Suara Denpasar – Kendati G20 telah berakhir dilaksanakan di Bali, namun masih menyimpan satu peristiwa yang masih diingat publik.
Yakni pembunuhan Bripda Fitrah Nur Syamsah (22) polisi pengaman G20 yang tewas setelah gara-gara bookingan cewek MiChat saat melakukan pengaman G20 di Bali.
Kasus yang kini sedang ditangani Aparat Kepolisian Polresta Denpasar terus dilakukan penyidikan.
Terbaru penyidik Satuan Reskrim Polresta Denpasar menggelar rekontruksi ulang kasus tewasnya anggota polisi yang bertugas di Baharkam Polri.
Rekontruksi ulang itu tidak dilakukan di TKP Hotel Permata Dana Jalan Pidada V Denpasar Utara, tetapi digelar di halaman belakang Mapolresta Denpasar. Rekonstruksi itu berlangsung Sabtu 19 November 2021.
Dikutip dari beritabali.com, saat proses rekontruksi digelar polisi menghadirkan dua tersangka remaja yang menghabisi nyawa korban.
Keduanya yakni berinisial FS (16) dan Alvin (15). Selain itu polisi juga menhadirkan Luh Kadek Dana Sari (22), selaku cewek michat yang jadi pemicu pembunuhan itu hanya dijadikan saksi.
Adanya rekontruksi ulang kasus Bripda Fitrah Nur Syamsah tidak dipungkiri oleh Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi. "Ya benar rekontruksi di mapolresta Denpasar," ujarnya, pada Minggu (27/11/2022).
Dari reka ulang tersebut Iptu Ketut Sukadi, total ada 4 orang saksi yang dihadirkan. Diantaranya reka dari Luh KDS. Kemudian teman dari FNS diduga anggota Baharkam Polri. Disamping itu turut hadir pula kuasa hukum dan orang tua kedua pelaku.
Baca Juga: Katakan "Tidak" pada Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak
“Dalam rekontruksi ada 24 adegan. Penusukan terhadap korban di adegan ke 17. Sementara cewek perempuan itu jadi saksi," pungkasnya.
Seperti ketahui peristiwa yang menghilangkan nyawa seorang polisi itu berlangsung di sebuah hotel di Denpasar, Rabu (16/11/2022) pukul 01.00 Wita. Kejadian bermula saat korban FNS (22) yang merupakan polisi yang bertugas dalam pengamanan G20 memesan PSK cewek melalui aplikasi MiChat.
FNS pun memesan seorang cewek MiChat berinisial Luh KDS. Setelah tawar-menawar selesai, akhirnya mereka sepakat bertemu di Hotel Permata Dana, Jalan Pidada V, Ubung, Denpasar, Bali.
Akan tetapi, sesampainya di hotel, ternyata FNS ingin membatalkan transaksi tersebut. Usai itu keributan terjadi lantaran membatalkan bookingan Michat. Hingga FNS tewas dibunuh Pelakunya berinisial F (16) dan A (15) yang merupakan rekan dari cewek MiChat tersebut. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- 5 Rekomendasi Lipstik Anti Luntur Saat Dipakai Makan Gorengan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan
-
Viral Warga India Panik Gegara Patung Messi Setinggi 21 Meter Tiba-tiba Bergoyang
-
Ayu Ting Ting Siap ke Busan untuk Nonton Konser BTS, Berharap Dipangku Membernya
-
Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump
-
Gubernur Khofifah, Wagub, dan Keluarga Salat Idul Adha di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya
-
Toyota Akan Pangkas Produksi Mobil di Luar Jepang, Terdampak ke Asia dan Timur Tengah
-
Senja dan Cinta yang Berdarah: Ketika Sastra Jadi Cara Melawan Pembungkaman
-
Kisah Nyata Perburuan Duo Kriminal yang Diidolakan: Fokus Utama The Highwaymen di Netflix
-
Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online
-
Momentum Idul Adha, BRI Group Salurkan Lebih dari 5.000 Hewan Kurban untuk Masyarakat