/
Jum'at, 16 September 2022 | 21:47 WIB
Pemuda asal Madiun yang diduga terlibat hacker Bjorka. (Telegram)

Deli.Suara.com - Setelah sempat dipulangkan, Muhammad Agung Hidayatullah alias MAH (21) pemuda Madiun yang menjadi tersangka kasus peretasan hacker Bjorka, dikabarkan kembali dijemput polisi.

Pasalnya, pihak keluarga korban menyampaikan kalau MAH yang sempat pulang ke rumahnya, namun setelah salat Jumat, belum juga pulang ke rumah.

Dilansir dari Antara lewat suara.com, sumber di Polsek Dagangan, Kabupaten Madiun, menyebutkan pemuda tersebut kembali dibawa petugas ke Mabes Polri pada Jumat siang untuk proses pendalaman kasus tersebut lebih lanjut.

Sang ayah, Jumanto menyampaikan sempat melihat anakknya keluar rumah, namun hingga malan ini anaknya belum pulang ke rumah. 

"Tadi pagi pulang. Terus siang tadi pamit ke luar rumah untuk salat Jumat dan keperluan lain, namun hingga jelang malam ini belum kembali," ujarnya.

Lebih lanjut, Jumanto mengungkapkan kalau pihak keluarga sudah mengetahui jika anaknya tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka karena terlibat dengan kasus kebocoran data pemerintahan oleh peretas Bjorka.

Oleh sebab itu, pihak keluarga juga menyampaikan permohonan maaf kepada publik jika ulah anaknya tersebut salah dan merugikan banyak pihak.

Sebelumnya, pihak keluarga menetapkan status tersangka terhadap tukang es bernama Muhammad Agung Hidayatullah alias MAH (21) atas kasus hacker Bjorka.

Pemuda asal Madiun, Jawa Timur, itu telah ditetapkan sebagai tersangka karena diklaim membantu hacker Bjorka menyediakan akun Telegram @bjorkanism.

Baca Juga: Polisi Tidak Menahan Pemuda Madiun yang Bantu Bjorka, Alasannya Hanya Karena Ini

Juru bicara Divisi Humas Mabes Polri Kombes Ade Yahya Suryana menyampaikan penetapan tersangka ini setelah pihaknya melakukan serangkaian pemeriksaan.

Berdasarkan hasil penyidikan, MAH sudah tiga kali mengunggah informasi dari situs https://breached.to/ ke akun Telegram @bjorkanism.

Di antaranya pada tanggal 8 September 2022 'Stop Being an Idiot'; lalu 9 September 2022 'The next leak will come from the presiden of Indonesia'.

Dan 10 September 2022 'To support people who are struggling by holding demonstrations in Indonesia regarding the price of fuel oil. I will publish MyPertamina database soon'.

"Itu yang di-publish oleh tersangka tersebut," beber Ade.

Motif MAH membantu Bjorka, diklaim karena ingin terkenal. Selain itu juga dikatakan penyidik demi menghasilkan uang.

Load More