Suara Denpasar – Bertemu di Youtube Baim Paula, Indra Sjafri dan Bima Sakti, pelatih Timnas Indonesia membeberkan beberapa hal.
Tampil di Piala Dunia memang bukanlah perkara yang mudah untuk mencapainya. Mesti banyak hal yang dilakukan baik persiapan fisik, maupun mental dari para pemain timnas. Selain itu juga dibutuhkan dukungan dari seluruh masyarakat maupun pemerintah dan seluruh yang berkaitan dengan pagelaran sepak bola terbesar di dunia tersebut.
Ketika berdiskusi, Coach Indra Sjafri dan Coach Bima Sakti mendapatkan pertanyaan dan Baim Wong melalui channel YouTubenya Baim Paula, Kamis (06/042023) tentang piala dunia.
“Kapan dan bisakah Indonesia tampil di Piala Dunia Coach?” tanya Baim Wong kepada Coach Indra Sjafri dan Coach Bima.
Menurut Coach Indra Sjafri, untuk tampil di Piala Dunia memang bukanlah hal gampang. Namun, melihat saat ini di sepak bola Indonesia khusus di PSSI telah bergabung Erick Thohir sebagai pimpinan pucuk PSSI.
Erick Thohir juga diketahui memiliki pengalaman dalam hal pengelolaan sepak bola. Bahkan Presiden sudah mengatakan kalau kita sudah harus punya blueprint, yang mana dunia sepak bola Indonesia memiliki program baik jangka pendek, menengah hingga program jangka panjang.
Lanjut Coach Indra Sjafri, blueprint sepak bola Indonesia ini sebenarnya sudah ada disiapkan oleh pengurus-pengurus lama. Mungkin dengan kehadiran Erick Thohir di PSSI, bisa jadi merevisi kembali karena adanya perubahan-perubahan di setiap waktu.
Dalam blueprint tersebut sudah ditetapkan sampai dengan 2045, yang mana Indonesia diupayakan masuk kualifikasi piala dunia sebanyak tiga kali.
Tetapi menurut Erick Thohir seperti yang disampaikan oleh Coach Indra Sjafri, bahwa akan mengupayakan Indonesia sudah bisa masuk piala dunia di 2038 khususnya tim senior.
Baca Juga: Cek Fakta: Ustaz Adi Hidayat Meninggal Dunia Saat Salat Tarawih
Sementara itu, Coach Bima Sakti pun turut membenarkan apa yang telah disampaikan oleh Erick Thohir dengan harapan bisa berjalan sesuai dengan yang direncanakan. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Tren Lari Baru di Jakarta, Padukan Olahraga dan Budaya Kuliner Nusantara
-
Serangan Rudal Iran Terancam Melebar ke Laut Kaspia karena Ulah Ukraina Ini
-
6 Sepatu Lari Lokal untuk Kaki Datar, Nyaman dan Stabil Dipakai Daily Run
-
5 Tablet Harga Terjangkau dengan Baterai Tahan Lama: Mulai Rp1 Jutaan, Performa Kencang
-
Sisi Gelap Drama The East Palace: Ketika Kekuasaan Membutakan Hati Nurani
-
Seru! Fabrizio Romano vs Florian Plettenberg Saling Serang Gegara Yan Diomande
-
APBN Defisit, Purbaya Sepakat Barantin dan Bea Cukai Barengan Awasi Ekspor-Impor
-
Penetrasi Rendah, Edukasi Asuransi Keluarga Digencarkan di Hari Anak Nasional
-
Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
-
Mengurai Symbolic Immortality dan Obsesi Prabowo Menciptakan Program Baru