SUARA DENPASAR – Upacara peringatan HUT ke-77 Republik Indonesia sempat heboh dengan tampilnya Farel Prayoga menyanyikan lagu Ojo Dibandingke. Selesai lagu itu, Presiden Joko Widodo alias Jokowi sempat request lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet. Terlepas dari hal itu, Jokowi perlu tahu Ferdi Aziz, pencipta lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet yang asal Lampung.
Momen Jokowi request lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet itu terlihat jelas. Itu ketika artis Indra Bekti yang memandu acara menyampaikan bahwa Farel minta menyanyi sekali lagi.
"Ini anaknya minta sekali lagi, boleh?" kata Indra Bekti.
Lantas, Jokowi pun tanpa sungkan request lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet.
"Joko Tingkir," ucap Jokowi di panggung, lantas tertawa.
"Joko Tingkir. Izin sekali lagi nggih," kata Farel menerima permintaan Jokowi.
Setelah beberapa saat ada kasak-kusuk soal judul lagu ini, akhirnya terdengar suara perempuan menanyakan lagi lagu apa yang akan dilantunkan Farel Prayoga.
"Mau nyanyi lagu apa?" tanya perempuan ini.
"Katanya Pak Jokowi, 'Joko Tingkir', nggih (ya)," jawab Farel.
Baca Juga: Profil Ferdi Aziz, Pencipta Lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet, Ditinggal 2 Istri-Asuh 2 Anak
Entah bagaimana ceritanya, kembali terjadi kasak-kusuk soal pemilihan lagu ini lagi. Kemudian terdengar suara Indra Bekti bahwa lagu Farel mengulang lagu Ojo Dibandingke. Dia batal menyanyikan Joko Tingkir Ngombe Dawet.
"Nuwun sewu lagunya yang tadi aja boleh sekali lagi?" ucap Indra Bekti.
Padahal, lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet sudah dipersiapkan Farel Prayoga. Itu terungkap melalui unggahan Jokowi di Twitter @jokowi berupa video ketika Farel Prayoga menyanyikan lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet dalam gladi resik sehari sebelumnya.
Terlepas dari batalnya lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet yang batal dinyanyikan saat sesi hiburan dalam upacara peringatan HUT ke-77 RI, juga terlepas kontroversi pencatutan nama Joko Tingkir dalam lirik lagu ini, awalnya tidak banyak yang tahu siapa penciptanya.
Presiden Jokowi pun agaknya perlu mengetahui bahwa pencipta lagu ini adalah seorang dua beranak dua. Yakni Ferdi Aziz atau Ferdi Ajis asal Desa Sribhawono, Kecamatan Bandar Sribhawono, Lampung Timur, Provinsi Lampung.
Ferdi Aziz juga sempat muncul memberi pernyataan minta maaf setelah lagu Joko Tingkir diprotes banyak pihak. Terutama para ulama. Ferdi Aziz mengaku tidak tahu bahwa Joko Tingkir adalah nama ulama dan pendiri Kerajaan Pajang seusai Kerajaan Demak runtuh.
Berita Terkait
-
Lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet Cuan Miliaran Rupiah, Ferdi Aziz Tak Dapat Royalti?
-
Akhirnya Terungkap, Pencipta Lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet Minta Maaf
-
Diprotes, Youtuber Tama Halu Pencipta Lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet Ubah Lirik
-
Ini Pernyataan Lengkap Minta Maaf Pencipta Lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet Berikut LINK
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Dorong Kesadaran Lingkungan, DPRD DKI Gencarkan Sosialisasi Pemilahan Sampah dari Sumber
-
Ramai Isu PLTU Jawa Kehabisan Batu Bara-Banyak Mati Lampu, Jubir Bahlil: Memang Ada Gangguan Teknis
-
Datangi Kampar, SF Hariyanto Incar Ratusan Ribu Kendaraan Mati Pajak
-
Mengenal RUMPUN HIJAU, Program yang Dorong Perempuan Ambil Peran dalam Transisi Energi
-
Wajah Baru Stadion Wibawa Mukti: Renovasi Rp40 Miliar Rampung 70 Persen, Ini Bocoran Fasilitasnya!
-
Sinopsis Valerian and The City of A Thousand Planets, Tayang Malam Ini di Trans TV
-
Isu Menkeu Purbaya Digoyang Mencuat, Fuad Bawazier: Ada Perlawanan terhadap Arah Ekonomi Prabowo
-
Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Kerja & Hilangkan Budaya Kerja Lama yang Tidak Patut
-
Dibalik Estetika yang Memanjakan Mata, Another World Mengajarkan Cara Berdamai dengan Masa Lalu
-
Emiten Properti SMRA Tebar Dividen Rp 5 per Saham