Suara Denpasar - Sekelompok mahasiswa Harvad yang tergabung dalam the Harvard Undergraduate Palestine Solidarity Committee mendukung Palestina dan mengecam Israel.
Dukungan itu disampaikan mereka melalui surat terbuka, surat itu ditandatangani oleh 33 mahasiswa dalam kelompok tersebut.
Adapun poin yang terdapat dalam isi surat itu diantaranya:
"hold the Israeli regime entirely responsible for all unfolding violence", dikutip Suara Denpasar dari BBC.com pada Rabu, (11/10/2023).
"Israeli violence has structured every aspect of Palestinian existence for 75 years,".
"Rezim Israel sepenuhnya bertanggungjawab atas semua kekerasan yang terjadi,".
"Kekerasan Israel telah tersusun di setiap aspek Palestina selama 75 tahun,".
Itulah pernyataan sekelompok mahasiswa Harvad, mereka menilai Israel bersalah atas Palestina.
Sebagai informasi, Universitas Harvad adalah salah satu perguruan tinggi terbaik di dunia, universitas itu terletak di Cambridge, Amerika Serikat.
Baca Juga: Tragis, 3 Pemain Sepak Bola yang Meninggal dalam Perang Israel - Palestina, Siapa saja?
Yang mengejutkan adalah Amerika sendiri merupakan negara besar yang mendukung Israel.
Maka dari itu dukungan mahasiswa Harvad untuk Palestina tentu menjadi perhatian. (*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi