Bola / Bola Dunia
Kamis, 09 Juli 2026 | 13:00 WIB
Pelatih Maroko Mohamed Ouahbi menolak pujian prematur jelang duel kontra Prancis di perempat final Piala Dunia 2026. Targetnya hanya satu: juara dunia. [Dok. IG equipedumaroc]
Baca 10 detik
  • Pelatih Mohamed Ouahbi meminta skuad Maroko tetap fokus dan menolak pujian berlebihan sebelum turnamen Piala Dunia 2026 berakhir.
  • Maroko dijadwalkan menghadapi Prancis dalam babak perempat final Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di kota Boston nanti.
  • Ouahbi menargetkan trofi juara sebagai pencapaian utama dan menuntut anak asuhnya tampil maksimal tanpa rasa puas sedikitpun.

Catatan tersebut hanya terpaut satu gol dari kapten Argentina, Lionel Messi, yang masih memimpin daftar top skor dengan delapan gol.

Selain Mbappe, Les Bleus juga diperkuat sederet penyerang berbahaya seperti Ousmane Dembele, Michael Olise, dan Bradley Barcola.

Kombinasi mereka menjadikan lini depan Prancis sebagai salah satu yang paling produktif di Piala Dunia 2026.

Maroko Ingin Bermain Tanpa Penyesalan

Meski menghadapi lawan bertabur bintang, Maroko datang dengan modal positif setelah sebelumnya menyingkirkan Belanda dan Kanada.

"Ini bukan soal aset pemain, tim Maroko terus berkembang, begitu juga dengan Prancis," jelas Ouahbi.

Menurutnya, kunci menghadapi Prancis adalah tampil tanpa menyisakan penyesalan.

Ia mengakui masih ada beberapa aspek permainan yang perlu dibenahi sebelum laga di Boston.

"Kuncinya adalah memainkan pertandingan tanpa penyesalan. Ada hal-hal yang perlu ditingkatkan untuk pertandingan besok," tutur Ouahbi.

Baca Juga: Didier Deschamps Belum Puas Meski Prancis Cetak 14 Gol, Minta Les Bleus Lebih Kejam Lawan Maroko

Pelatih berdarah Belgia-Maroko itu juga meminta para pemainnya mengerahkan kemampuan maksimal.

"Kami harus bermain dengan intensitas 2.000 persen dan tidak berpikir bahwa apa yang telah kami lakukan sejauh ini sudah cukup bagus," pungkasnya.

Maroko kini bertekad mencetak sejarah sebagai tim Afrika pertama yang mampu mengangkat trofi Piala Dunia.

Load More