- NAC Breda menempuh jalur hukum melalui pengadilan untuk menggugat keputusan KNVB terkait status kewarganegaraan pemain Dean James.
- Sengketa bermula saat NAC Breda menuntut pembatalan pertandingan atau laga ulang pasca kekalahan telak 0-6 dari Go Ahead Eagles.
- KNVB memutuskan tidak memberikan sanksi kepada Go Ahead Eagles karena tidak ditemukan unsur kesengajaan atas pelanggaran regulasi tersebut.
Suara.com - Drama paspoortgate yang melibatkan pemain Timnas Indonesia di Liga Belanda kembali memanas.
Kubu NAC Breda secara resmi menolak putusan dari otoritas kompetisi (KNVB) dan kini mengambil langkah hukum lebih lanjut dengan mengajukan banding.
Langkah ini diambil setelah KNVB memutuskan untuk tidak membatalkan atau mengulang pertandingan saat NAC Breda dibantai 0-6 oleh Go Ahead Eagles.
Merasa tidak puas, NAC Breda kini membawa sengketa ini ke pengadilan singkat (kort geding), memindahkan arena pertarungan dari ranah olahraga ke jalur hukum formal seperti dikutip dari ESPN.
Klub berharap melalui proses pengadilan, mereka bisa mendapatkan keadilan atas apa yang mereka anggap sebagai pelanggaran, dengan target utama membatalkan hasil laga atau memaksa digelarnya pertandingan ulang.
Kontroversi ini bermula dari aduan NAC Breda setelah kekalahan telak pada 15 Maret 2026.
Mereka mempertanyakan keabsahan status bek Go Ahead Eagles, Dean James yang telah dinaturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia.
Sebagai pemain non Uni Eropa, James seharusnya tunduk pada aturan izin kerja dan standar gaji minimum yang berbeda.
Namun, setelah melakukan investigasi, jaksa independen KNVB memutuskan untuk tidak menjatuhkan sanksi.
Baca Juga: Sempat Terkendala Administrasi, Dean James Comeback Bersama Go Ahead Eagles
Keputusan ini menjadi kelegaan besar bagi Go Ahead Eagles, yang sempat terancam konsekuensi serius.
Dalam pernyataan resminya, Go Ahead Eagles menjelaskan temuan dari jaksa penuntut umum.
“Jaksa penuntut umum independen untuk sepak bola profesional KNVB telah menyelesaikan penyelidikan terkait kelayakan pemain Go Ahead Eagles, Dean James,” tulis pernyataan resmi Go Ahead Eagles melalui situsnya.
Meskipun KNVB menyimpulkan bahwa James secara hukum memang tidak lagi memenuhi syarat untuk bermain sebagai pemain lokal sejak menjadi WNI, mereka tidak menemukan adanya unsur kesengajaan dari pihak klub maupun pemain.
“Menentukan kewarganegaraan seseorang bukanlah tugas jaksa penuntut umum. Namun demikian, berdasarkan semua informasi yang diterima dari IND, antara lain, dapat disimpulkan bahwa pemain tersebut secara otomatis kehilangan kewarganegaraan Belanda dengan memperoleh kewarganegaraan Indonesia pada Maret 2025, sehingga ia tidak lagi memenuhi syarat untuk bermain sejak Maret 2025 sesuai dengan peraturan,” lanjut pernyataan tersebut.
Karena tidak ada niat buruk yang ditemukan, KNVB memilih untuk menutup kasus tanpa sanksi.
Namun, keputusan inilah yang kini diperkarakan oleh NAC Breda, memastikan saga paspoortgate ini masih akan terus berlanjut di meja hijau.
Berita Terkait
-
Tak Gentar Polemik Paspoortgate, Striker Subur Ini Tetap Impikan Bela Timnas Indonesia
-
Aksi El Preman Justin Hubner di Belanda: Bela Pemain Timnas Indonesia, Labrak NAC Breda
-
Justin Hubner Sindir NAC Breda yang Picu Polemik Paspoortgate di Belanda
-
Sempat Stres Soal Paspoortgate, Dean James Tegaskan Komitmennya untuk Timnas Indonesia
-
Tegaskan Komitmen Sebagai WNI, Tim Geypens Bantah Keras Isu Ingin Jadi Warga Belanda Lagi
Terpopuler
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Ancaman Teror Piala Dunia 2026, ISIS Ancam Serang Stadion dan Paus Leo XIV
-
Media Vietnam Soroti Timnas Indonesia, Jadi Ancaman Pertahankan Gelar Piala AFF
-
Alam Tak Merestui? Badai Petir dan Tornado Menerjang Sesaat Lionel Messi Cs Tiba di AS
-
Boris Kopitovic Resmi Tinggalkan Bali United Jelang Musim Super League Baru
-
Pesawat Timnas Brasil Diruwat dengan Ritual Khusus Pakai Air Doa Demi Buang Sial
-
Liverpool Mulai Negosiasi dengan Andoni Iraola
-
Inilah Paris! Hijab Syar'i Istri Ousmane Dembele Usai PSG Juara Liga Champions Viral
-
Robert Lewandowski Diincar Fenerbahce Usai Tinggalkan Barcelona
-
Pemain Bundesliga Jadi Mentor Khusus Mathew Baker Selama FIFA Match Day, Siapa?
-
Dibuang MU, Dicueki Barcelona, Paul Scholes Sarankan Marcus Rashford Gabung Arsenal