Suara Denpasar - Ada-ada saja di bumi Bali ini. Seorang bocah SMP berinisial SY yang baru berusia 14 tahun mencuri di 18 TKP. Ternyata, uang hasil mencuri dipakai untuk order cewek MiChat.
Peristiwa itu terjadi di Marga, Kabupaten Tabanan, Bali. Dia akhirnya tertangkap setelah mencuri di Pasar Marga. Total ada 18 TKP yang sudah dia satroni.
Salah satu pencurian itu berlangsung di Pasar Marga yang berlokasi di Banjar Dinas Beng. Pemilik Toko Luh Nik atas nama I Nyoman Sujana (51) baru membuka toko, pada Sabtu, 31 Desember 2022 sekitar Pukul 04.00 WITA.
Saat itu dia melihat barang dagangan berantakan. Banyak barang hilang, antara lain rokok satu bal dan 24 pak berbagai merek. Uang tunai Rp 1 juta juga raib.
"Total kerugian sekitar Rp10 juta. Kejadian ini dilaporkan ke Polsek Marga," jelas Kanit Reskrim Polsek Marga Ipda I Nyoman Sudarma mendampingi Kapolsek Marga AKP I Wayan Suta Arcana dan Kasi Humas Polres Tabanan AKP I Nyoman Subagia Selasa, (24/1).
Beberapa lama kemudian, yakni 20 Januari 2023 lalu, pada malam hari sekitar Pukul 21.00 WITA, anggota Polsek Marga dapat info dari warga bahwa ada seorang anak yang masuk warung Bu Adi di Pasar Marga.
Segera, anggota Polsek Marga menuju Pasar Marga menuju lokasi. Ketika warung dibuka, pelaku kabur lewat pintu belakang.
Akhirnya dicari di sekitar pasar. Ditemkan sepeda motor Honda Grand DK 2222 JW parkir di depan toko. Tak berselang lama, SY datang mengaku sebagai pemilik motor.
Tak butuh waktu lama, SY diangkut ke Mapolsek Marga. Polisi pun mengamankan barang bukti berupa sepeda motor dan 15 bungkus rokok Marlboro merah.
AKP Subagia menyebutkan, total kerugian dari para korban mencapai Rp26 juta lebih.
Saat ditemui di Polsek Marga, SY mengaku mencuri dengan alasan uang jajan yang diberikan orang tua masih kurang.
“Saya kapok,” aku SY.
Namun, setelah diselidiki, SY mencuri bukan sekadar untuk jajan makanan. Dia juga memiliki apliasi MiChat di smartphonenya untuk jajan cewek atau PSK online.
“Ditemukan aplikasi MiChat di ponsel pintar tersangka. Setelah ditelusuri ternyata digunakan untuk transaksi prostitusi,” ujar I Nyoman Sudarma.
Dia menjelaskan, saat ini tersangka masih dimintai keterangan dan didampingi orang tuanya. Pihaknya juga menunggu koordinasi dengah Dinas Sosial Tabanan karena SY masih berusia anak. (Beritabali.com)
Berita Terkait
-
Update! Polisi Rekonstruksi Ulang Kasus Bripda FNS Pengaman G20 yang Tewas saat Booking Cewek MiChat di Bali: Ada 24 Adegan Diperagakan
-
Apa Hubungan 2 Bocah Pembunuh Polisi Pengamanan G20 dengan Cewek MiChat? Kabid Humas Ungkap Faktanya
-
Dua Bocah Pembunuh Polisi Pengamanan G20 yang Booking Cewek MiChat Dijerat Pasal Berlapis
-
Begini Peran Dua Bocah Pembunuh Polisi Pengamanan G20 yang Booking Cewek MiChat di Denpasar
-
Ternyata Asal Buleleng, Cewek MiChat yang Dibooking hingga Tewasnya Polisi Pengamanan G20
Terpopuler
Pilihan
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
Terkini
-
Amphuri Kritik Wacana War Tiket Haji: Jangan Abaikan Jemaah yang Antre Puluhan Tahun
-
OKX Ventures dan HashKey Capital Resmi Suntik CAEX Vietnam, Siapkan Modal Rp6 Triliun
-
Italia Batal, PSSI Kantongi Satu Negara Asia Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni
-
4 Model Dispenser Philips Terbaik Dan Hemat Daya
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Survei Terbaru: Sempat Naik Tipis, Popularitas Trump Menukik Efek Selat Hormuz Masih Ditutup
-
Ekspansi Agresif, Laba PT Multi Hanna Kreasindo (MHKI) Tumbuh Solid 24 Persen di 2025
-
6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 12 GB yang Worth Dibeli April 2026
-
Habiburokhman Bela Seskab Teddy soal 'Inflasi Pengamat': Ada Benarnya
-
Warga Iran Terancam Kelaparan Usai AS Blokade Pelabuhan Teheran, Bahkan Ada Dampak Buruk Lanjutan