/
Rabu, 24 Agustus 2022 | 17:49 WIB
Foto kiri, Putri Candrawathi dan Brigadir Joshua melakukan selfie. Foto kanan, Ferdy Sambo dalam sebuah acara. (IST)

SUARA DENPASAR – Salah satu anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding membeberkan kronologi dan motif yang menjadi penyebab pembunuhan Brigadir Joshua saat rapat dengar pendapat (RD) antara Komisi III DPR RI dengan Kapolri. Dia membeberkan kronologi istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi dibopong Brigadir Joshua, kemudian menangis, dalam kondisi baju acak-acakan. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pun menjawab memang.

“Saya akan mengkonfirmasi apa benar tentang motof dari bebragai sumber yang saya formulasikan,” kata Sarifuddin Sudding, ketika mendapat giliran berbicara dalam  RDP yang berlangsung Rabu (24/8).

Sarifuddin Sudding pun membeberkan kronologi dan motif pembunuhan Brigadir Joshua. Penjelasan Sarifuddin Sudding sangat kronologis sebagai berikut:

1. Berangkat ke Magelang

Sarifuddin Sudding menjelaskan, pada tanggal 2 Juli 2022, rombongan pertama berangkat ke Magelang antara lain Putri, Brigadir Joshua, Bripka Ricky Rizal, Bharada Richard Eliezer, dan Kuat Maruf, termasuk asisten rumah tangga bernama Susi.

Tujuan mereka adalah untuk melihat anaknya sekolah di Magelang. Dan mereka tinggal di rumah, rumah di Magelang, rumah kecil, lantai 2, dan segala aktivitas di rumah itu bisa dilihat, sangat mudah.

2. Putri Dibopong Brigadir Joshua

“Lalu kemudian tanggal 4 Juli 2022 ada kejadian, di mana Brigadir Joshua atau pada siang hari, Si Putri tidur di sofa di ruang tamu, lalu kemudian datang Brigadir J (Joshua) ingin membopong, katakanlah seperti itu, mengangkat Putri untuk masuk dalam kamar,” kata Sarifuddin Sudding.

Dia melanjutkan, melihat kejadian itu Kuat Maruf, sopir Putri Candrawathi membentak Brigadir Joshua agar tidak melakukan itu dan menyentuh ibu.

Baca Juga: Server Situs Judi Online di Filipina, Dua Bulan Beroperasi di Bali Raup Rp 1, 4 Miliar

“Dan (Brigadir Joshua, red) mengurungkan niatnya,” beber Sarifuddin Sudding.

3. Ferdy Sambo tiba di Magelang

Politikis PAN ini melanjutkan kronologi di Magelang. Dia menjelaskan, pada tanggal 6 Juli 2022 Ferdy Sambo menyusul ke Magelang. Ferdy, kata Sudding, ingin merayakan hari pernikahannya pada malam hari sehingga bergabunglah mereka di sana.

4. Ferdy Sambo pulang ke Jakarta

Lebih lanjut Sudding menjelaskan, tanggal 7 Juli 2022, atau besok paginya, Ferdy Sambo pulang lebih dulu dari Magelang ke Jakarta. Sedangkan Putri dan lainnya masih diam di Magelang.

5. Putri Candrawathi menangis, rambut acak-acakan

Anggota DPR dari Dapil Sulawesi Tengah ini kemudian membeberkan bahwa pada tanggaal 7 Juli 2022 pada sore hari, sekitar Pukul 17.30 WIB, menjelang Magrib, ada kejadian yang diduga sebagai pemicu.

“Saat itu, Brigadir J (Joshua) masuk dalam kamar, Putri di lantai 2, dan keluar dari kamar dilihat oleh Kuat. Mengendap-endap lalu kemudian ditegur, kenapa masuk ke kamar ibu, kemudian lari. Mendengar ada tangisan dalam kamar Putri, diengar oleh Kuat, didengar oleh Susi, lalu mengkonfirmasi apa yang sedang terjadi, apa yang sedang dialami,” beber Sarifuddin Sudding

6. Kuat menyarankan Putri lapor Ferdy Sambo

Setelah peristiwa itu, Suding melanjutkan, kemudian Kuat menyarankan kepada Putri Candrawathi agar kejadian ini dilaporkan ke Ferdy Sambo.

7. Putri lapor Ferdy

Lantas, lanjut Suding, malam harinya, Pukul 11.00 malam, Putri melaporkan apa yang dialami pada sore hari itu ke Ferdy Sambo lewat telepon.

“Jam 11 malam Putri menelepon Ferdy Sambo sambil menangis bahwa saya diperlakukan seperti ini oleh Brigadir J, ditanya lebih lanjut, di Jakarta nanti saya dijelaskan. Penjelasan lebih rinci nanti dijelaskan Putri setelah di Jakarta,” katanya.

Sarifuddin Sudding ini pun mengakhiri kronologi campur motif kejadian di Magelang. Pada intinya, Sudding mengatakan, pada 7 Juli 2022 Pukul 17.30 WIB, jelang magrib, melihat Putri di dalam kamar, Kuat melihat Putri menangis, pakaian acak-acakan, sambil menangis.

“Tolong disampaikan apakah benar informasi itu, tentang motif ini,” katanya.

8. Rombongan Putri kembali ke Jakarta

Setelah peristiwa itu, sehari kemudian, Putri Candrawathi kembali ke Jakarta. Rombongan ini berangkat tanggal 8 Juli 2022 pagi. Rombongan sampai di rumah Ferdy Sambo di Jalan Saguling III sore.

9. Ferdy Sambo marah

Sudding melanjutkan penjelasannya, Ferdy Sambo kemudian mendapat cerita lebih lengkap terkait peristiwa di Magelang. Ferdy Sambo juga mengkonfirmasi kepada para  ajudan, sehingga muncul kemarahan dan emosi.

“Marahlah Ferdy Sambo, hilang akal sehatnya, jendral bintang dua, di luar diajaklah mereka ke  Duren Tiga (rumah dinas Ferdy Sambo). Di duren tiga terjadilah pembunuhan itu oleh Richard juga Sambo. Setelah merasa dia harkat martabat dan harga dirinya dilecehkan sedemikian rupa,” papar Sudding.

10. Waktu pembunuhan Brigadir Joshua

Atas kronologi yang dipaparkan panjang lebar ini, Sarifuddin Sudding pun pada intinya ingin Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjawab apakah yang disampaikannya benar atau tidak. Alasan Sudding menanyakan ini untuk menjawab kesimpangsiuran terkait motif pembunuhan Brigadir Joshua.

11. Jawaban Kapolri

Sudding langsung menanyakan hal ini kepada Kapolri. Namun, dicegah Ketua Komisi III DPR RI Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul yang memimpin RDP ini. Akhirnya pertanyaan Sarifuddin Sudding ini dijawab Kapolri.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjawab beberapa hal yang disampaikan Sarifuddin Sudding.

“Dari yang disampaikan beliau memang ada banyak hal yang sesuai, Pak,” kata Listyo.

Kapolri Listyo Sigit mengatakan, terkait motif pembunuhan Brigadir Joshua memang sudah mendapatkan keterangan dari Ferdy Sambo. Namun, aku Kapolri, pihaknya juga ingin memastikan sekali lagi untuk memeriksa Putri Candrawathi.

“Sehingga nanti yang kita dapat, saat beliau  sebagai tersangka apakah berubah atau tidak. Dengan demikian kami dapat satu kebulatan terkait dengan motif,” pungkas Kapolri menjawab kronologi yang dibeberkan Sarifuddin Suding. (*)

Load More