Suara Denpasar - Kasus penganiayaan yang melibatkan putra pejabat Dirjen Pajak, Mario Dandy dengan korban bernama David hingga kini terus menjadi sorotan publik.
Tak terkecuali pada sosok Agnes Gracia Haryanto yang disebut-sebut sebagai cikal bakal Mario Dandy tega menghajar David hingga koma.
Agnes yang kini masih duduk di kelas X SMA ini ramai jadi perbincangan lantaran hingga kini ia tak muncul ke publik.
Klarifikasi justru muncul dari seorang pengguna Twitter yang mengaku mengetahui cerita Agnes.
Sosok ini bahkan membongkar siapa Agnes dan bagaimana tabiatnya.
Melalui akun Twitter @earfquaxe, ia membuat sebuah utas mengenai sebab yang membuat Dandy tega menganiaya David.
Peristiwa ini bermula saat Agnes mengadu kepada Dandy, pacar barunya, bahwa David yang juga mantan kekasihnya telah menyebarkan foto ciuman mereka lantaran tak terima putus dari Agnes.
"Namanya anak Jaksel ya, kalo pacaran mah ciuman terus difoto-foto gitu deh. Akhirnya Agnes putus sama David dan pacaran sama anak pejabat namanya Dandy, David nih gak terima Agnes putus sama dia akhirnya foto dia sama Agnes ciuman tuh disebarin,” tulis akun @earfquaxe, dikutip Suara Denpasar pada Sabtu (25/2/2023).
Karena tak terima, Dandy yang gelap mata lantas ingin memberi pelajaran kepada David dengan cara menganiayanya di sebuah gang sepi.
Baca Juga: Sambangi Polres Jaksel, Kementerian PPPA Berikan Dua Catatan Penting Kasus Penganiayaan David
David dihajar dan diserang dengan tendangan bertubi-tubi sampai tubuhnya kejang.
Bukannya berhenti, Dandy justru semakin arogan dengan menendang bagian leher dan kepala David hingga tak sadarkan diri.
Atas ulah mereka yang mengancam nyawa ini, baik Dandy maupun Agnes kini telah mendapatkan sanksi dari institusi pendidikan masing-masing.
Dandy di-DO dari kampusnya, begitu juga dengan Agnes harus merasakan hal yang sama dari SMA-nya.
Berita Terkait
-
Sambangi Polres Jaksel, Kementerian PPPA Berikan Dua Catatan Penting Kasus Penganiayaan David
-
Cerita Kasus Penganiayaan David Versi AG: Bantah Provokasi, Klaim Tidak Selfie dengan Korban
-
PBNU Pastikan Kawal Kasus Penganiayaan Mario Dandy Sampai ke Pengadilan
-
Dapat Ulasan Negatif Pascakasus Penganiayaan Mario Dandy Satriyo, Begini Kondisi Terkini Resto Bilik Kayu Jogja
-
Mario Dandy yang Pukuli David hingga Tak Sadarkan Diri, Sri Mulyani yang Minta Maaf
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
L'Oreal Brandstorm 2026: Anak Muda ITB Wakili Indonesia ke Paris Lewat Inovasi Parfum Pintar
-
Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'
-
Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS
-
Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle
-
Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri
-
Awalnya Minta Uang untuk Judol, Berakhir Tragis: Anak di Lahat Habisi Ibu dengan Cara Keji
-
Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?
-
Viral Toko Es Krim Pakai Daun Pisang Akibat Harga Plastik Melonjak, Hasilnya Lebih Estetik
-
Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus
-
Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital