Suara Denpasar - Baru-baru ini beredar berita bahwa selebgram yang eksis di berbagai lini media sosial hingga televisi, Fuji An terciduk polisi karena kasus penipuan.
Informasi itu didapatkan melalui unggahan kanal Youtube Daily News yang dibagikan pada Sabtu (18/03/2023), video tersebut berjudul "Inilah Pesan Terakhir Fuji untuk Gala Sebelum Ditinggal untuk Selamanya."
Dilansir dari kanal Youtube Daily News pada Minggu (19/3/2023), narator mengatakan bahwa Fuji terciduk polisi di rumah mewah yang baru saja dia beli.
"Detik-detik Fuji terciduk di rumah barunya, inilah sosok yang menuntut Fuji dalam kasus penipuan," ujar Narator.
Video tersebut telah ditonton lebih dari 6,9 ribu pengguna. Lantas benarkah Fuji digrebek polisi karena kasus penipuan?
Cek Fakta
Berdasarkan penelusuran yang dilakukan oleh suara.denpasar, video yang berdurasi 3 menit 34 detik itu, tidak ada bukti nyata bahwa Fuji terciduk polisi.
Pembahasan narator juga tidak sesuai dengan judul yang ditulis. Narator tidak menjelaskan pesan apa yang disampaikan oleh Fuji kepada Gala.
Penelusuran terpisah juga dilakukan dengan melansir dari Instagram @fuji_an pada Minggu (19/3/2023), tidak ada tanda-tanda bahwa Fuji terciduk karena kasus penipuan, lantaran ia masih aktif menggugah instastory di Instagram pribadinya.
Baca Juga: Duet Maut Johnny Stimson dan Gisella Anastasia di Panggung Jakarta Concert Week 2023
Kesimpulan
Berdasarkan dengan penelusuran yang telah dilakukan oleh tim Suara Denpasar tersebut, dapat diketahui bahwa konten video terkait berita Inilah Pesan Terakhir Fuji untuk Gala Sebelum Ditinggal untuk Selamanya adalah tidak benar.
Hal ini disebabkan karena tidak ada bukti bahwa Fuji diciduk polisi dan juga isi video dengan judul video tersebut tidak sinkron atau tidak sama.
Sehingga bisa dipastikan bahwa dalam video tersebut merupakan berita hoax atau tidak benar.(Rizal/*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
2 Malam Tanpa Serangan ke Iran, Amerika Krisis Pasokan Rudal dan Senjata Makin Menguat
-
Indeks CFX10 Mulai Melesat, Bitcoin Hingga Ethereum Naik Tinggi
-
Marselino Ferdinan Absen Laga Timnas Indonesia vs Kamboja? John Herdman Bilang Begini
-
Belajar dari Bentrokan di Matraman, Pemprov DKI Harus Perkuat Satgas Jaga Jakarta dan FKDM
-
Dari Satu Destinasi Ke Destinasi, Transportasi Umum Menemani Cerita Hariku
-
Spesifkasi PC Minecraft Java Edition Naik, RAM 4 GB Tak Lagi Kuat!
-
90 Mahasiswa Indonesia Lanjut S2 Lewat Erasmus Mundus, Uni Eropa Perkuat Investasi pada Talenta Muda
-
Sensasi Menembus Langit Jakarta Melalui Jalur Langit Transjakarta
-
Anggota TNI Meninggal saat Bantu Kejar Pengedar Narkoba
-
Mendagri Cap Penabrak Parade Gay Berlin Pelaku Teror, Abdul Ballout Pernah Mau Gabung dengan ISIS