Suara Denpasar- Beberapa waktu lalu sempat heboh mengenai berita terjadinya pelecehan seksual di kalangan kampus FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).
Tepatnya pada 10 November 2023, berita tersebut disebarkan oleh anonym lewat akun menfess UNY @UNYmfs di aplikasi twitter.
Dalam beberapa tangkapan layar yang kini sudah dihapus itu, terlihat terduga pelaku melakukan pelecehan dan pengancaman kepada terduga korban yang mengaku sebagai seorang mahasiswa baru (maba).
Kasus tersebut pun menyeret nama M. Fahrezy salah satu anggota BEM FMIPA UNY yang diduga sebagai pelaku kekerasan seksual tersebut.
Namun, yang bersangkutan telah menepis isu tersebut dengan tegas. M. Fahrezy dengan menggandeng kuasa hukum dan didampingi rekan-rekannya telah membuat video klarifikasi yang berisikan penjelasan bahwa dirinya bukanlah pelaku kekerasan seksual seperti yang telah disebarkan.
Ia dan kuasa hukumnya pun mengatakan akan terus mengusut kasus tersebut hingga menemukan dalang di balik penyebaran berita bohong yang telah merugikan namanya itu.
Menanggapi permasalahan ini, Ditreskrimsus Polda DIY pada Senin, 13 November 2023, telah berhasil menangkap pelaku yang membuat kegaduhan hingga tega mencemari nama M. Fahrezy.
Dengan menelusuri akun @UNYmfs di aplikasi X didapatkan bahwa akun yang menyebarkan berita tersebut pertama kali ialah @akunsambatueu.
Dari pemeriksaan secara digital forensik, didapati bahwa akun tersebut dimiliki oleh seorang laki-laki (19) berinisial RAN, yang merupakan warga Yogyakarta.
Baca Juga: Kronologi Nadin Amizah Alami Pelecehan Seksual di Bandung: Tidak Manusiawi
Dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa motif pelaku melakukan penyebaran berita bohong tersebut, lantaran sakit hati karena dirinya pernah ditolak saat seleksi pendaftaran BEM, dimana pada saat itu, ia ditolak sedangkan M. Fahrezy diterima.
Sakit hatinya pun berlanjut karena mendapat teguran dari M. Fahrezy mengenai sebuah acara dimana disana RAN menjadi panitia acaranya.
Polda DIY telah mengamankan barang bukti dari pelaku berupa sebuah handphone, dan sebuah akun media sosial.
“Dalam barang bukti yang kami sita yaitu ada tulisan konten yang memang sama, yang kemudian akun twitter atas nama @akunsambatueu yang digunakan untuk mengirimkan postingan tersebut berada dalam handphone milik terlapor,” kata Ditreskrimsus Kombes Pol Idham Mahdi, S.I.K., M.A.P pada konferensi pers yang disiarkan lewat akun YouTube Polda D.I. Yogyakarta.
Pihak Polda DIY akhirnya melakukan pemeriksaan barang bukti tersebut dan ditemukan sebuah e-mail yang tertaut dengan akun twitter @akunsambatueu dan ditemukan draft tulisan narasi kekerasan seksual di Whatsapp tersangka terlapor RAN sebelum adanya postingan di akun @UNYmfs.
RAN diketahui telah mengakui perbuatannya, bahwa ia lah dalang yang mengirimkan berita bohong mengenai kekerasan seksual tersebut di akun @UNYmfs beberapa hari lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya
-
Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?