Deli.Suara.com - Lapangan Stadion Teladan Medan tergenang air hujan deras mengguyur, Selasa (27/9/2022) sore, jelang laga Karo United vs Sriwijaya FC.
Meski pihak penyelenggara sudah berupaya menguras air menggunakan peralatan seadanya, tapi tetap saja lapangan tetap tergenang air. Alhasil, pertandingan Karo United vs Sriwijaya FC mengalami penundaan.
Bukan hanya penonton yang dibuat kecewa. Kondisi ini juga membuat publik yang melihat kondisi lapangan Stadion Teladan yang tergenang air menjadi miris, mereka pun meluapkannya dengan menyerbu akun Instagram Wali Kota Medan Bobby Nasution.
"Tolong lah pak kasih perhatianmu untuk Stadion Teladan, dari dulu direnovasi tapi hasilnya sama aja. Malu kita kota Medan gak punya stadion bagus," tulis warganet @ric****** di kolom komentar.
Sementara warganet lainnya, juga merasa malu karena kondisi stadion yang becek menjadi pembicaraan satu Indonesia.
"Pak lihat itu di media sosial, Stadion Teladan banjir habis dihina-hina kita pak. Pak bapak Bagun jalan trotoar pakai emas bertaburan berlian tak akan dipandang pak," tulis warganet @ozl*******.
"Tapi kalau bapak bangun stadion bertaraf internasional baru dilihat pak, tu buktinya satu Indonesia menghina kota Medan karena stadion banjir kayak kolam lele," sambungnya.
PT Liga Indonesia Baru (LIB) secara resmi memutuskan menunda pertandingan antara Karo United melawan Sriwijaya FC, di Stadion Teladan, Medan, Selasa (27/9/2022).
"LIB memutuskan match antara Karo United dan Sriwijaya FC ditunda, dan akan dijadwalkan atau diberitahu virtual (komunikasi dunia maya)," terang Direktur Operasional PT LIB, Sudjarno.
Baca Juga: Polrestabes Medan Tetapkan 7 Tersangka Kasus Pembakaran Tempat Hiburan Malam di Kutalimbaru
Ia menyebut, penundaan ini dikarenakan pantauan dari perangkat pertandingan tidak layak untuk digelar karena faktor cuaca. Ditambah kalau tetap bermain bisa mengakibatkan cedera pemain dan lainnya.
"Regulasi 2022/2023, aturannya 30 menit sejak kick off toleransi. Ternyata, 30 menit terlewati 30 menit kedua. Itu sudah terlewati, lalu emergensi matchom (perangkat pertandingan) dilakukan suatu kesepakatan ditunda," ucapnya.
Sebelumnya, hujan deras yang mengguyur Kota Medan sekitarnya, Selasa (27/9/2022) sore membuat Stadion Teladan Medan, tergenang air.
Akibatnya, laga lanjutan Liga 2 yang mempertemukan Karo United vs Sriwijaya FC yang harusnya kick off pada pukul 16.00 WIB, mengalami penundaan sekitar 30 menit. Penundaan ini dilakukan karena kondisi lapangan becek dan tergenang air.
Untuk mengatasi hal ini, terlihat sejumlah orang membersihkan genangan air menggunakan peralatan seadanya seperti sapu dan lainnya.
Bahkan, papan sponsor yang bertuliskan PSSI dijadikan alat untuk membersihkan genangan air dari lapangan Stadion Teladan Medan.
Tak lama berselang, mobil penyedot dikerahkan ke lokasi untuk menguras air yang menggenangi lapangan. Namun hingga ditunggu hingga 1 jam, genangan air tidak juga surut, akhirnya pertandingan terpaksa ditunda.
Berita Terkait
-
LIB Tunda Laga Karo United vs Sriwijaya FC, Begini Penjelasannya
-
Hasil Liga 2: Derbi Ngapak Berakhir Imbang, PSCS Cilacap Curi Poin Krusial di Kandang Persekat Tegal
-
Janji Bobby Nasution Beri Subsidi untuk Pengemudi Angkot di Medan Segera Terealisasi
-
Polrestabes Medan Tetapkan 7 Tersangka Kasus Pembakaran Tempat Hiburan Malam di Kutalimbaru
-
Karo United vs Sriwijaya FC Ditunda Gegara Lapangan Stadion Teladan Becek, Begini Penjelasan LIB
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Siasat Busuk Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Bela Mafia CPO Terbongkar, Kini Resmi Masuk Bui!
-
Kematian Kucing Kesayangan Jadi Pertanda, Kisah Pilu di Balik Pembunuhan Gadis Bogor
-
Jelang Libur Idul Adha, Promo Alfamart Bikin Kalap: Sosis Korea Rp5.900 hingga Kanzler Murah
-
Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras: Nekat Titip Siswa di Sekolah Maung, Kepsek Langsung Dipecat
-
Diduga Gara-gara Kopi, Menantu di Empat Lawang Tega Habisi Ibu Mertua lalu Buang ke Sungai
-
Cekcok Pinjam Uang Rp600 Ribu Berujung Maut, Misteri Jasad Wanita di Pohon Melinjo Terungkap
-
Polisi Ungkap Motif Keji di Balik Temuan Jasad Wanita di Cipocok Jaya Serang
-
PTBA Sabet Diamond PROSPER A IRCA 2026, Perkuat Budaya Kepatuhan dan Tata Kelola
-
Masjid Al Afghani Tak Kunjung Rampung, DPRD Sukabumi Desak Dinas Perkim Transparan Soal Anggaran
-
Review 5 Sepatu Lari Lokal yang Katanya 'Tiru' Brand Luar, Mirip atau Beda Jauh?