- BRI menargetkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sektor perumahan sebesar Rp8 triliun pada tahun 2026.
- Target tersebut disampaikan Direktur Utama BRI, Hery Gunardy, usai rapat dengan Menteri PKP di Jakarta Pusat.
- Pemerintah mengalokasikan dana KUR perumahan sebesar Rp130 triliun, di luar anggaran KUR UMKM Rp300 triliun.
Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menargetkan penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) di sektor perumahan mencapai Rp8 triliun pada 2026.
Target tersebut disampaikan Direktur Utama BRI, Hery Gunardy, usai rapat bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait di Jakarta Pusat, Senin (9/2/2026).
“Kita target KUR perumahan tahun ini mencapai Rp8 triliun,” ucap Hery.
Hery mengatakan, BRI telah menyiapkan strategi agar target penyaluran KUR perumahan tersebut dapat terealisasi sepenuhnya. Salah satu andalan BRI adalah jaringan kantor cabang yang tersebar luas hingga ke wilayah pedesaan.
Menurut dia, keberadaan kantor cabang BRI di berbagai daerah menjadi modal utama untuk memperluas jangkauan pembiayaan sektor perumahan, termasuk menyasar pelaku usaha di tingkat lokal.
Selain itu, BRI juga akan memaksimalkan strategi penawaran produk KUR perumahan kepada nasabah yang telah memiliki rekening di BRI melalui skema cross selling.
“Organisasi BRI itu kan besar. Ada kantor pusat, ada regional office, ada area office, dan juga ada cabang-cabang. Ya nanti dari sebagian nasabah yang ada di masing-masing cabang ini kan bisa cross selling,” sebutnya.
Hery menambahkan, jaringan BRI yang telah menjangkau perdesaan dinilai memudahkan bank pelat merah tersebut dalam mengejar target penyaluran KUR perumahan hingga Rp8 triliun.
“Nanti di sekitar daerah sekitar sana, di perdesaan, karena BRI ini ada di perdesaan, jadi lebih mudah gitu untuk menjangkau target yang Rp8 triliun,” lanjut Hery.
Baca Juga: BRI Dukung Asta Cita, Salurkan Rp1,774 T untuk Program 3 Juta Rumah
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan pemerintah telah mengalokasikan dana sebesar Rp130 triliun untuk penyaluran KUR di sektor perumahan. Alokasi tersebut berada di luar anggaran KUR sebesar Rp300 triliun yang disiapkan pemerintah untuk UMKM.
“Angka Rp300 triliun itu tidak termasuk Rp130 triliun yang (KUR sektor) perumahan,” ujar Airlangga kepada awak media di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Senin (17/11/2025).
Pada tahap awal, Airlangga berharap perbankan dapat menyalurkan KUR perumahan kepada UMKM yang bergerak di sektor usaha perumahan sebesar Rp28 triliun pada kuartal I 2026.
Seiring dengan alokasi KUR khusus sektor perumahan tersebut, pengaturan terkait penjaminan kredit UMKM perumahan akan dibahas lebih lanjut oleh PT Asuransi Kredit Indonesia dan Perum Jamkrindo bersama perbankan.
“Kemudian juga kami dorong untuk kegiatan-kegiatan yang terkait dengan penjaminan KUR, baik itu oleh Askrindo, Jamkrindo, itu mereka minta untuk setiap program, ada perbedaan fee-nya, itu untuk dibahas secara business to business antara perbankan dengan Jamkrindo, Askrindo,” lanjut Airlangga.
Berita Terkait
-
BRI Dukung Asta Cita, Salurkan Rp1,774 T untuk Program 3 Juta Rumah
-
BRI Salurkan KPR Subsidi Rp16,16 Triliun, Perluas Akses Hunian Layak bagi MBR
-
Pekerja BRI Insurance Galang Dana Mandiri demi Bencana Sumatra
-
BRI Perkuat CSR Lewat Aksi Bersih-Bersih Pantai Dukung Gerakan Indonesia ASRI
-
BRI Salurkan Rp16,16 Triliun KPR Subsidi untuk Program 3 Juta Rumah
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Libur Lebaran 2026: Wisata Lokal Banjir Pengunjung, Pendapatan Daerah Naik
-
Menkeu Purbaya Bantah Indonesia Terancam Resesi: Di Semua Tempat Pada Belanja!
-
Prabowo Bertemu Ray Dalio, Bahas Proyek Energi hingga Danantara
-
Riset NEXT: Daya Beli Masyarakat Meningkat di Lebaran 2026, Uang Beredar Tembus Rp 1.370 T
-
Kapal Pertamina Terjebak di Tengah Perang Iran, Ini Nasib Pasokan BBM Indonesia
-
Perum Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan ke Wilayah Kepulauan Pasca Idul Fitri
-
Menteri Bahlil Pilih Berhati-hati Soal Pajak Ekspor Batu Bara
-
THR ASN Belum Cair Semua, Purbaya: Kementerian dan Lembaga Lambat Mengajukan
-
Gejolak Global Meningkat, Perbankan Nasional Perkuat Prinsip Kehati-hatian
-
Ketahanan Energi RI Diuji, Naikkan BBM atau Tambah Subsidi?