SuaraCianjur.id - Tega, seorang pria lansia bernama Sulistyo (60) menghabisi nyawa Fetty Setyo Rini (38) dengan tusukan benda tajam.
Pembunuhan tersebut terjadi di kamar 15, Penginapan Wisma Bambu, Jalan Raya Pintu II TMII, RT 10, RW 3, Pinang Ranti, Makasar, Jakarta Timur, pada Senin (20/2/2023).
Kapolsek Makasar, Kompol Zaini menuturkan, saat pihaknya tiba di lokasi, mereka telah mendapati korban sudah tidak bernyawa.
Namun menurut penuturan warga sekitar kejadian pembunuhan tersebut baru saja terjadi.
"Pelaku diduga tidak jauh dari lokasi, kemudian kami bagi dua tim, menyebar sekitar lokasi. Tidak lama kemudian berhasil mengamankan pelaku saat akan melarikan diri,” kata Zaini, saat dikonfirmasi, Selasa (21/2/2023).
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Makasar, Iptu Moch Zen mengatakan, pelaku tega menghabisi nyawa korban menggunakan dengan menggunakan sebilah pisau gegara sakit hati.
Dilansir dari suara.com Selasa (21/2/2023), Zen menyebutkan jika keduanya pernah memiliki hubungan intim.
"Pelaku dan korban pernah memiliki hubungan intim,” kata Zen.
Berdasarkan hasil identifikasi, korban Fetty mengalami luka akibat senjata tajam sekujur tubuh.
Baca Juga: The Mukaab, Bangunan Megah dengan Biaya Setara 20 Gedung Empire State
"Terdapat 19 luka akibat senjata tajam di tubuh korban,” ungkapnya.
Petugas belum dapat merinci lebih jauh terkait perkara ini, lantaran hingga saat ini, masih melakukan pendalaman terhadap pelaku. (*)
Tag
Berita Terkait
-
Dramatis! Tangis Haru Richard Eliezer Pasca Divonis 1,5 Tahun Hingga Langsung 'Dikawal' Staff LPSK
-
Divonis Mati dan 20 Tahun Penjara, Apa Motif Ferdy Sambo dan PC Bunuh Brigadir J Menurut Hakim?
-
Kuat Ma'ruf Dapat Vonis 15 Tahun Penjara, Dianggap Tak Sopan Selama Persidangan
-
Fenomena Pencabulan 17 Bocah di Jambi, Inilah Sejarah Munculnya Pedofilia
-
Mahfud MD Yakin Hakim Beri Vonis Adil Buat Ferdy Sambo, Tak Terpengaruh Tipuan Debat
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Menelusuri Fantasi Berlatar Bugis-Makassar Yang Memukau Dalam Barichalla
-
Lapangan Padel Mulai Menjamur di Pekanbaru, Jadi Sport Tourism?
-
Mengenang Perjuangan Penyintas Tsunami Aceh dalam Hafalan Shalat Delisa
-
Dari Novel ke Film: The Housemaid Sebuah Thriller Psikologis yang Mencekam
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Ratchaburi vs Persib, Bojan Hodak Akui Ngeri
-
Geledah KPP Madya Banjarmasin dan Kantor PT BKB, KPK Amankan Dokumen Restitusi
-
Profil Carla Yules, Miss Indonesia Jadi Finalis Program 'Bake Your Dream'
-
Dunning-Kruger Effect: Kenapa yang Inkompeten Justru Paling Percaya Diri?