/
Senin, 28 November 2022 | 17:23 WIB
Polisi pengamanan G20 berinisial FNS tewas setelah ditusuk saat booking PSK atau cewek lewat MiChat di Denpasar, Rabu (16/11/2022) dini hari. (IST/ Suara Denpasar)

Suara Denpasar – Kendati G20 telah berakhir dilaksanakan di Bali, namun masih menyimpan satu peristiwa yang masih diingat publik. 

Yakni pembunuhan Bripda Fitrah Nur Syamsah (22) polisi pengaman G20 yang tewas setelah gara-gara bookingan cewek MiChat saat melakukan pengaman G20 di Bali.

Kasus yang kini sedang ditangani Aparat Kepolisian Polresta Denpasar terus dilakukan penyidikan. 

Terbaru penyidik Satuan Reskrim Polresta Denpasar menggelar rekontruksi ulang kasus tewasnya anggota polisi yang bertugas di Baharkam Polri. 

Rekontruksi ulang itu tidak dilakukan di TKP Hotel Permata Dana Jalan Pidada V Denpasar Utara, tetapi digelar di halaman belakang Mapolresta Denpasar. Rekonstruksi itu berlangsung Sabtu 19 November 2021.

Dikutip dari beritabali.com, saat proses rekontruksi digelar polisi menghadirkan dua tersangka remaja yang menghabisi nyawa korban. 

Keduanya yakni berinisial FS (16) dan Alvin (15). Selain itu polisi juga menhadirkan Luh Kadek Dana Sari (22), selaku cewek michat yang jadi pemicu pembunuhan itu hanya dijadikan saksi. 

Adanya rekontruksi ulang kasus Bripda Fitrah Nur Syamsah tidak dipungkiri oleh Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi. "Ya benar rekontruksi di mapolresta Denpasar," ujarnya, pada Minggu (27/11/2022). 

Dari reka ulang tersebut Iptu Ketut Sukadi, total ada 4 orang saksi yang dihadirkan. Diantaranya reka dari Luh KDS. Kemudian teman dari FNS diduga anggota Baharkam Polri. Disamping itu turut hadir pula kuasa hukum dan orang tua kedua pelaku. 

Baca Juga: Katakan "Tidak" pada Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

“Dalam rekontruksi ada 24 adegan. Penusukan terhadap korban di adegan ke 17. Sementara cewek perempuan itu jadi saksi," pungkasnya. 

Seperti ketahui peristiwa yang menghilangkan nyawa seorang polisi itu berlangsung di sebuah hotel di Denpasar, Rabu (16/11/2022) pukul 01.00 Wita. Kejadian bermula saat korban FNS (22) yang merupakan polisi yang bertugas dalam pengamanan G20 memesan PSK cewek melalui aplikasi MiChat.

FNS pun memesan seorang cewek MiChat berinisial Luh KDS. Setelah tawar-menawar selesai, akhirnya mereka sepakat bertemu di Hotel Permata Dana, Jalan Pidada V, Ubung, Denpasar, Bali. 

Akan tetapi, sesampainya di hotel, ternyata FNS ingin membatalkan transaksi tersebut. Usai itu keributan terjadi lantaran membatalkan bookingan Michat. Hingga FNS tewas dibunuh Pelakunya berinisial F (16) dan A (15) yang merupakan rekan dari cewek MiChat tersebut. ***

Load More