SUARA DENPASAR - Polisi menjelaskan modus Pertamini di Badung menimbun BBM jelang harga Pertalite atau BBM bersubsidi dinaikkan Presiden Jokowi. Dua orang pelaku yang ditangkap adalah Haris, 34 dan Sanhaji, 43.
Aksi keduanya dilakukan saat isu kenaikan harga BBM bersubsidi sedang memanas di kalangan masyarakat, sebelum akhirnya pemerintah resmi menaikannya.
Mereka ditangkap di SPBU SPBU NO. 54.803.01 Jalan Raya Sempidi, Kelurahan Kapal, Kecamatan Mengwi, Badung, pada Selasa (30/8/2022).
"Kedua pelaku ditangkap saat mengisi BBM ke jeriken berukuran besar," kata Kapolres Badung, AKBP Leo Dedy Defretes di Polres Badung, Minggu (4/9/2022).
Dalam penangkapan itu, polisi juga menyita satu unit mobil sedan mewah DK 1627 ABJ yang dipakai kedua pelaku untuk mengangkut jerigebln berisi BBM bersubsidi. Penangkapan bermula dari adanya laporan warga yang menyampaikan adanya antrian panjang pengisian BBM di SPBU SPBU No. 54.803.01 Jalan Raya Sempidi, Kelurahan Kapal, Kecamatan Mengwi, Badung.
Dari sana, unit patroli melakukan pengecekan langsung. Ternyata di SPBU itu yang mengantri banyak yang membawa jerigen besar. Melihat kedatangan polisi sebagian besar dari mereka langsung kabur. Sedangkan kedua pelaku berhasil ditangkap.
"Diamankan juga empat jerigen berisi BBM jenis pertalite sejumlah 144 liter. Ratusan liter bensin dari empat jerigen itu rencananya untuk dijual kembali secara eceran di Pertamini," tambahnya.
Kedua pelaku mengakui perbuatannya akan melakukan penimbunan. Mereka ingin mencari keuntungan besar di tengah isu kenaikan harga BBM saat itu sebelum akhirnya harga resmi naik.
"Kami masih dalami lagi sudah berapa lama mereka melakukan aksinya ini," pungkasnya. (MNP)
Baca Juga: Sidang Etik Brigjen Hendra, Kombes Agus, AKBP Arif, dan AKP Irfan Diundur, Ada Apa?
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Hasil Meksiko vs Afsel: Julian Quinones Pencetak Gol Pertama Piala Dunia 2026
-
Demo Anti Piala Dunia Memanas, Pendemo Berbaju Hitam-hitam Serang Suporter
-
Australia Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia U-19, Erick Thohir Singgung Soal Kualitas
-
KWP Bareng BNI Salurkan 2000 Paket Alat Sekolah di Tiga Daerah
-
Kamu Harus Tahu! 7 Aturan Baru Piala Dunia 2026: VAR Kini Lebih Berkuasa
-
Siapa Wasit Laga Pembuka Piala Dunia 2026? Sosok Kontroversial dari Brasil
-
Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI
-
Detik-detik Pembukaan Piala Dunia 2026: 80.000 Suporter Padati Stadion Azteca
-
Pelanggaran Fatal Terungkap! 6 Fakta di Balik Penangguhan 41 Dapur Makan Bergizi Gratis di Tangsel
-
Siapa 'Pimpinan Berjenjang' BPK yang Disebut Titin Rita dalam Kasus Edison Muara Enim?