Suara Denpasar - Aksi kejahatan bisa terjadi di mana saja dan kapan saja. Tak terkecuali di sebuah minimarket.
Seorang pegawai minimarket di Brebes baru-baru ini viral berkat aksi heroiknya saat menghadapi perampok yang menyatroni tempat kerjanya.
Video itu pun dengan cepat viral di media sosial dan menjadi perbincangan.
Video tersebut terekam dalam CCTV yang pertama kali dibagikan oleh akun Twitter @Midjan_La_2 pada Jumat (3/3/2023) lalu.
Adalah Mohammad Wahyu, seorang pegawai Alfamart yang berusia 22 tahun, berhasil menggagalkan upaya perampokan yang terjadi salah satu gerai Alfamart di Brebes, Jawa Tengah.
Dalam cuitannya, akun tersebut menuliskan caption "AKSI MOHAMMAD WAHYU SALAH SEORANG PENJAGA ALFAMART DI BREBES YANG GAGALKAN PERCOBAAN PENCURIAN DI ALFAMART DEPAN POLRES BREBES."
Menurut keterangan dalam utas akun tersebut yang ditelusuri oleh tim Suara Denpasar, saat kejadian Wahyu tengah bekerja dengan dengan rekan satu shift-nya, Zakiya Ilfa Bareti.
Dalam video itu, tampak seorang perampok hendak mencuri uang di meja aksi.
Lantaran memakai helm, wajah perampok tersebut tak terlihat jelas. Perampok mengenakan jaket berwarna putih dan hitam saat melancarkan aksinya.
Baca Juga: Apes! Pria di Agam Ketahuan Simpan Sabu dalam Kolor, Kini Meringkuk di Tahanan
Diduga, Wahyu dan rekannya sedang tidak berada di meja kasir saat perampok itu asyik menguras isi meja aksi.
Beruntung, aksi itu ketahuan oleh Wahyu yang segera mencegahnya.
Wahyu sempat menahan pelaku namun kemudian teman pelaku yang tampaknya menunggu di luar segera masuk dan membantu rekannya.
Seakan tak tak ingin membiarkan pelaku lolos begitu saja, Wahyu kembali mengejar dua pelaku tersebut sampai keluar.
Setelah perampok berada di halaman toko, pegawai Alfamart lainnya yakni Zakiya bersama warga sekitar sempat ikut menghadangnya.
Setelah terkepung, tak lama kemudian polisi pun datang untuk mengamankan kedua pelaku. Kini, para pelaku telah berada di Satreskrim Polres Brebes. (*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Polisi dan Tentara Prancis Siaga 1 Jelang Laga Lawan Maroko: Trauma Kerusuhan 2022
-
Ricuh! Dua Jurnalis Baku Pukul di Konferensi Pers Prancis vs Maroko
-
Argentina Raja Statistik Piala Dunia 2026: Terdepan dalam Gol, Umpan, dan Akurasi
-
Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia
-
FIFA Pasang Badan! Collina Bela Putusan Kontroversial Wasit Francois Letexier
-
Di Balik Layar Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tangkis 500 Juta Serangan Siber per Hari
-
Sesaat Lagi Kick Off! Prancis vs Maroko: Duel Lini Tengah Jadi Kunci
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korsel: Keluarga Saya Mau Dibunuh
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar