Depok.suara.com, Jelang jalani pertandingan pekan ke-9 BRI Liga 1 di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Sabtu (10/9) malam melawan Persebaya Surabaya, pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares mengatakan, pihaknya bakal kedatangan tamu yang memiliki kekuatan yang berbeda dari lawan yang pernah dihadapi.
Sebab, kata Bernardo, Persebaya merupakan tim yang mengandalkan para pemain muda di tim utama Tidak seperti tim-tim besar lain yang memainkan banyak pemain berpengalaman.
'Persebaya dengan pemain mudanya memiliki energi yang besar. Oleh sebab itu, menurut prediksi, pertandingan akan berlangsung sengit sampai menit akhir," katanya seperti dilansir laman resmi LIB.
Selain itu, kata Bernardo, Kami harus menyadari bahwa Persebaya adalah lawan yang kuat dan sulit untuk dikalahkan.
Tim ini selalu memberikan intensitas dalam pertandingan. Mereka bertarung sampai menit-menit akhir," terangnya.
Hal tersebut terlihat, lanjut Bernardo, saat Persebaya berhasil dua kali mendapatkan poin krusial di menit akhir. Pertama saat menahan imbang 2-2 Madura United FC dan meraih kemenangan 1-0 atas PSIS Semarang.
"Kombinasi pemain lokal dan pemain asing di Persebaya diakuinya sangat kompak dan antar pemain bisa saling melengkapi karena jiwa-jiwa muda yang usianya tidak terpaut jauh, katanya.
Namun demikian, Bernardo mengatakan, PSM bisa sedikti lega karena adanya dukungan pemain ke-12, yaitu para suporter. Tim berjuluk Juku Eja ini tidak pernah kalah sampai pekan ke-8 setiap kali bermain di hadapan pendukung sendiri.
"PSM sendiri sudah membuktikan sebanyak empat kali. Dari empat lawan yang sudah bertamu ke sini, hanya satu tim yang bisa membawa pulang poin, itu pun hanya satu poin, bukan tiga poin," katanya.
Baca Juga: Ulasan Buku Tidak Apa Memulai Lagi: Berapapun Usia Kita
"Pertandingan seperti ini saat melawan tim yang kuat, kami membutuhkan dukungan suporter. Jadi saya harap mereka datang dan mendukung kami. Semoga kami bisa memenangkan pertandingan," sambungnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan