Suara Denpasar - Bupati Gianyar, I Made Mahayastra mengapresiasi kinerja Gubernur Bali, I Wayan Koster selama kepemimpinannya memimpin Bali bersama wakilnya Cok Ace.
Made Mahayastra menilai Koster adalah Gubernur yang aktif membangun Bali. Karena itu dia menjamin seluruh masyarakat Gianyar mendukung penuh setiap program-program Koster dan Cok Ace selama ini.
"Kita harus akui, di era beliau pembangunan di Bali sangat aktif. Bersyukurlah Bapak Koster menjadi Gubernur Bali, ini kehendak alam. Banyak regulasi yang sudah selesai.
Kalau Gianyar tyang (saya) jamin, hari ini hadir 1.000 lebih undangan dan 1.000 seniman yang menyambut tadi," ujar Mahayastra.
Apresiasi itu disampaikan Mahayastra saat Koster dan Cok Ace melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Gianyar kemarin, Jumat (10/2/2323).
Dalam kunjungan itu, Koster dan Cok Ace membagikan bantuan keuangan khusus (BKK) kepada Pemerintah Kabupaten Gianyar sebesar 6,58 Milyar dan bantuan hibah aset sebanyak 25 bidang tanah.
Selain itu, Koster dan Cok Ace menyerahkan BKK untuk Pemerintah Desa se-Kabupaten Gianyar sebesar Rp 4,74 Milyar untuk tambahan penghasilan Perbekel dan Perangkat Desa. Sementara untuk 273 Desa Adat mendapatkan Rp 81,9 Milyar dan BKK untuk 572 subak sebesar Rp 5,72 Milyar.
Atas perhatian khusus Koster terhadap pembangunan-pembangunan Koster terhadap Kabupaten Gianyar tersebut, Mahayastra meminta agar Koster dan Cok Ace bisa melanjutkan kepemimpinannya.
"Rasa bangga dan terima kasih disampaikan kepada Gubernur Bali yang selama ini telah memimpin Bali dengan baik. Dilanjutkan lagi akan lebih luar biasa lagi, sehingga betul nanti bisa kita warisi apa yang beliau bangun," ungkapnya. (*/Dinda)
Baca Juga: Nestapa Perjalanan Roy Suryo di Kasus Meme Stupa: Banding, Eh Hukuman Diperberat
Berita Terkait
-
Bupati Gianyar Sebut Wayan Koster Jadi Gubernur Karena Kehendak Alam, Mahayastra: 'Kalau Gianyar Tyang Jamin'
-
Koster 2 Periode! Ini Tanggapan Giri Prasta dan Jaya Negara, 1 Komando Menangkan Koster?
-
Tips untuk Pak Yan Koster dari Pengamat Politik soal Trust Democracy
-
2 Periode Bisa Mulus, Pengamat Politik Nilai Manuver Politik Wayan Koster Pengaruhi Psikologi Pemilu
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'