Suara Denpasar - Suara Komnas HAM dan Komnas Perempuan yang menduga adanya kekerasan seksual dalam kasus kematian Brigadir Joshua atau Brigadir J dinilai ganjil olah banyak pihak.
Mengingat, laporan Putri Candrawathi soal pelecehan seksual sendiri sudah dimentahkan oleh penyidik Polri.
Di samping itu, keterangan istri Irjen Ferdy Sambo itu berubah-ubah soal tempat kejadian perkara.
Demikian, mantan Hakim Agung tahun 2011-2018 yakni Gayus Lumbuun menilai jika dugaan kekerasan atau pelecehan seksual itu benar adanya dan terungkap dalam persidangan.
Ini bisa menyebabkan hakim akan menilai pembunuhan yang dilakukan Irjen Sambo didasarkan pada tindakan spontan bukan pembunuhan berencana. Spontan karena reaksi emosinya terpancing setelah sang istri dilecehkan oleh Brigadir J.
Jadi, bisa dikatakan kalau skenario soal kekerasan atau pelecehan seksual terbukti maka akan meringankan hukuman dari Kaisar Sambo, sebutan warganet kepada mantan Kadiv Propam Mabes Polri itu.
Pasalnya, berdasarkan hasil rekonstruksi kasus pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo diketahui merencanakan pembunuhan setelah mendapat cerita pelecehan seksual yang terjadi di Magelang.
Pertimbangan spontan itu akan membuat Irjen Sambo bisa lepas dari jerat Pasal 340 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pembunuhan berencana.
"Hakim akan berpikir kalau itu tidak terencana, itu spontanitas, (Pasal 340) coret, (Pasal) 338 itu ya memang pengganti dari 340 kalau itu menurut konsep pembunuhan," sebut dia dalam kanal YouTube Beda Enggak.b"Pasal 338 pembunuhan dan itu ancamannya ringan sekali, tidak terlalu beratlah, maksimal 15 tahun," imbuh Gayus.
Agar kasus ini berjalan sesuai fakta dan rel kejadian. Peran masyarakat untuk melakukan pengawasan sangat penting dilakukan.
Baca Juga: Sosok AKP Dyah Candrawati, Polwan Pertama yang Dihadapkan ke Sidang Etik Kasus Ferdy Sambo
Apalagi dalam BAP yang diduga milik Putri Candrawathi yang ramai dibahas di media sosial. Di sana disebutkan bahwa Putri Candrawathi mengaku Brigadir J sempat meraba paha dan bagian vitalnya. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
Presiden Prabowo Disebut Minta Febrie Adriansyah Ditangkap, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Terkini
-
BBM B50 Resmi Mengaspal, Target Stop Impor Solar Makin Dekat
-
Romansa Quinn dan Staten Berlanjut di Ransom Canyon Season 2
-
Cukup Tunjukkan SIM C Beli Motor Listrik di PRJ 2026 Dapat Subsidi 10 Juta
-
BMKG Ingatkan Wisatawan Dieng Hadapi Suhu Minus, Embun Es Diprediksi Memuncak Agustus
-
5 Mesin Cuci Portable yang Muat 4,5 Kg Baju, Cocok untuk Kos-kosan atau Paviliun
-
Eks Sekjen MPR Diduga Gunakan Duit Gratifikasi Rp30 M untuk Renovasi Rumah hingga Nikahan Anak
-
Revisi Aturan Outsourcing Dipastikan Rampung Juli 2026, Said Iqbal Bocorkan Poinnya
-
KPK Bongkar Modus 'Uang Assalamualaikum' Eks Sekjen MPR: Palak Rekanan Proyek 10 Persen!
-
FIFA Turun Tangan Selidiki Dugaan Rasisme Terhadap YouTuber IShowSpeed
-
5 Manfaat Memutar Musik saat Kerja, Bantu Kurangi Stres dan Tingkatkan Produktivitas