SuaraCianjur.id- Rencana pemerintah untuk tenaga honorer pada tahun 2023 akan dihapus, untuk profesi pengemudi, tenaga kebersihan, dan satuan pengamanan.
Penghapusan honorer ini diamanatkan oleh Menpan RB, Tjahjo Kumolo tertanggal 31 Mei 2022 melalui surat edaran Nomor B/185/M.SM.02.03/2022.
Amanat ini harus dijalankan para Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) instansi pemerintah pusat dan daerah, dengan tidak merekrut pegawai Non-ASN atau honorer di tahun 2022. Karena pada tanggal 28 November 2023 tenaga honorer akan dihapus.
Mengacu UU ASN Nomor 5 Tahun 2014 Pasal 6, pegawai ASN hanya terdiri dari PNS dan PPPK. Dalam aturan itu tenaga honorer tidak termasuk.
Maka Menpan RB meminta PPK melakukan pendataan Non-ASN atau honorer dengan ketentuan yang telah ditetapkan melalui surat edaran Nomor B/1511/M.SM.01.00/2022.
Dalam pendaftaran CPNS 2022 dan PPPK 2022 ada syarat honorer yang diberikan kesempatan untuk dapat mengikuti program tersebut. Yakni mendapat gaji dengan bersumber dari APBN, untuk instansi pemerintah pusat dan APBD untuk instansi pemerintah daerah.
Serta bukan melalui mekanisme pengadaan barang dan jasa baik individu maupun pihak ketiga.
Untuk sumber gaji honorer yang berprofesi sebagai pengemudi, tenaga kebersihan, dan satuan pengamanan bukan dari APBN dan APBD serta besarannya pun tidak jelas. Karena tidak ada peraturan undang-undang yang mengaturnya.
Sehingga, tidak ada harapan untuk dapat menjadi CPNS 2022 atau PPPK 2022.
Lantas bagaimana nasib honorer 2023, khususnya bagi pengemudi, tenaga kebersihan, dan satuan pengamanan?
Mengacu dalam surat edaran Nomor B/185/M.SM.02.03/2022 pada poin keenam, Menpan RB menyebutkan:
“Dalam hal instansi pemerintah membutuhkan tenaga lain, seperti pengemudi, tenaga kebersihan, dan satuan pengamanan dapat dilakukan melalui tenaga alih daya (outsourcing) oleh pihak ketiga dan status tenaga alih daya (outsourcing) tersebut bukan merupakan tenaga honorer pada instansi yang bersangkutan.”
Meskipun tidak memiliki kesempatan untuk ikut dalam pendaftaran CPNS dan PPPK 2022, tenagaa honorer berprofesi pengemudi, tenaga kebersihan, dan satuan pengamanan masih bisa bekerja. Tapi dialihkan menjadi tenaga alih daya sistem outsourcing.
Maka dengan sistem outsourcing tingkat kesejahteraan dari segi gaji pun akan menjanjikan.
Diawali dengan proses perekrutan tenaga kerja oleh perusahaan alih daya, perekrutan ini sama dengan perekrutan pekerja pada umumnya. Namun ada yang membedakan dalam perekrutan ini. Yakni melalui perantara perusahaan alih daya, bukan secara langsung oleh perusahaan tempat bekerja.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
Terkini
-
Persis Solo Belum Menyerah untuk Terhindar dari Degradasi
-
Aksi Brutal Mr X di Kamar Kos Probolinggo: Saat Tidur Jadi Tragedi Berdarah dan Pengkhianatan
-
KAI Refund 4.878 Tiket Imbas Kecelakaan di Bekasi, Jamin Ganti Rugi 100 Persen
-
4 Cleansing Oil tanpa Alkohol, Angkat Makeup Waterproof pada Kulit Sensitif
-
Panggonan Wingit: Teror Hotel Tua di Semarang yang Mengancam Nyawa, Malam Ini di ANTV
-
Bawa-bawa Nama Prabowo, Rudy Mas'ud Kena Semprot DPD Gerindra Kaltim
-
Bukan Asal Pilih! John Herdman Bongkar Alasan Panggil 23 Pemain Timnas Indonesia
-
Tiba di Madinah: Akhir Penantian 48 Jam Kloter 16 Malang Setelah Drama 'Technical Landing' di Medan
-
YLKI Soroti Posisi Gerbong KRL Khusus Wanita, Dinilai Rawan Saat Kecelakaan
-
Sederet Fakta Terkini Tabrakan Maut KRL Bekasi, Sopir Taksi Green SM Diamankan Polisi