Suara Denpasar - Nama Jerry Raimond Siagian kembali ramai setelah dia diberi sanksi pemecatan dari kepolisian. Namun, dari sejumlah media banyak yang menulis Jerry Raymond Siagian. Lantas mana nama yang benar bagi mantan Wadirreskrimum Polda Metro Jaya ini?
Jerry Raimond Siagian memang menjadi perhatian publik beberapa hari ini. Itu setelah dia menjalani sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) pada Jumat, 9 September 2022 lalu. Sidang ini diskor karena tidak selesai dalam satu hari.
Pada sidang lanjutan yang berlangsung, Sabtu (10/9/2022), akhirnya Jerry Raimond Siagian dijatuhi sansi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) alias dipecat dari anggota Polri.
“Pemberhentian tidak dengan hormat sebagai anggota Polri,” demikian amar putusan hakim sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) Sabtu (10/9/2022) disiarkan melalui Youtube Polri TV.
Jerry Raimond Siagian dijatuhi sanksi pemecatan karena melalukan pelanggaran berat.
“Perilaku pelanggar (AKBP Jerry Raimond Siagian) dinyatakan sebagai perbuatan tercela,” jelas hakim pimpinan sidang KKEP.
Sehingga selain dijatuhi sanksi pemecatan, juga dijatuhi sanksi administratif berupa penempatan khusus atau patsus selama 29 hari. Sanksi patsus ini sudah dijalani Jerry Raimond Siagian sejak 11 Agustus sampai 9 September 2022 di Mako BrimobPolri di Depok.
Pelanggaran yang dilakukan Jerry adalah dalam penanganan laporan dugaan pelecehan dan percobaan pembunuhan Putri Candrawathi yang dinaikkan ke penyidikan. Kasus ini dihentikan Bareskrim karena tidak ditemukan unsur pidana.
"Menyangkut ketidakprofesionalan di dalam penanganan laporan polisi," jelas Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo, 9 September 2022.
Baca Juga: Bharada E Diterapi 1,5 Jam Pulihkan Trauma Berat dari Ferdy Sambo, Sampaikan Permintaan Ini
AKBP Jerry Raimond Siagian juga melakukan intervensi terhadap Lembaga Perlindungan Korban dan Saksi (LPSK) agar Putri Candrawathi mendapat perlindungan sebagai korban dari LPSK. Serta menghilangkan barang bukti atau BB di TKP pembunuhan Brigadir Joshua.
Namun, terlepas dari pelanggaran yang dilakukan Jerry, ada masalah nama yang masih mengganjal. Banyak media, termasuk di Wikipedia, yang menyebut namanya Jerry Raymond Siagian. Bahkan, di google pun ketika mengetik Jerry Raimond Siagian diarahkan ke Jerry Raymond Siagian.
Lantas, mana nama yang benar bagi lulusan Akpol 2001 asal Medan, Sumatera Utara ini? Dari penelusuran Suara Denpasar akhirnya terungkap bahwa nama yang tepat bagi pria kelahiran 27 Agustus 1978 ini adalah Jerry Raimond Siagian. Nama ini tercantum dalam sampul skripsi hingga daftar riwayat hidupnya dalam lampiran skripsi tahun 2008.
Penelusuran lebih lanjut di sejumlah media sosial resmi dari kepolisian juga menyebut namanya adalah Jerry Raimond Siagian, bukan Jerry Raymond Siagian.
Dengan demikian menjadi jelas bahwa nama yang tepat untuk mantan Kasubdit III Ditreskrimum Polda Metro Jaya ini adalah Jerry Raimond Siagian, bukan Jerry Raymond Siagian.
Spri Kapolda DIY
Tag
Berita Terkait
-
Kenapa Hasil Lie Detector Ferdy Sambo Tak Diungkap ke Publik, Apa Ferdy Berbohong? Jawaban Polri Menyengat
-
Bharada E Akui Penembak Pertama Brigadir Joshua, Ferdy Sambo Terakhir, Komnas HAM Duga Ada Penembak Lain
-
Dipecat dari Polri, Ternyata AKBP Jerry Raimond Siagian Pernah Jadi Anak Buah Ferdy Sambo di Polda Metro Jaya
-
Komnas HAM Sebut Banyak Barang Bukti Dilenyapkan dalam Kasus Ferdy Sambo, Scientific Investigation Penting
-
AKBP Jerry Raimond Siagian Dipecat, Geng Ferdy Sambo yang Intervensi LPSK dan Hilangkan BB
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK
-
Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat
-
Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Salat Idul Adha di Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan Lokal, BMKG Minta Warga Waspada
-
Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56
-
Detik-detik Polisi di OKU Ditusuk saat Gerebek Bandar Narkoba, Operasi Berubah Mencekam
-
Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu
-
Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?
-
Kecelakaan Maut Innova Anggota DPR di Tol Paspro Diduga Akibat Microsleep