/
Kamis, 20 Juli 2023 | 13:52 WIB
CEK FAKTA: Ahok Serahkan Bukti Korupsi Besar Anies ke KPK ((YouTube))

Beredar kabar Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyerahkan bukti korupsi besar yang dilakukan Anies Baswedan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mantan Gubernur DKI Jakarta itu disebut mendatangi kantor lembaga anti-rasuah sambil membawa bukti-bukti korupsi Anies.

Kabar dengan narasi itu dibagikan oleh akun YouTube bernama Benteng Istana pada Selsa (18/7/2023). Hingga berita ini dipublikasikan, video tersebut telah disaksikan 9,5 ribu kali dan mendapatkan ratusan tanda suka.

Dalam narasinya, Ahok disebut membuat gempar karena mendatangi Gedung KPK sambil menyerahkan bukti korupsi besar bakal capres dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan tersebut.

Narasi yang dibagikan dalam judul video Benteng Istana sebagai berikut:

GEMPAR!! DATANGI GEDUNG KPK, AHOK SERAHKAN BUKTI KORUPSI BESAR ANIES.” 

Sedangkan narasi dalam thumbnail video berikut ini:

DATANGI GEDUNG KPK AHOK SERAHKAN BUKTI KORUPSI BESAR ANIES.” 

Lantas benarkah klaim tersebut?

PENJELASAN

Baca Juga: Dampak El Nino di Indonesia: Krisis Air Bersih, Banjir hingga Penurunan Produksi Pertanian

Berdasarkan penelusuran, maka narasi Anies dilaporkan atas kasus korupsi besar berdasarkan bukti yang dibawa Ahok ke KPK adalah tidak benar.

Faktanya, isi video itu saat didengarkan untuk cek fakta sama sekali tidak memberikan sumber resmi mengenai Ahok melaporkan Anies ke KPK. 

Begitu pula tidak ada informasi kredibel yang membuktikan Ahok mendatangi KPK sambil membawa bukti korupsi besar yang dilakukan Anies.

Adapun video berdurasi 8 menit 18 detik itu hanya berisi narasi tentang kasus Ahok yang pernah dipenjara dua tahun akibat penistaan agama.

Selain itu, dibahas pula mengenai Ahok yang bebas tahun 2019, di mana artinya Ahok bisa kembali maju di Pilkada 2024. Sebagai informasi, mantan napi bisa kembali terjun ke dunia politik jika sudah lebih dari 5 tahun sejak bebas.

KESIMPULAN

Dari penjelasan di atas, maka narasi Ahok membawa bukti korupsi besar yang dilakukan Anies ke KPK adalah kabar hoaks.

Narasi tersebut masuk ke dalam kategori informasi yang salah.

Load More