Suara Denpasar- Polri belum menentukan siapa tersangka yang bertanggung jawab dalam tragedi Kanjuruhan Malang yang menyebabkan 131 korban meninggal dunia.
Penyidikan sendiri sudah berjalan sekitar lima hari pasca tragedi paling memilukan ini berlangsung.
Desakan untuk pencopotan sejumlah perwira tinggi di lingkup kepolisian juga mengemuka, namun hingga kini justru petugas di lapangan berpangkat pertama yang dicopot.
Terkait belum adanya tersangka, saat ini penyidikan masih berkutat pada unsur kelalaian yang menyebabkan kematian.
Jubir Polri memberikan keterangan terkait dengan hasil terbaru penyidikan dan termasuk dengan kemungkinan segera adanya tersangka.
"Fokus kita, sesuai dengan perintah Bapak Kapolri, bagaimana tim ini membuktikan unsur 359 KUHP harus terpenuhi syarat formil dan materiil," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo di Mapolresta Malang, dikutip dari laman PMJ Kamis (7/10).
Arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar proses penetapan tersangka dilakukan dengan penuh cermat dan teliti.
"Unsur kehati-hatian, ketelitian, kecermatan juga menjadi standar ini . Kenapa demikian? Ketika menetapkan status tersangka seseorang, maka syarat materiil dan formilnya harus terpenuhi," tuturnya.
"Kenapa demikian? Karena memiliki konsekuensi yuridis, ini juga harus menjadi perhatian tim penyidik seusai arahan Bapak Kapolri pada rapat malam hari ini yang digelar di Mapolresta Malang," jelasnya.
Baca Juga: Kronologi Kengerian di Pintu 13 Kanjuruhan Malang, Kesaksian Aremania
Tragedi Kanjuruhan ini merupakan tragedi paling kelam dalam sejarah sepakbola Indonesia bahkan dunia.
Publik internasional mengecam keras tindakan kepolisian yang melancarkan serangan gas air mata hingga membuat kepanikan pada suporter.
Kepanikan ini memicu adanya penumpukan di pintu keluar dan menyebabkan jatuhnya banyak korban jiwa. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Ada Ketegangan Geopolitik, Dubes Arab Saudi Pastikan Haji 2026 Aman
-
Tayang Juli, Anime Tomb Raider King Rilis Visual Utama dan Trailer Karakter
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Menhub dan Seskab Sidak Dini Hari di Pulo Gebang, Ini Kata Mereka Soal Arus Balik Lebaran!
-
Ramalan Keuangan Zodiak 25 Maret 2026: Ini 5 Zodiak Paling Moncer, Ketiban Rezeki Nomplok
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Dulu Jauh dari Tuhan, Ivan Gunawan Kenang Momen Diajak Edric Tjandra Temui Banyak Pendeta
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Penilaian Donald Trump ke Mohammad Bagher Ghalibaf: Dia Pilihan Menarik untuk Iran