Sedangkan Kompol Baiquni Wibowo, dan Kompol Chuck Putranto, dan AKBP Arif Rachman Arifin bertindak sebagai orang yang melaksanakan perintah memindahkan hingga merusak DVR CCTV.
“Klaster tiga adalah yang melakukan pemindahan, transmisi dan melakukan perusakan (DVR CCTV),” jelasnya.
Keenam tersangka, termasuk Ferdy Sambo dan AKBP Arif Rachman Arifin dijerat menggunakan Pasal 32 dan Pasal 33 UU ITE, Pasal 221, Pasal 223 KUHP, Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP. Ancaman hukumannya 10 tahun penjara.
Belum dijelaskan apa peran AKP Irfan Widyanto. Namun, karier AKP Irfan sebetulnya lumayan. Dalam 12 tahun jadi polisi, dia sudah naik dua tingkat. Agak lambat memang.
Sekadar diketahui, lulusan Akpol akan mendapat pangkat pertamanya Ipda (inspektur polisi dua) yang berlambangkan 1 balok. Ketika naik tingkat menjadi Iptu (inspektur polisi satu) atau 2 balok. Kemudian menjadi AKP (ajun komisaris polisi) atau 3 balok.
Karier AKP Irfan Widyanto banyak di reserse. Setahun setelah lulus Akpol, pada tahun 2011 dia sudah menjadi Kepala Sub Unit II Unit Penyidikan III Satuan Narkoba Polrestabes Bandung.
Kemudian pada 2014 pria kelahiran Depok, 20 Agustus 1986 ini menjabat sebagai Perwira Unit (Panit) Subdit IV Ditkrimsus Polda Jabar. Berlanjut menjadi Panit Subdit IV Ditkrimsus Polda Jabar pada 2016 sekaligus meraih kenaikan pangkat menjadi Iptu.
Perwira pertama (pama), ini pun sempat bertugas menjadi Kanit Subdit I Ditreskrimum Polda Sulawesi Barat (Sulbar). Lalu pada 2020 dia menjadi Kepala Sub Unit I (Kasubnit I) Subdirektorat I Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri.
Persinggungan AKP Irfan Widyanto dengan Ferdy Sambo diduga ketika keduanya sama-sama di Dittipidum Bareskrim Polri. Kebetulan, Ferdy Sambo, waktu itu masih Brigjen menjadi Dirtipidum Bareskrim Polri, sebelum tahun 2020 menjadi Kadiv Propam Polri.
Selama berkarier di kepolisian dengan bidang reserse, dia ikut dalam pengungkapan sejumlah kasus kejahatan. Di antaraya menjadi bagian Satgas Penegakan Hukum Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Dia juga ikut menyita aset PT Timor Putera Nasional milik Tommy Soeharto tahun 2021 lalu.
Berikut biodata singkat AKP Irfan Widyanto:
Nama: Irfan Widyanto:
Tempat, tanggal lahir: Depok, 20 Agustus 1986 (36 tahun)
Pendidikan Kepolisian:
- Akpol 2010 (peraih Adhi Makayasa tahun 2010 atau lulusan terbaik)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
Terkini
-
6 Mobil Toyota Termurah Tahun Muda 2026, Favorit Keluarga!
-
Cara Cerdas Menyetok Ulang Kebutuhan Rumah Pasca Lebaran
-
Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera
-
Pemain Selandia Baru Tegaskan Dukungan untuk Iran: Mereka Layak di Piala Dunia 2026
-
Timnas Indonesia Bakal 'Dihukum' Jika Gagal Antisipasi Senjata Saint Kitts and Nevis Ini
-
Profil Bule Australia yang Disangka Luke Vickery di Latihan Timnas Indonesia, Siapa Dia?
-
Menabung Bisa Bikin Kaya? Intip Tips di Buku Good With Money
-
Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum
-
Produk Desa Masuk Marketplace: Rahasia Produk Naik Kelas Jalur Branding
-
Harga BBM Masih Stabil, Warganet Apresiasi Pemerintah