Suara.com - Perseteruan antara Nikita Mirzani dan Elza Syarief semakin memanas. Elza hari ini melaporkan Nikita dan Hotman Paris ke Bareskrim Mabes Polri.
Elza Syarief itu pun menjelaskan alasan kenapa baru bersuara saat ini.
"Di situlah tandanya orang punya pengendalian diri yang baik. Saya diam (saat acara) untuk tidak menjadi bias," kata Elza Syarief, saat ditemui di Bareskrim Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (3/9/2019).
Elza Syarief lebih memilih menempuh jalur hukum untuk menyelesaikan masalahnya. Sebab, Elza tak ingin terbawa alur dari pembawa acara.
"Karena kalau saya ikut ribut, ikut berantem, nanti si rekan saya itu (Hotman Paris) bilang 'eh jangan berantem dong'. Sekarang saja saya cuma menjawab pertanyaan dia dibilang berdebat dengan perempuan itu (Nikita Mirzani)," ujar Elza Syarief.
Menurut Elza Syarief, ia langsung berhati-hati ketika diundang di acara Hotman Paris Show. Pengacara 62 tahun ini mengaku mengenal Hotman sebagai sosok yang licik.
"Saya tahu liciknya dia, karena itu saya menjaga diri saya, kalian tahu semua orang simpati sama saya karena kesabaran saya luar biasa," jelasnya.
Dipertemukannya Elza dan Nikita Mirzani dalam satu segmen pun menjadi hal yang tidak diketahui pengacara mantan suami Nikita itu. Ia tahu belakangan usai tanda tangan perjanjian.
Baca Juga: Nikita Mirzani Bikin Voting, Elza Syarief : Dia Tak Selevel dengan Saya
"Tahunya belakangan di WA (WhatsApp), tapi sudah terlanjur mengatakan setuju. Tetapi mereka mengatakan dia (Nikita Mirzani) segmen satu dan dua, saya segmen tiga, segmen empat Kopi Jhony jadi saya nggak merasa akan ketemu. Kemudian setelah ketemu pun saya pikir sudah ada pembicaraan yang baik, harusnya kan hostnya melindungi saya," pungkasnya.
Diketahui, Elza Syarief bersama beberapa pengacara sambangi Bareskrim Mabes Polri untuk melaporkan Nikita Mirzani. Hal itu merupakan buntut dari aksi Nikita ngamuk dalam acara Hotman Paris Show edisi 28 Agustus lalu.
Berita Terkait
-
Hotman Paris Geram, Sebut Minta Maaf ke Penjual Es Tak Hapus Dosa Aparat
-
Nikita Mirzani Minta Denada Jangan Berkelit: Akuin Aja Itu Anak Lo, Gitu Aja Repot
-
Fitnah Berujung Berkah, Penjual Es Gabus yang Dianiaya Aparat Kini Dihadiahi Motor dan Sembako
-
Hotman Paris Pasang Badan, Siap Kirim 10 Pengacara Bela Penjual Es Gabus yang Dianiaya Aparat
-
Intip Gaji Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional, Jabatan Baru Noe Letto dan Frank Hutapea
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Ini Alasan Mengapa Drama Korea No Tail To Tell Menarik Ditonton
-
Deretan Film yang Tayang di Bioskop Februari 2026, Sajikan Horor Mencekam Hingga Drama Isu Sosial
-
Film Gundam Terbaru Gaet Lagu Legendaris Guns N Roses, 'Sweet Child O Mine'
-
Mirip Banget! Intip First Look Paul Mescal Cs di Film Biopik The Beatles
-
Dewi Gita Isi Soundtrack Film Lastri: Arwah Kembang Desa Lewat Lagu Jalir Janji
-
Onadio Leonardo Didiagnosis Sindrom Peter Pan, Mental Terjebak di Usia 20 Tahun
-
Iis Dahlia Geram Netizen Ikut Campur Masalah Denada: Orang Luar Jangan Sok Tahu!
-
Nama Jay-Z Terseret Kasus Jeffrey Epstein, Beyonc Diduga Kehilangan Jutaan Pengikut Instagram
-
Bongkar Bukti Penelantaran 24 Tahun, Tim Hukum Ressa Anak Denada: Akta Kelahiran Atas Nama Kakek
-
Adik Keisya Levronka Jatuh dari Lantai 6 Kampus Untar, Ibunda Tuntut Keadilan Usai 2 Tahun Bungkam