- PSG meraih kemenangan 2-0 atas Liverpool di leg pertama perempat final Liga Champions 2025/2026 berkat gol Desire Doue dan Khvicha Kvaratskhelia.
- Meski menang dominan, Kvaratskhelia menyesalkan banyaknya peluang emas yang terbuang dan merasa PSG seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol.
- Liverpool tampil sangat buruk dengan hanya mencatatkan tiga tembakan dan tanpa satu pun tembakan tepat sasaran (shot on target) sepanjang pertandingan.
Suara.com - Juara bertahan Liga Champions, Paris Saint-Germain (PSG), sukses menuntaskan perlawanan Liverpool dengan skor meyakinkan 2-0 pada leg pertama babak perempat final.
Bermain di hadapan pendukungnya sendiri di Parc des Princes, Kamis (9/4/2026) dini hari WIB, PSG tampil sangat mendominasi sejak menit awal. Gol kemenangan Les Parisiens dipersembahkan oleh Desire Doue dan aksi individu memukau dari Khvicha Kvaratskhelia.
Kemenangan ini menjadi modal yang sangat berharga bagi skuad asuhan Luis Enrique sebelum bertandang ke Anfield untuk melakoni leg kedua pada Rabu (15/4/2026) pekan depan.
Meski sukses meraih kemenangan dan unggul margin dua gol, Kvaratskhelia merasa timnya seharusnya bisa menang dengan skor yang lebih telak. Penyerang sayap asal Georgia itu menilai PSG memiliki banyak peluang emas yang terbuang percuma.
"Kami memiliki peluang untuk mencetak lebih banyak gol dan seharusnya kami melakukannya. Kami menampilkan performa yang bagus," ujar Kvaratskhelia seusai pertandingan, seperti dikutip dari UEFA.
"Kami harus tetap berkonsentrasi – atmosfer di Anfield nanti akan luar biasa. Kami siap," tegasnya.
Dominasi Total PSG atas The Reds
Pernyataan Kvaratskhelia bukan tanpa alasan. Secara statistik, PSG benar-benar mendominasi jalannya pertandingan. Mengutip dari FotMob, PSG mencatatkan 18 tembakan dengan 6 di antaranya tepat sasaran dan menghasilkan Expected Goals (xG) sebesar 2.20.
Sementara itu, Liverpool di bawah asuhan Arne Slot tampil sangat buruk. The Reds hanya mampu melepaskan tiga tembakan sepanjang laga, dan ironisnya, tak ada satu pun yang mengarah tepat ke gawang (shot on target). Ini adalah kali pertama sejak November 2020 (melawan Atalanta) Liverpool gagal mencatatkan shot on target di Liga Champions.
Baca Juga: Jadi Pahlawan Kemenangan Arsenal atas Sporting, Havertz: Ini Belum Selesai!
PSG langsung menggebrak sejak awal babak pertama. Pada menit ke-11, Desire Doue berhasil memecah kebuntuan. Berawal dari pergerakan Ousmane Dembele, Doue melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang membentur tumit Ryan Gravenberch, membuat bola melambung mengecoh kiper Giorgi Mamardashvili.
Kiper Liverpool asal Georgia itu tampil jatuh bangun menyelamatkan gawangnya. Ia sukses menggagalkan peluang emas dari Kvaratskhelia dan Doue di babak pertama, membuat skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, dominasi tuan rumah terus berlanjut. Setelah Dembele membuang peluang emas di depan gawang, Kvaratskhelia akhirnya menggandakan keunggulan PSG pada menit ke-65.
Menerima umpan terobosan ciamik dari Joao Neves, Kvaratskhelia dengan tenang melewati hadangan Gravenberch, mengecoh rekan senegaranya, Mamardashvili, sebelum menceploskan bola ke gawang yang sudah kosong. Skor berubah menjadi 2-0.
Liverpool sempat mendapat secercah harapan saat Ibrahima Konate terlihat melanggar Warren Zaire-Emery di kotak terlarang. Namun, setelah meninjau VAR, wasit Jose Maria Sanchez membatalkan keputusan penalti tersebut.
PSG nyaris menambah derita Liverpool di menit akhir, sayangnya tembakan Dembele dalam skema serangan balik hanya membentur tiang gawang.
Berita Terkait
-
Hasil Liga Champions Tadi Malam: Barcelona Tumbang di Kandang, PSG Jinakkan Liverpool 2-0
-
Luis Enrique Tegaskan PSG vs Liverpool Tanpa Favorit
-
Arne Slot Pastikan Alexander Isak Siap Main Lawan PSG, Tapi dari Bangku Cadangan
-
Arsenal Gendong Liga Inggris di Liga Champions
-
Arne Slot: Liverpool Bakal Dipermalukan PSG Jika Ulangi Performa Lawan Man City
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Simeone Tertawa, Flick Mengamuk: Drama VAR Panaskan Duel Atletico vs Barcelona
-
Striker Kelahiran Hawaii Dapat Restu John Herdman, Kapan Bela Timnas Indonesia?
-
Blak-blakan John Herdman di Depan Erick Thohir, Tuntut PSSI Perbaiki Masalah Ini
-
Barcelona Dipermalukan Atletico, Hansi Flick Semprot Wasit: Buat Apa Ada VAR!
-
Keok di Menit Akhir, Rui Borges Peringatkan Arsenal: Sporting CP Siap Beri Kejutan di Emirates
-
Kalah 0-2 Tapi Kuasai Laga dengan 10 Pemain, Hansi Flick Pede Barcelona Balas Atletico di Leg Kedua
-
Jadi Pahlawan Persib Lawan Semen Padang, Ramon Tanque Ungkap Makna Selebrasi Uniknya
-
Hasil Liga Champions Tadi Malam: Barcelona Tumbang di Kandang, PSG Jinakkan Liverpool 2-0
-
Pundit Belanda Kritik keras Maarten Paes Usai Ajax Telan Pil Pahit Lagi
-
Raih Gelar Young Player of The Month, Muhammad Ragil Ingin Terus Belajar