Uni Emirat Arab, pada 29 Mei 2021. Saat itu, Timnas Indonesia dipaksa menyerah dengan skor 1-3.

Selama masa jabatannya dari 2020 hingga 2024, Shin mencatatkan 57 pertandingan dengan rincian 26 kemenangan, 16 hasil imbang, dan 17 kali kalah.

Setelah era Shin Tae-yong berakhir, tampuk kepemimpinan beralih ke tangan legenda Belanda, Patrick Kluivert pada Januari 2025.

Baca Juga: Pelatih Bulgaria Sebut Timnas Indonesia Selevel Tim Kelas Menengah Eropa

Sayangnya, debut Kluivert justru menjadi mimpi buruk yang sulit dilupakan.

Ia langsung dihadapkan pada tekanan besar saat melakoni laga resmi matchday 7 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia melawan Australia di Sydney pada Maret 2025.

Hasilnya Skuad Garuda dihajar telak dengan skor 1-5. Kekalahan ini menjadi awal dari rapor merah Kluivert yang hanya bertahan sepuluh bulan di Timnas Indonesia.

Dalam delapan laga resmi yang dipimpinnya, ia hanya mampu meraih tiga kemenangan, satu seri, dan menelan empat kekalahan.

Kegagalannya membawa tim Merah Putih melaju ke putaran final Piala Dunia 2026 berujung pada pemecatan di bulan Oktober 2025.

Memasuki tahun 2026, John Herdman resmi diperkenalkan sebagai pengganti. Pelatih asal Inggris ini seolah memberikan angin segar bagi publik sepak bola tanah air.

Load More