/
Kamis, 12 Januari 2023 | 22:26 WIB
Atta Halilintar, Shin Tae-yong dan Mochamad Iriawan (Instagram)

Depok.suara.com - PSSI menyatakan tidak akan melanjutkan Liga 2 Indonesia pada musim 2022-2023. Hal secara otomatis membuat Liga 1 2022-2023 akan tetap berjalan tanpa adanya degradasi.

Diunggah dari laman PSSI, keputusan tersebut diambil setelah diadakannya rapat Komite Eksekutif PSSI yang digelar di Kantor PSSI, GBK Arena, pada Kamis (12/1/2023).

"Untuk BRI Liga 1, kompetisi akan tetap berjalan, dan tanpa ada degradasi," ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi, kepada awak media di Kantor PSSI, Kamis (12/1).

Yunus menjelaskan keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan permintaan dari beberapa klub peserta.  Salah satunya karena tidak adanya kesesuaian konsep pelaksanaan kompetisi.

"Hal ini terjadi karena tidak ada kesesuaian konsep pelaksanaan lanjutan kompetisi antara klub dan Operator serta pelaksanaan atau kelanjutan Liga 2 sangat sulit diselesaikan sebelum Piala Dunia U-20 2023 dimulai pada 20 Mei 2023," tutur Yunus.

Selain itu dirinya juga menyinggung soal rekomendasi tim transformasi sepak bola Indonesia. Hal ini seusai tragedi Kanjuruhan terkait sarana dan prasarana yang belum memenuhi syarat.

"Perpol No. 10 Tahun 2022 mengamanatkan proses perizinan yang baru dengan memperhatikan periode waktu pemberitahuan, pengajuan rekomendasi dan izin, hingga bantuan pengamanan," imbuh Yunus.

Melihat keputusan tersebut beragam pihak lantas beraksi, salah satunya adalah Atta Halilintar pemilik dari klub sepak bola Liga 2, FC Bekasi City. Dirinya bahkan mengaku kapok melihat kebijakan dari sepak bola Indonesia.

"Sekian, dan terima kasih sepak bola. #kapok," tulis Atta Halilintar tulisnya dalam unggahan instagram pribadinya pada Kamis (12/1/2023).

Baca Juga: Hasil Malaysia Open 2023: Kevin/Marcus Tersingkir di Babak Kedua

Load More