Suara Denpasar - Kronologi Lengkap dan Motif Kasus Ferdy Sambo Segera Sampai di Tangan Jokowi.
Kasus pembunuhan Brigadir Joshua oleh Ferdy Sambo dkk kini sudah mulai pada babak akhir.
Kepolisian pun sudah rampung menyelesaikan penyidikannya dan kini tinggal menunggu berkas lengkap diterima kejaksaan.
Untuk selanjutnya kasus ini akan segera dilimpahkan ke pengadilam untuk diadili para pelakunya.
Sejumlah anggota kepolisian yang terlibat dalam kasus ini juga sudah dibawa ke Komisi Etik untuk diadili.
Pun demikian hasil penyelidikan dan pemantauan yang dilakukan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) juga sudah rampung.
Kini hasil pemantauan yang berisi laporan lengkap motif termasuk kronologinya ini akan segera diserahkan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan DPR.
Berkas yang diserahkan ini berisi kesimpulan dan rekomendasi hasil penyelidikan yang sudah dilakukan dalam sebulan terakhir ini.
Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara mengatakan penyerahan diagendakan pada pekan depan.
"Minggu depan," kata Beka kepada wartawan pada Sabtu (10/9/2022) dilansir dari suara.com.
"Masih dikomunikasikan tempat dan waktu detilnya.. Nanti diinformasikan," ungkapnya. ***
Berita Terkait
-
Dipecat dari Polri, Ternyata AKBP Jerry Raimond Siagian Pernah Jadi Anak Buah Ferdy Sambo di Polda Metro Jaya
-
Bripka Ricky Mengakui, Om Kuat Bertanya ke Brigadir Joshua dan Langsung Lari Saat di Magelang
-
Komnas HAM Sebut Banyak Barang Bukti Dilenyapkan dalam Kasus Ferdy Sambo, Scientific Investigation Penting
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Kontraktor Tambang Andalan Perkuat Armada, Bidik Lonjakan Laba 31%
-
Modus Licik WNA asal Filipina dan Malaysia Terbongkar: Pakai KTP Palsu Urus Paspor Indonesia
-
Alarm Bahaya dari Malang: Saat Anak-anak Mulai Mahir Menggasak Motor dan Membobol Rumah
-
Biaya Logistik RI Membengkak, Kapal Antre Berhari-hari di Pelabuhan
-
Strategi Prabowo Wujudkan Kedaulatan Pangan
-
Bank Himbara hingga Bank Asing Kebanjiran Dana BI, Total Likuiditas Tembus Rp424,7 Triliun
-
Viral! Korban Perkosaan di Konawe Selatan Diminta Nikahi Pelaku Demi Citra Bupati
-
Genjot Digitalisasi, Penyaluran Pupuk Subsidi Melonjak 34%
-
Undertone: Analisis Lengkap Horor A24 dengan Desain Suara yang Brilian!
-
'Tetangga Punya SHM, Kami Kok Tidak?' Warga Pangkalan Jati Tagih Keadilan Lahan ke Komisi XI DPR