SuaraCianjur.Id- Aktivitas berlari semakin populer, terutama di kalangan anak muda dan dewasa. Salah satu contohnya adalah komunitas lari Strong Manis di Kota Bandung.
Komunitas ini didirikan pada tahun 2014 oleh sekelompok remaja dari SMA 5 Bandung.
Awalnya mereka hanya berlari bersama di hari Minggu, namun seiring berjalannya waktu, komunitas ini semakin terbuka untuk umum dan kini sudah berusia sembilan tahun.
"2014 sampai 2018 kita yang lari masih dari tongkrongan, yaitu SMA 5. 2018 kita mulai menyebar dan terbuka buat umum" pungkas Imam.
Selain berlari bersama di setiap hari Minggu, komunitas ini juga mengikuti berbagai event maraton baik di dalam maupun di luar negeri.
Imam membeberkan, "Dari dalem dulu, pocari sweat udah pasti karena home base di Bandung, Bali Maybank Marathon, Borobudur Marathon, Jogja Marathon, Jakarta Marathon. Untuk acara lari ada Milo 10k, BFI run, Superball. Untuk diluar ada Standard Chartered Singapore, Chicago Marathon, Tokyo Marathon, Boston Marathon.".
Imam pun menjelaskan untuk marathon di luar kendala sulit dapet slot, tapi yang cukup banyak perwakilan saat Standard Chartered hingga 8 orang.
Untuk persiapan acara maraton, komunitas ini juga memiliki serangkaian latihan seperti strength running (penguatan) pada hari Selasa dan sesi drill pada hari Kamis. Mereka biasa berkumpul di Juicide Jalan Ambon No. 21 Kota Bandung.
Imam, pengurus dari Strong Manis, mengatakan bahwa tujuan komunitas ini adalah mengajak teman-teman untuk hidup sehat dan menjadi komunitas yang positif. Komunitas ini terbuka untuk semua orang yang tertarik untuk bergabung dan memperoleh manfaat dari aktivitas lari dan kegiatan positif lainnya yang diadakan oleh komunitas ini.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Hasil Meksiko vs Afsel: Julian Quinones Pencetak Gol Pertama Piala Dunia 2026
-
Demo Anti Piala Dunia Memanas, Pendemo Berbaju Hitam-hitam Serang Suporter
-
Australia Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia U-19, Erick Thohir Singgung Soal Kualitas
-
KWP Bareng BNI Salurkan 2000 Paket Alat Sekolah di Tiga Daerah
-
Kamu Harus Tahu! 7 Aturan Baru Piala Dunia 2026: VAR Kini Lebih Berkuasa
-
Siapa Wasit Laga Pembuka Piala Dunia 2026? Sosok Kontroversial dari Brasil
-
Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI
-
Detik-detik Pembukaan Piala Dunia 2026: 80.000 Suporter Padati Stadion Azteca
-
Pelanggaran Fatal Terungkap! 6 Fakta di Balik Penangguhan 41 Dapur Makan Bergizi Gratis di Tangsel
-
Siapa 'Pimpinan Berjenjang' BPK yang Disebut Titin Rita dalam Kasus Edison Muara Enim?