Suara Denpasar - Kabar mengejutkan tentang Presiden Jokowi, baru-baru ini dikabarkan dirinya telah mengerahkan 10 juta personel TNI Polri untuk membasmi Ormas FPI baru.
Kabar tersebut diunggah dan disebarkan oleh channel YouTube SUARA POLITIK, sebagaimana dilansir Suara Denpasar pada Rabu, (15/3/2023).
Kabar tersebut disebarkan dalam bentuk video berjudul 'TAK MAIN-MAIN .. PRESIDEN JOKOWI KERAHKAN 10 JUTA PERSONEL TNI POLRI UNTUK BASMI BANGKITNYA FPI BARU'.
Kemudian pada bagian gambar utama atau thumbnail juga tertulis 'BREAKING NEWS, JOKOWI HILANG KESABARAN !! 10 JUTA PERSONEL TNI POLRI DIKERAHKAN UNTUK BASMI FPI BARU'.
Video itu diunggah channel YouTube tersebut dengan durasi 10 menit 5 detik, diunggah satu minggu lalu, yaitu pada Rabu, (8/3/2023), hingga saat ini sudah ditonton 23 ribu kali.
Berikut ini link videonya: https://youtu.be/73s_uzuHsLg
Lantas apakah video itu merupakan fakta? Atau hanya hoax belaka?
CEK FAKTA
Setelah ditelusuri, dalam video itu ditayangkan video-video kegiatan Presiden Jokowi, namun ditayangkan tanpa suara.
Baca Juga: Cek Fakta: Irish Bella di Podcast Denny Sumargo, Sampaikan Akan Gugat Cerai Ammar Zoni, Benarkah?
Kemudian, sang narator menjelaskan pendapatnya tentang Presiden Jokowi yang menurutnya kerap memberikan kode-kode alias isyarat.
"Kode keras Jokowi memang suka bermain dengan kode, dia mengisyaratkan sesuatu yang disampaikannya, masyarakat yang mengartikannya," ujar sang narator menyampaikan.
"Tapi kode Jokowi itu bukan sekedar kode, simbolnya begitu mematikan bagi siapa saja yang menjadi sasarannya," ujarnya melanjutkan.
Kemudian, sang narator menceritakan bahwa FPI sudah dibubarkan oleh Presiden Jokowi di periode kedua masa kepemimpinannya.
"Di periode kedua Jokowi inilah wacana pembubaran Ormas FPI itu terealisasi," ujar sang narator menyampaikan.
Pernyataan dan penjelasan sang narator itu terus berulang atau diulang-ulang sampai video itu selesai, kalimat demi kalimat yang diucapkan sama persis dan berulang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen
-
Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
-
Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut
-
Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota