Suara Denpasar - Kamaruddin Simanjuntak, pengacara terkenal baru-baru ini ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan pencemaran nama baik dan berita bohong.
Dirinya dilaporkan oleh Direktur Utama PT Taspen, ANS Kosasih, hingga kemudian ditetapkan sebagai tersangka.
Penetapan Kamaruddin sebagai tersangka menuai pro dan kontra. Pengacara terkenal yang disebut-sebut pemberani itu kini bahkan mendapatkan dukungan dan pembelaan.
Tidak main-main, kabarnya Kamaruddin Simanjuntak dibela oleh 300 lebih advokat atau pengacara.
Hal tersebut diinformasikan oleh Martin Simanjuntak yang juga merupakan seorang pengacara.
Dukungan itu digaungkan mereka atas dasar rasa khawatir usai Kamaruddin dijadikan tersangka.
"Para srikandi-srikandi hebat ini (menunjuk beberapa pengacara wanita yang juga hadir) yang terdiri dari berbagai macam organisasi advokat, dari Peradi, KAI, AAI segala macam, ada semua di sini. Ini hanya keterwakilan sedikit dari 300 yang sudah tergabung dan setiap harinya terus bertambah," ucap Martin dilansir dari kanal YouTube Uya Kuya TV pada Kamis, (24/8/2023).
"Ini adalah kekhawatiran kami, karena kenapa? Advokat itu kan walaupun penegak hukum, kita tidak punya kekuasaan mas Uya. Berbeda dengan lembaga eksekutif yang diwakili oleh polisi," ungkapnya.
Martin Simanjuntak menjelaskan bahwa jaminan keamanan advokat dalam membela klien harus diperjuangkan.
Baca Juga: Dihantam Pelanggaran Keras, Wonderkid Milik Persib Bandung Justru Punya Motivasi Lebih
Dirinya menjelaskan bahwa seorang pengacara tidak bisa dilaporkan secara pidana maupun perdata saat membela kliennya dengan sepenuh hati.
Selain itu, Martin juga menyampaikan sindiran kepada pihak kepolisian yang menurutnya pernah melakukan kesalahan serupa seperti Kamaruddin, namun tidak dipermasalahkan.
"Saya ingat betul ketika Mabes Polri melalui Kapolres Jakarta Selatan pada saat itu dan juga Karopenmas melakukan suatu rilis, yang ternyata tidak benar, nah kalau kita kaitkan dengan perkara bang Kamaruddin, apakah hal yang sama bisa diterapkan kepada mereka?," ucapnya.
"Pada saat kasus Sambo ya?," tanya Uya Kuya.
"Betul, dan ini menimbulkan kegaduhan," jawab Martin.
Kabar Kamaruddin Simanjuntak mendapatkan banyak dukungan dari para pengacara usai ditetapkan sebagai tersangka itu jadi sorotan warganet.
Banyak dari mereka yang juga mendukung sosok yang pernah membela almarhum Brigadir J pada kasus Ferdy Sambo itu.
"Semangat pak Martin untuk membela kebenaran bersama pak Kamaruddin," tulis akun dengan nam @user-bc4wp2ko5x dalam kolom komentar video tersebut.
"Kami dukung pak Kanaruddin Simanjuntak, semangat bela yang benar," tulis akun @pemujahati2212 menimpal.(Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Purbaya Tunggu Arahan Prabowo soal Tuntutan Buruh Minta THR Bebas Pajak
-
Fakta Malcolm X: Film Nondokumenter Pertama yang Menembus Kota Suci Makkah
-
Potret Generasi Sandwich dan Tekanan Finansial Menjelang Hari Raya
-
Apa Arti Haidar? Akun Resmi Iran Unggah Foto Pedang Legendaris setelah Khamenei Meninggal
-
ATM BNI Pecahan Rp20 Ribu Ada di Mana Saja? Ini Daftar Lengkapnya
-
Jaringan WiFi Rumah Tetap Aktif Saat Nyepi di Bali, Tapi..
-
4 Milky Toner Mengandung Ceramide yang Ampuh Perkuat Skin Barrier
-
3 Pernyataan Kontroversial Menag Nasaruddin Umar, Terbaru soal Zakat
-
Mitsubishi Indonesia Persiapkan Produksi Lokal Mobil Hybrid di Awal Tahun Ini
-
Di Balik Retorika Perang Narkoba: Ketimpangan Hukum dan Celah Struktural