- FIFA dilaporkan menyiapkan skenario play-off tambahan empat negara (2 Asia, 2 Eropa) jika Iran terpaksa mundur atau dicoret dari Piala Dunia 2026.
- Nama besar Timnas Italia dikabarkan berpeluang ikut serta dalam jalur khusus ini untuk mengisi kekosongan slot yang ditinggalkan perwakilan Asia.
- Peluang Timnas Indonesia dinilai sangat tipis karena performa tanpa poin di kualifikasi babak keempat, membuat UEA dan Oman menjadi kandidat yang lebih kuat.
Hal ini tidak lepas dari catatan performa kurang maksimal yang ditunjukkan oleh skuad Garuda selama fase kualifikasi zona Asia sebelumnya.
Timnas Indonesia tercatat gagal mendulang satu poin pun dalam perjuangan mereka di babak keempat kualifikasi zona benua kuning tersebut.
Persaingan Ketat dengan Uni Emirat Arab dan Oman
Jika FIFA menggunakan parameter prestasi pada babak kualifikasi terakhir, maka Uni Emirat Arab (UEA) dan Oman berada di posisi yang jauh lebih diuntungkan.
Kedua negara asal Timur Tengah tersebut memiliki rekam jejak dan perolehan poin yang jauh lebih impresif dibandingkan catatan milik Indonesia.
Uni Emirat Arab bahkan memiliki profil keunggulan administratif yang kuat setelah sempat melangkah jauh hingga ke babak kelima kualifikasi.
Dengan situasi data tersebut, harapan bagi suporter Indonesia untuk melihat tim kebanggaannya melaju ke Amerika Serikat masih ada, namun dengan probabilitas yang sangat tipis.
Segalanya kini bergantung sepenuhnya pada kebijakan akhir serta regulasi mendadak yang akan dikeluarkan oleh FIFA dalam waktu dekat ini.
Latar Belakang Ketegangan Geopolitik Iran
Baca Juga: Statistik Impresif Pemain Incaran Timnas Indonesia Saat Bantu Klubnya Tumbangkan Man United
Isu pencoretan Iran dari ajang internasional sebenarnya bukan merupakan hal baru dalam diskursus sepak bola global belakangan ini.
FIFA berada di bawah tekanan besar dari berbagai pihak untuk mengevaluasi partisipasi negara-negara yang tengah terlibat dalam konflik regional skala besar.
Iran sebagai salah satu kekuatan sepak bola utama di Asia terancam kehilangan status kepesertaannya jika situasi politik di dalam negeri maupun regional dinilai tidak lagi sejalan dengan prinsip keamanan turnamen.
Langkah FIFA dalam menyiapkan skenario play-off tambahan merupakan prosedur standar untuk memastikan kelancaran hak siar dan struktur kompetisi tetap berjalan sesuai rencana awal dengan 48 tim.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
-
Tak Gentar Polemik Paspoortgate, Striker Subur Ini Tetap Impikan Bela Timnas Indonesia
-
Jens Raven Menangis Haru Saat Dapat Panggilan Perdana Timnas Indonesia Senior
-
Janji Eksel Runtukahu Apabila Dapat Panggilan Timnas Indonesia
-
Menanti Debut Tim Geypens di Timnas: Terganjal Polemik Paspor atau Kalah Saing dari Calvin Verdonk?
-
Pelatih Malaysia Ketar-ketir, Akui Kekuatan Timnas Indonesia U-17 Setara Vietnam
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
5 Fakta Final Liga Champions: Dominasi PSG, Arsenal Cuma Keren di Atas Kertas
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
PSG Dibungkam! Gol Cepat Havertz Bawa Arsenal Unggul di Final Liga Champions
-
Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions
-
Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta
-
Jelang Piala AFF 2026: Pemain Domestik Timnas Indonesia Jalani Gemblengan Fisik Ketat di Bali
-
Emmanuel Eboue Punya Misi Gila: Yakin Arsenal Bisa Rayu Kvaratskhelia Tinggalkan PSG
-
Head to Head Mikel Arteta vs Klub Prancis: Misi Hapus Kutukan Les Parisiens
-
Jelang Lawan PSG, Arteta Beri Kode Terkait Status Kebugaran Jurrien Timber
-
Bantah Rumor Miring, Manajemen Persib Tegaskan Larangan Transfer FIFA Bukan Soal Gaji