SuaraCianjur.id- Adik dari almarhum Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabrat bernama Mahareza Rizky menceritakan saat situasi yang penuh tegang di malam kematian kakaknya.
Ketika itu diceritakan pada hari Jumat (8/7) malam pukul 20.00 WIB, Mahareza Rizky merasakan gejolak dalam hatinya yang dipenuhi rasa was-was. Ia dipanggil ke gedung Propam Polri.
Degupan jantuang Mahareza Rizky semakin tak beraturan, takut ketika dirinya dibawa ke ruang pemeriksaan gedung Div Propam Polri yang berada di lantai tiga.
Ketika di lokasi tersebut, Mahareza sempat berpapasan dengan mantan Karo Paminal Propam Polri, Brigjen Hendra Kurniawan.
Mahareza mencoba mengingat kembali soal kesalahan yang dilakukan dirinya. Tapi dia sangat yakin tidak melakukan kesalahan apapun dalam tugasnya. Muncul pertanyaan kenapa dirinya dipanggil ke ruang pemeriksaan Div Propam Polri.
Lantas ketika itu Mahareza yang belum mengetahui kakaknya tewas, mencoba untuk menghubunginya. Ada harapan muncul saat dirinya ingin menghubungi kakanya yang menjadi ajudan dari Ferdy Sambo, sebagai Kadiv Propam Polri.
Mahareza berharap kakaknya bisa membantu, dari situasi yang sebetulnya dia juga tidak tahu apa yang terjadi.
"Saya ketakutan kenapa orang Paminal , orang Provos banyak banget. Jam delapan malam saya ngechat abang. Saya ketakutan, waswas, saya chat abang ‘Adik dipanggil ke Biro Propam kenapa ya’," ucap Mahareza.
Hal itu diceritakan olehnya kepada Irma Hutabarat dalam sebuah tayangan di Channel Youtube Irma Hutabarat - HORAS INANG, seperti dilihat Kamis (27/10/2022).
Baca Juga: Nikita Mirzani Disunggung Netizen saat Ngamuk-ngamuk Ditahan Kejaksaan Serang, Teriak Ferdy Sambo
Bripda Reza Hutabarat ini mengaku kalau dirinya cukup akrab dengan sosok Bharada E juga dengan ajudan Sambo yang lainnya.
Dirinya merasa ada yang janggal ketika menghubungi Brigadir J. Menurutnya pesan dari aplikasi WhatsApp tak terkirim ke Brigadir J. Menurutnya ponsel sang kakak sangat jarang mati.
"Jarang hapenya mati kalaupun dia tidur, chat bakal masuk," terang Mahareza.
Dirinya berinisiatif mengisi pulsa regular untuk menelpon Brigadir J. Tapi tetap usaha itu tidak bisa menghubungi kakanya. Kemudian tak berselang lama munculah sosok Karo Provos Propam Polri bernama Brigjen Benny Ali, untuk bertemu dengannya di sebuah ruangan.
Mahareza dan Benny berbicara berdua, dan diberitahu kalau Brigadir J tewas ketika berada di rumah dinas Kadiv Propam Polri. Apa yang diceritakan kepada Mahareza adalah skenario Ferdy Sambo.
Brigadir J diceritakan kepada Mahareza ketahuan melakukan pelecehan kepada Putri Candrawathi. Cerita ini mejadi awal kronologi ketika kasus ini mencuat ke publik.
Tag
Berita Terkait
-
Klaim Cuma Jalani Perintah Ferdy Sambo dan Tertekan, Chuck Putranto Minta Dibebaskan dari Seluruh Dakwaan Jaksa
-
Ada Sesuatu yang Bakal Disampaikan Bripka RR ke Keluarga Brigadir J di Persidangan Nanti
-
Ajudan Ferdy Sambo Geledah Reza Saat Masuk Rumah Duren Tiga
-
Usai Ekseskusi Yosua, Ferdy Sambo Merokok di Garasi Duren Tiga
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
5 Film Horor Korea Terbaik yang Tembus 1 Juta Penonton, Terbaru 'Salmokji'
-
Jubir KPK Dilaporkan Faizal Assegaf ke Polisi, Eks Penyidik: Indikasi Serangan Balik Koruptor
-
Jusuf Kalla di Pusaran Kasus Ijazah Jokowi, Murni Hukum atau Manuver Politik?
-
Apa-apa Serba Naik, Kini Pemerintah Kerek Harga Sapi Hidup Jadi Rp59 Ribu/Kg
-
Link Live Streaming Hujan Meteor Lyrid April 2026: Tonton Meteor Tanpa Teleskop
-
Hutama Karya Upgrade Command Center, Kecelakaan di Tol Bisa Cepat Ditangani
-
Demi Korban 98, Koalisi Sipil Banding Lawan Fadli Zon Usai Gugatan Ditolak PTUN
-
6 Pilihan HP Infinix Terbaru 2026, dari Paling Murah hingga Flagship Performa Tinggi
-
Sebulan Menghirup Udara Bebas: Bedu Kembali Masuk Bui Usai Gasak Motor di Ponpes Kotabumi
-
Borok Oknum Jaksa Kejati Banten Terbongkar, Saksi Sebut Setor Rp30 Juta dalam Amplop di Ruang Kerja