SuaraCianjur.id- Sebuah legenda tersaji yang penuh dengan cerita mistis di dalamnya. Kesenian yang berasal dari Kabupaten Cianjur yang satu ini termasuk dalam salah satu pelestarian budaya, yang sangat dijaga.
Kuda Kosong, itulah namanya. Kesenin ini menjadi bagian paling penting dari kebudayaan yang berkaitan erat dengan sistem sosial masyarakat setempat.
Bisa dikatakan kalau Kuda Kosong adalah kesenian asli Kabupaten Cianjur yang digelar setiap setahun sekali, pada anggal 12 Juli atau ketika memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kesenian ini sangat lekat dengan sejarh berdirinya Kabupaten Cianjur. Pada masa itu, sedang berlangsung kepemimpinan Raja Mataram. Sang Raja mengetahui ada terdapat daerah kecil yang sedang dibangun, yakni Cianjur.
Kuda Kosong ada kuda dengan postur tubuh yang besar dan dibalut dengan kain hijau. Kuda tersebut berjalan sambil dikawal oleh dua orang berbaju putih.
Meskipun tidak ada orang yang menaiki kuda tersebut dan tampak kosong namun tetapi kuda ini berjalan seolah-olah sedang ditunggangi. Saat berjalan, kuda beberapa kali mengarahkan pandangan ke penonton. Kemudian mengangguk dan menunduk, layaknya memberi hormat.
Kesenian Kuda Kosong ini diambil dari sebuah peristiwa nyata namun tetapi tetap tak bisa dihindarkan dari tradisi masyarakat lokal yang masih kuat hal mistik.
Kala itu Raja Mataram mengetahui bahwa terdapat daerah kecil yang sedang dibangun yakni Cianjur. Raja Mataram pun mengirimkan surat kepada pemimpin Cianjur untuk menyerahkan upeti ke Kerajaan Mataram.
Aria Natadimanggala yang merupakan perwakilan dari pemimpin Cianjur itu menyerahkan upeti berupa tiga padi, tiga pedes (lada), dan tiga cengek (cabai rawit).
Baca Juga: CEK FAKTA: Kabar Aktor Preman Pensiun, Epy Kusnandar Meninggal Dunia
Upeti tersebut diserahkan kepada Raja Mataram yang disambut baik oleh sang pemilik tahta Mataram. Raja terseut kemudian memberikan balasan yakni sebuah keris, kuda kerajaan, dan pohon Saparantu.
Kuda tersebut dibawa oleh Aria dengan dituntun dan tidak ditunggangi, karena untuk memberikan rasa hormat kepada pemimpin Cianjur yang ada saat itu. Sesampainya di Cianjur, kuda tersebut diarak mengelilingi kota dan menjadi sebuah kebanggaan bagi masyarakat Kabupaten Cianjur.
Kuda yang dibawa pulang tanpa ditunggangi kerap dikenal sebagai kuda kosong. Namun, masih banyak masyarakat Cianjur yang memaknai Kuda Kosong dengan sesuatu yang mistis. Beberapa masyarakat setempat merasa yakin kalau kuda tersebut ditunggangi oleh Suryakencana.
Suryakencana dikenal oleh masyarakat setempat, keturunan dari hasil pernikahan Raden Aria Wira Tanu (Dalem Cikundul) dengan bangsa jin. Suryakencana diyakini hadir dan kerap menunggangi Kuda Kosong tersebut.
Meskipun secara logika ini tidak rasional namun bagi warga Cianjur hal itu dihormai.
Sempat pada tahun 1998 hingga tahun 2006 Pemerintah Kabupaten Cianjur melarang kesenian ini untuk ditampilkan, karena sebagain warga masih mengartikan Kuda Kosong dengan hal gaib.
Namun tahun 2006, di masa kepemimpinan Bupati Tjetjep Muchtar Soleh, pemerintah daerah melakukan pertemuan dan hasil musyawarah dengan para ulama dan budayawan, membuat kesenian Kuda Kosong bisa kembali dipertunjukan dengan menghilangkan sifat-sifat mistik.
Berita Terkait
-
Akhir Pekan Ini Lepaskan Penat Bekerja di Wisata Air Terjun Curug Cibeureum Cibodas
-
Penyebab Kecelakaan di Jalur Tengkorak Cianjur Dipastikan Kelalaian Sopir Truk, Proses Hukum Tidak Dilanjutkan
-
Forum Perempuan Bandung Bersatu Salurkan Bantuan bagi Para Korban Kebakaran di Ciumbuleuit Kota Bandung
-
Sektor Pertanian Jagung Sindangbarang di Cianjur Menjanjikan Genjot Geliat Ekonomi Petani
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA
-
Lampung Kian Ramai, Hotel Transit Modern Jadi Kebutuhan Wisatawan dan Pebisnis
-
Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi
-
Prabowo di Depan Ribuan Petugas MBG: Terima Kasih Atas Kesetiaan Kalian
-
Skandal Korupsi Makan Bergizi Gratis, 7 Fakta Dadan Hindayana Jadi Tersangka
-
Dadan Hindayana Dijerat Pasal Berlapis, Ancaman Hukuman Bisa 20 Tahun Penjara
-
Tanpa Sehelai Benang Model Brasil Tempeli Tubuhnya dengan Stiker Piala Dunia
-
Ify Alyssa Rilis Pindah Pelan Pelan, Pop Melankolis untuk yang Lelah Bertahan
-
Tetangga: Pak Dadan Hindayana Sudah Lama Kosongkan Rumah
-
Egy Maulana Vikri Tak Pilih-pilih Ajang, Siap Bela Timnas Indonesia di Piala AFF atau FIFA Matchday