/
Jum'at, 02 September 2022 | 15:39 WIB
AKP Irfan Widyanto saat jadi taruna Akpol 2010. Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi saat rekonstruksi. (Youtube R 99/ Suara.com)

Sedangkan Kompol Baiquni Wibowo, dan Kompol Chuck Putranto, dan AKBP Arif Rachman Arifin bertindak sebagai orang yang melaksanakan perintah memindahkan hingga merusak DVR CCTV.

“Klaster tiga adalah yang melakukan pemindahan, transmisi dan melakukan perusakan (DVR CCTV),” jelasnya.

Keenam tersangka, termasuk Ferdy Sambo dan AKBP Arif Rachman Arifin dijerat menggunakan Pasal 32 dan Pasal 33 UU ITE, Pasal 221, Pasal 223 KUHP, Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP. Ancaman hukumannya 10 tahun penjara.

Belum dijelaskan apa peran AKP Irfan Widyanto. Namun, karier AKP Irfan sebetulnya lumayan. Dalam 12 tahun jadi polisi, dia sudah naik dua tingkat. Agak lambat memang.

Sekadar diketahui, lulusan Akpol akan mendapat pangkat pertamanya Ipda (inspektur polisi dua) yang berlambangkan 1 balok. Ketika naik tingkat menjadi Iptu (inspektur polisi satu) atau 2 balok. Kemudian menjadi AKP (ajun komisaris polisi) atau 3 balok.

Karier AKP Irfan Widyanto banyak di reserse. Setahun setelah lulus Akpol, pada tahun 2011 dia sudah menjadi Kepala Sub Unit II Unit Penyidikan III Satuan Narkoba Polrestabes Bandung.

Kemudian pada 2014 pria kelahiran Depok, 20 Agustus 1986 ini menjabat sebagai Perwira Unit (Panit) Subdit IV Ditkrimsus Polda Jabar. Berlanjut menjadi Panit Subdit IV Ditkrimsus Polda Jabar pada 2016 sekaligus meraih kenaikan pangkat menjadi Iptu.

Perwira pertama (pama), ini pun sempat bertugas menjadi Kanit Subdit I Ditreskrimum Polda Sulawesi Barat (Sulbar). Lalu pada 2020 dia menjadi Kepala Sub Unit I (Kasubnit I) Subdirektorat I Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri.

Persinggungan AKP Irfan Widyanto dengan Ferdy Sambo diduga ketika keduanya sama-sama di Dittipidum Bareskrim Polri. Kebetulan, Ferdy Sambo, waktu itu masih Brigjen menjadi Dirtipidum Bareskrim Polri, sebelum tahun 2020 menjadi Kadiv Propam Polri.

Baca Juga: Hotman Perdana di Atlas Beach Fest Bali, Demi Membela Masyarakat Kecil, Hotman Paris Rela Kehilangan Puluhan Miliar Rupiah

Selama berkarier di kepolisian dengan bidang reserse, dia ikut dalam pengungkapan sejumlah kasus kejahatan. Di antaraya menjadi bagian Satgas Penegakan Hukum Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Dia juga ikut menyita aset PT Timor Putera Nasional milik Tommy Soeharto tahun 2021 lalu.

Berikut biodata singkat AKP Irfan Widyanto:

Nama: Irfan Widyanto:

Tempat, tanggal lahir: Depok, 20 Agustus 1986 (36 tahun)

Pendidikan Kepolisian:

- Akpol 2010 (peraih Adhi Makayasa tahun 2010 atau lulusan terbaik)

Load More