SuaraCianjur- Pemuda asal Kampung Pasir Gadung, Desa Karangwangi, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, bernama Hamidi (21) tewas disambat kereta api jurusan Sukabumi – Cipatat.
Kejadiannya terjadi pada hari Senin (19/9/2022) malam kemarin. Hamidi tewas dengan kondisi yang sangat mengenaskan. Dilaporkan kondisinya tubuhnya pada bagian tangan kiri putus dan kaki patah.
Insiden nahas tersebut terjadi ketika kereta api tersebut melintas di Kampung Pasir Gadung RT 03/02 Desa Karangwangi, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur. Hamidi tersambar kereta yang sedang melintas tersebut.
Ia pun tewas di tempat dan jasad langsung diaangkut ke Puskesmas Ciranjang untuk pemeriksaan.
Keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi karena sudah menjadi musibah. Jasad Hamidi langsung dibawa ke rumah duka.
Sementara itu menurut Kepala Desa Karangwangi, Nana Suryana Dana mengatakan kalau korban Hamidi meninggal karena tertabrak Kereta Api Siliwangi, yang datang melaju dari Cianjur menuju Cipatat.
"Kalau mengenai kronologi kejadian itu kurang begitu paham karena saat kejadian tidak seorang pun yang mengetahuinya dan lokasi kejadian jauh dari keramaian orang," terang Nana Suryana, Selasa (20/9/2022).
Akibat dari kecelakaan tersebut Hamidi tewas seketika di lokasi kejadian. Letaknya berada dekat dengan bangunan SDN Pasir Gadung.
"Korban di temukan warga sudah meninggal dunia di tengah rel kereta api yang lokasi kejadiannya di tempat yang sepi belakang bangunan SDN Pasir Gadung," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Daerah Makin Cari Cara Tak Bergantung Dana Pusat, Fiskal Jadi Fokus APEKSI Kalimantan
-
Blackout Sumatra Berulang, Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional Kembali Dipertanyakan
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Harga Sawit Anjlok Pasca Pidato Prabowo, PKS di Riau Diimbau Beli TBS Sesuai Aturan
-
Heboh! Bocah Tertangkap Curi Dompet Menangis Minta Diviralkan
-
Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal
-
Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla
-
Guru Honorer di Riau Mengajar hingga Akhir 2026, Gaji Diambil dari Dana BOS
-
Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman
-
Barry Likumahuwa Tampil di POP: SELAH, Ruang Ibadah Musik yang Intim di Jakarta