- Bojan Hodak membela Uilliam Barros yang dikritik fans karena tidak mencetak gol, dengan menekankan kontribusi pertahanannya yang luar biasa saat melawan Bali United.
- Barros dinilai sukses mematikan pergerakan Thijmen Goppel, pemain paling berbahaya dari Bali United, sehingga membantu Persib mengamankan kemenangan 3-2.
- Pelatih Persib menyebut Barros sebagai winger langka yang disiplin dalam membantu pertahanan, sebuah peran taktis yang sering tidak dipahami oleh sebagian penonton.
Suara.com - Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, pasang badan membela Uilliam Barros setelah winger asal Brasil tersebut dihujani kritik tajam oleh sebagian pendukung setia, Bobotoh, usai laga sengit kontra Bali United.
Meskipun gagal mencatatkan namanya di papan skor dalam kemenangan dramatis di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Barros dinilai memiliki peran krusial yang tidak terlihat oleh mata awam di tribun.
Pelatih asal Kroasia tersebut menegaskan bahwa performa impresif Barros dalam mematikan pergerakan pemain kunci lawan menjadi faktor utama yang membawa Pangeran Biru tetap kokoh di jalur perburuan gelar BRI Super League 2025/2026.
Kontribusi Bertahan yang Fantastis
Kekecewaan sebagian suporter dipicu oleh kegagalan pemain bernomor punggung 94 itu dalam mengonversi beberapa peluang emas menjadi gol pada laga pekan ke-27 tersebut.
Namun, Bojan Hodak memiliki sudut pandang yang sangat berbeda dan justru memuji etos kerja sang pemain di atas lapangan hijau.
"Untuk apa? secara pertahanan, dia bermain fantastis. Kalian bisa periksa, jumlah gol dan assistnya," tegas Bojan Hodak dalam pembelaannya.
Menurut pelatih yang telah memberikan trofi juara bagi Persib ini, statistik tidak hanya soal mencetak gol, tetapi juga tentang bagaimana seorang pemain menjalankan instruksi taktik.
Barros dianggap sukses menjalankan tugas khusus untuk meredam agresivitas lini serang Bali United yang dikenal sangat eksplosif.
Baca Juga: Sergio Castel Masih Mandul, Bojan Hodak Pasang Badan Bilang Begini
Alasan Kemenangan di Balik Layar
Sepanjang pertandingan, tim tamu berkali-kali mencoba membangun serangan dari sektor sayap, namun langkah mereka kerap terhenti oleh kedisiplinan Barros.
Bojan memaparkan bahwa pemain lawan dengan nomor punggung 7, Thijmen Goppel, adalah ancaman paling berbahaya yang dimiliki Serdadu Tridatu.
"Saat bertahan juga dia bermain dengan baik, karena pemain mereka nomor 7 (Thijmen Goppel) adalah pemain yang paling berbahaya dan dia sepenuhnya bisa mencegahnya," ungkapnya.
Bojan secara blak-blakan menyebut bahwa ada sebagian penggemar yang mungkin tidak memahami kerumitan strategi dalam sebuah pertandingan sepak bola.
Ia menilai kontribusi pemain bertipe pekerja keras seperti Barros seringkali luput dari pengamatan mereka yang hanya fokus pada hasil akhir di papan skor.
Berita Terkait
-
Jens Raven Menangis Haru Saat Dapat Panggilan Perdana Timnas Indonesia Senior
-
Persib Bandung di Puncak, Federico Barba Tekankan Pentingnya Jaga Momentum
-
Persija Jakarta Kembali Menang, Allano Lima Makin Percaya Diri Hadapi Sisa Musim
-
Siap Tikung Persib, Borneo FC Nyatakan 7 Laga Sisa sebagai Partai Final
-
Selangkah Lagi Pecahkan Rekor, Teja Paku Alam Lebih Pentingkan Persib Hattrick Juara
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
5 Fakta Final Liga Champions: Dominasi PSG, Arsenal Cuma Keren di Atas Kertas
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
PSG Dibungkam! Gol Cepat Havertz Bawa Arsenal Unggul di Final Liga Champions
-
Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions
-
Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta
-
Jelang Piala AFF 2026: Pemain Domestik Timnas Indonesia Jalani Gemblengan Fisik Ketat di Bali
-
Emmanuel Eboue Punya Misi Gila: Yakin Arsenal Bisa Rayu Kvaratskhelia Tinggalkan PSG
-
Head to Head Mikel Arteta vs Klub Prancis: Misi Hapus Kutukan Les Parisiens
-
Jelang Lawan PSG, Arteta Beri Kode Terkait Status Kebugaran Jurrien Timber
-
Bantah Rumor Miring, Manajemen Persib Tegaskan Larangan Transfer FIFA Bukan Soal Gaji