Bola / Bola Dunia
Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:38 WIB
Mantan gelandang Alejandro Mancuso mengungkap cerita unik tentang eks bomber Brasil, Romario. [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Alejandro Mancuso mengungkapkan kebiasaan unik mantan rekan setimnya, Romario, yang sering keluyuran malam sebelum pertandingan Flamengo dimulai.
  • Meskipun tidak tidur di hotel, Romario tetap mampu tampil tajam dan mencetak gol penentu kemenangan bagi timnya.
  • Romario membuktikan kualitasnya sebagai pemain jenius dengan catatan 184 gol dalam 209 pertandingan bersama klub Flamengo tersebut.

Suara.com - Mantan gelandang Alejandro Mancuso mengungkap cerita unik tentang eks bomber Brasil, Romario.

Romario ialah salah satu penggawa Brasil saat meraih gelar Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat.

Mancuso yang satu tim dengan Romario di Flamengo memiliki cerita unik tersediri tentang striker yang mendapat julukan Animal tersebut.

Mancuso mengaku terkejut karena Romario nyaris tak pernah tidur di hotel saat tim akan bertanding di keesokan harinya.

“Dia datang, mandi, bersiap, lalu pergi menikmati malam. Keesokan harinya dia kembali,” ujarnya dalam wawancara dengan Fox Sports Argentina.

Meski pola hidupnya tak biasa, performa Romario di lapangan justru tak terbantahkan.

Romario mengangkat trofi Piala Dunia 1994 [AFP]

Mancuso bahkan menyebut kebiasaan tersebut seolah tak jadi masalah karena sang penyerang tetap tampil tajam.

“Mau bilang apa kalau dia bisa mencetak tiga gol?” katanya.

Cerita itu mencapai puncaknya saat Flamengo menghadapi Fluminense.

Baca Juga: Mau Liburan atau ke Piala Dunia 2026? Haaland Cs Bawa 300 Kg Ikan Plus 116 Kg Keju ke AS

Mancuso mengenang, Romário kembali ke hotel pada siang hari sebelum pertandingan, lalu langsung turun dan mencetak dua gol kemenangan 2-0 untuk timnya.

“Dia bilang, ‘Gringo, kamu tidur saja di situ, saya tidak tidur di sini.’ Saya heran karena besok kami bertanding. Tapi itulah Romário,” tutur Mancuso.

Selama berseragam Flamengo, Romario memang dikenal sebagai sosok kontroversial sekaligus jenius.

Romario mencetak 184 gol dari 209 pertandingan sejak bergabung pada 1995, setelah sebelumnya membawa Brasil menjuarai Piala Dunia.

Sementara Mancuso sendiri membela Flamengo pada 1996–1997 dengan catatan 67 penampilan dan lima gol.

Mancuso turut merasakan bagaimana karakter unik Romário menjadi bagian dari dinamika ruang ganti klub raksasa Brasil tersebut.

Load More