Suara Denpasar – Dalam rekonstruksi yang berlangsung di rumah dinas mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo 30 Agustus 2022, ada dua versi soal siapa saja yang menembak Brigadir Joshua hingga tewas. Dua versi itu dari Bharada E melawan versi Ferdy Sambo dkk. Bahkan, kini mencuat dugaan penembak ketiga.
Versi Bharada E, dia mengaku sebagai penembak pertama terhadap Brigadir Joshua. Sedangkan Ferdy Sambo adalah penembak terakhir. Versi Bharada E ini juga sudah dibuatkan video animasinya yang diunggah ke Youtube Polri TV.
Versi Ferdy Sambo dkk lain lagi. Dalam hal ini, hanya Bharada E yang dipojokkan sebagai satu-satunya yang menembak Brigadir Joshua. Sedangkan Ferdy Sambo tidak mengaku menembak Brigadir Joshua.
Menurut versi Ferdy Sambo, dia hanya menembak ke dinding untuk membuat skenario seolah-olah terjadi tembak-menembak antara Bharda E dengan Brigadir Joshua yang menewaskan Brigadir Joshua.
Perbedaan versi ini menjadi salah satu hal krusial dari penyidikan yang dilakukan penyidik Bareksrim Polri. Makanya, Bareskrim Polri menggunakan alat poligraf atau lie detector (uji kebohongan) terhadap sejumlah tersangka atau saksi.
Pengacara Bharada E, Ronny Talapessy ketika dikonfirmasi Sabtu (10/9/2022) menjelaskan, kliennya telah menjalani pemeriksaan menggunakan poligraf atau alat lie detector.
“Salah satu poin krusial adalah siapa saja yang menembak (Brigadir) J. Klien saya menjawab ‘Saya pertama dan FS yang menembak terakhir’,” jelas Ronny.
Jawaban Bharada E pun sudah ada hasilnya. Dari poligraf menegaskan bahwa keterangan atau kesaksian Bharada E dinyatakan jujur.
Sebelumnya diberitakan, Bareskrim Polri telah memeriksa Bharada Eliezer, Bripka Ricky Rizal (RR) dan Kuat Ma’ruf menggunakan poligraf terkait dugaan pembunuhan Brigadir Joshua.
“Barusan saya dapat hasil sementara uji polygraph terhadap RE, RR dan KM, hasilnya ‘no deception indicated’ alias jujur,” jelas Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi seraya mengatakan, pemeriksaan mengunakan poligraf untuk memperkaya bukti petunjuk, Selasa (6/9/2022).
Sedangkan Kadiv Humas Polri, Irjen dedi Prasetyo menambahkan, uji kebohongan juga dilakukan terhadap Ferdy Sambo. “Ya, betul (uji lie detector Ferdy Sambo),” kata Dedi Prasetyo, Kamis (8/9/2022).
Uji lie detector Ferdy Sambo berlangsung di Puslabfor Bareskrim Polri di Sentul, Kabupaten Bogor, Kamis (8/9/2022). “Tes lie detector FS (Ferdy Sambo) di Labfor Sentul,” kata Dedi.
Akan tetapi, baik Dedi Prasetyo maupun Andi Rian Djajadi sampai saat ini tak membeberkan hasil pemeriksaan poligraf atas tersangka Ferdy Sambo. Hal ini berbeda dengan hasil terhadap Bharada E atau RE, Bripka RR, dan Kuat Ma’ruf.
Komnas Duga Ada Penembak Ketiga
Di sisi lain, Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik menduga ada sosok ketiga yang menembak Brigadir Joshua. Dia menyebut, diduga bukan hanya Bharada E dan Ferdy Sambo.
Tag
Berita Terkait
-
Kronologi Lengkap, Motif dan Kesimpulan Kasus Ferdy Sambo Segera Sampai di Tangan Jokowi
-
Dipecat dari Polri, Ternyata AKBP Jerry Raimond Siagian Pernah Jadi Anak Buah Ferdy Sambo di Polda Metro Jaya
-
Bripka Ricky Mengakui, Om Kuat Bertanya ke Brigadir Joshua dan Langsung Lari Saat di Magelang
-
Komnas HAM Sebut Banyak Barang Bukti Dilenyapkan dalam Kasus Ferdy Sambo, Scientific Investigation Penting
-
Sosok AKBP Jerry Raimond Siagian, Dipecat karena Ferdy Sambo, Akpol 2001 asal Medan, Eks Wadirkrimum Polda Metro Jaya
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Menkeu Purbaya Pastikan BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026: DPR Beri Tepuk Tangan!
-
Simalakama Plastik: Antara Lonjakan Harga dan Napas UMKM yang Sesak
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
Terkini
-
Rupiah Loyo ke Rp17.035, Defisit Anggaran hingga Isu Perang AS-Iran Jadi Biang Keladi
-
Berapa Harga APAR? Heboh Petugas SPBU Ogah Padamkan Motor Terbakar, Sebut APAR Mahal
-
Petualangan Anak Natuna, Kisah Tiga Detektif Cilik Menangkap Penjahat
-
Wabah Campak Mematikan di Bangladesh: 130 Anak Tewas, Ribuan Terinfeksi dalam Waktu Singkat
-
Jaga Stabilitas Harga, Bulog Sumut Lipat Gandakan Kuota Penyaluran Beras SPHP
-
Masa Pakai Baterai Motor Listrik Berapa Km? Ini Tanda Harus Segera Diganti
-
KSPI Wanti-Wanti Gelombang PHK dalam 3 Bulan: Sektor Padat Karya Paling Terpukul
-
Masih Bingung Urutan Skincare? Ini 5 Langkah Pagi Hari dan Jeda Waktu Ideal yang Wajib Pemula Tahu
-
BRI Group Perkuat UMKM Lewat Sinergi Holding Ultra Mikro
-
Driver Online Cabuli Penumpang di Jakarta Pusat, Pelaku Positif Sabu