- Como 1907 mencetak sejarah dengan meraih tiket Liga Champions setelah menempati peringkat keempat klasemen akhir Serie A 2025/2026.
- Como mengalahkan Cremonese dengan skor 4-1 pada laga pamungkas di markas Cremonese berkat keunggulan jumlah pemain lawan.
- Kekalahan tersebut membuat Cremonese finis di posisi ke-18 dan harus terdegradasi ke Serie B musim depan.
Suara.com - Drama luar biasa mewarnai laga penutup kompetisi kasta tertinggi Liga Italia, Serie A musim 2025/2026.
Dua nasib yang berbanding terbalik harus dialami oleh Como 1907 dan Cremonese dalam pertandingan pamungkas
Skuad asuhan Cesc Fabregas sukses mencatatkan sejarah baru dengan mengamankan tiket ke Liga Champions untuk pertama kalinya.
Sementara kekalahan telak ini sekaligus memastikan klub yang diperkuat penjaga gawang Timnas Indonesia, Emil Audero, harus rela terdegradasi dari Serie A.
Como berhasil memukau publik sepak bola Italia lewat performa impresif mereka.
Sempat dipandang sebelah mata dan hanya dinilai sebagai penghuni papan tengah pada paruh pertama musim, tim asuhan Fabregas ini kini resmi mengukir tinta emas di buku sejarah Serie A.
Klub yang dimiliki orang Indonesia ini berhasil menyegel posisi keempat di klasemen akhir dengan raihan 71 poin, sebuah pencapaian luar biasa yang mengantar mereka melenggang ke kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa musim depan.
Langkah bersejarah Como dipastikan lewat kemenangan telak dengan skor 4-1 saat bertamu ke markas Cremonese.
Pesta gol tim tamu dibuka oleh aksi Jesús Rodríguez yang berhasil merobek jala gawang Cremonese pada menit ke-35.
Baca Juga: Manchester United Incar Ederson dan Sandro Tonali untuk Liga Champions, Emang Bagus?
Memasuki babak kedua, tepatnya di menit ke-50, Anastasios Douvikas menggandakan keunggulan tim tamu menjadi 2-0 dan membuat tekanan di kubu tuan rumah semakin memuncak.
Cremonese sebenarnya sempat memperkecil ketertinggalan dan menghidupkan asa untuk bangkit pada menit ke-54 lewat eksekusi penalti Federico Bonazzoli.
Namun, harapan skuad La Cremo untuk menyamakan kedudukan runtuh seketika akibat bencana disiplin di lapangan.
Tiga pemain andalan mereka, yakni Alberto Grassi, Milan Duric, dan David Okereke, diusir keluar lapangan setelah mendapatkan kartu merah dari wasit.
Unggul jumlah pemain secara masif dimanfaatkan dengan sempurna oleh Como.
Lucas Da Cunha mencetak dua gol tambahan untuk menyegel kemenangan mutlak bagi timnya menjadi 4-1.
Hasil akhir yang sangat kontras ini menempatkan Como di peringkat keempat klasemen akhir Serie A dengan tabungan 71 poin.
Sebaliknya, kekalahan menyakitkan ini membuat Cremonese tak berdaya dan harus puas finis di posisi ke-18 dengan koleksi 34 poin, yang memastikan Emil Audero dan kolega harus turun kasta ke Serie B musim depan.
Berita Terkait
-
Ditentukan Malam Ini: Hitung-hitungan Emil Audero dan Cremonese Lolos Degradasi Serie A
-
2 Klub Pemain Timnas Indonesia yang Degradasi, Satu Nama Jalani Penentuan Hari Ini
-
Baru Semusim Main di Liga Champions, Girona Resmi Terdegradasi dari LaLiga
-
Profil Como 1907, Klub Liga Italia Milik Orang Indonesia Jadi Klub Papan Atas Serie A
-
Juventus Terpuruk dan Terancam Gagal ke Liga Champions, Spalletti Tetap Ogah Mundur
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Pertemuan di Rumah Presiden, Jampidsus Febrie Adriansyah Diminta Jentelmen Mundur
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Terkini
-
3 Sosok di Persija yang Bikin Pratama Arhan Yakin Cepat Nyetel Bareng Macan Kemayoran
-
Perkuat Sayap, Persija Datangkan Eks Timnas Bosnia Kerim Memija
-
Tanpa Ismael Saibari, Maroko Tetap Yakin Bisa Singkirkan Prancis
-
Kenapa Pesepak Bola Sering Muntahkan Minuman di Lapangan? Begini Penjelasan Pakar
-
Manuel Akanji Yakin Swiss Bisa Bikin Argentina Kesulitan di Perempat Final Piala Dunia 2026
-
Facundo Tello Pimpin Prancis vs Maroko, Deschamps Singgung Wasit Francois Letexier
-
Bomber Polandia Tolak Mentah-mentah Gabung ke Persib Bandung
-
Pelatih Maroko Jelang Lawan Prancis: Simpan Pujiannya Sampai Kami Juara Piala Dunia 2026!
-
Tanda X Pelatih Mesir Jadi Misteri, Lionel Messi Lontarkan Hinaan Rasis?
-
Jorge Jesus Selangkah Lagi Latih Portugal, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?