SUARA CIANJUR – Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia telah menaturalisasi banyak pemain. Hal ini mendapat sorotan, salah satunya adalah media asal Jepang, Football Tribe Japan.
Menurutnya, Indonesia sedang memperkuat akar rumput sepak bolanya dengan melaksanakan strategi naturalisasi.
"Semua pemain ini memiliki akar di Indonesia, dan PSSI yang berencana memperkuat timnas Indonesia melalui ‘strategi naturalisasi’ sudah mengincar mereka sejak lama," tulis laporan media Jepang tersebut, dikutip Senin (7/8/2023).
Selanjutnya, mereka menilai bahwa dengan strategi naturalisasi ini akan membuat Indonesia menjadi salah satu kekuatan besar sepak bola Asia.
"Jika naturalisasi mereka terwujud, diprediksi mereka akan menjadi kekuatan besar bagi Timnas Indonesia yang dipimpin oleh Shin Tae-yong," lanjutnya.
Timnas Indonesia dan Jepang kedepannya akan bertemu dalam ajang Piala Asia 2023. Keduanya berada dalam satu grup bersama Irak dan Vietnam.
Sementara itu, skuad asuhan Shin Tae Yong saat ini sudah banyak berisi pemain naturalisasi, seperti Marc Klok, Elkan Baggott, Ivar Jenner, Raphael Struick, dan yang lainnya.
Adapun beberapa pemain juga sedang dalam incaran untuk dinaturalisasi seperti Mees Hilgers, Jay Idzes, Thom Haye, Emil Audero, dan masih banyak yang lainnya.
Di sisi lain, kebijakan naturalisasi pemain ini menimbulkan banyak pro kontra. Ada yang menilai bagus untuk meningkatkan kualitas sepak bola Indonesia, namun ada juga yang menganggap bahwa naturalisasi ini ada menutup kesempatan untuk para pemain muda. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Kisah Pilu Bocah Yatim Usia 7 Tahun Ditinggal Ibu: Hidup Sendiri Jualan Daun Pisang
-
Bahan Masakan Idul Adha yang Perlu Dihindari Pengidap Hipertensi, Apa Saja?
-
3 Cushion Wardah yang Paling Laris di Shopee, Ada yang Tahan Lama Sampai 18 Jam
-
Listrik Padam Massal di Sumatera Picu Kerugian Besar, PLN Wajib Tanggung Jawab
-
Dikira Diamuk Massa karena Curi Kopi, Pria di OKU Selatan Ternyata Tewas Dikeroyok
-
Bolehkah Puasa Arafah Digabung dengan Qadha Ramadan? Begini Hukumnya dalam Islam
-
The Murder on the Links: Misteri Hercule Poirot yang Penuh Twist dan Tipuan
-
25 Tahun Berdiri, Apa Rahasia Komunitas Indo Harry Potter Tetap Eksis di Era Gen Z?
-
Sampai di Puncak, Pendaki Gunung Tewas Disambar Petir
-
Kemenkeu Buktikan Indonesia Jauh dari Krisis Ekonomi ala 1998, Ini Datanya